Temuan Baru, Studi Sebut Virus Corona Bisa Menyerang Plasenta

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Kamis, 28 Mei 2020 | 19:50 WIB
Temuan Baru, Studi Sebut Virus Corona Bisa Menyerang Plasenta
Ilustrasi virus corona menyerang plasenta. (Shutterstock)

Suara.com - Temuan Baru, Studi Sebut Virus Corona Bisa Menyerang Plasenta

Virus corona baru atau Covid-19 nampaknya masih belum berhenti menyerang berbagai anggota organ tubuh.

Menurut sebuah penelitian, virus itu tampaknya menyerang plasenta wanita hamil dengan cara yang dapat mengganggu pengiriman oksigen dan nutrisi ke janin.

Studi yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Pathology, menentukan bahwa semua plasenta peserta menunjukkan tanda-tanda cedera, menunjukkan bahwa mereka yang terinfeksi virus mungkin perlu pemantauan lebih dekat, kata para peneliti.

Ilustrasi ibu hamil. (sumber: visualphotos)
Ilustrasi virus corona menyerang plasenta. . (sumber: visualphotos)

Para peneliti mengamati 16 wanita hamil dengan Covid-19 selama pengujian rutin di Northwestern Medicine Prentice Women's Hospital antara 18 Maret dan 5 Mei.

Dari 16 wanita, ada 12 yang memiliki jenis cedera yang disebut malperfusi vaskular yang dapat mengganggu aliran darah dari ibu ke janin, kata para peneliti. Enam dari mereka memiliki bekuan darah di plasenta.

"Temuan ini mendukung bahwa mungkin ada sesuatu yang membeku dari coronavirus, dan itu terjadi di plasenta," rekan penulis Dr. Jeffrey Goldstein, ahli patologi Northwestern.

Masalah-masalah ini dapat menghambat peran plasenta dalam memberikan oksigen dan nutrisi dari aliran darah ibu ke janin, serta mengeluarkan produk limbah dari darah bayi.

Lima belas wanita melahirkan bayi yang sehat, sementara satu keguguran, kata para peneliti.

Tak satu pun dari bayi selamat yang dites positif terkena coronavirus.

Para peneliti mengakui kecilnya ukuran penelitian ini, tetapi mengatakan temuan ini memprihatinkan tentang bagaimana coronavirus dapat mempengaruhi kehamilan.

"Bukan untuk melukiskan gambaran yang menakutkan, tetapi temuan ini membuat saya khawatir," kata dokter kandungan Northwestern Medicine Dr. Emily Miller, rekan penulis penelitian.

Miller mengatakan para dokter dapat mulai menguji pengiriman oksigen dari plasenta selama kehamilan di samping mengikuti pertumbuhan bayi menggunakan ultrasound, outlet melaporkan.

"Kita harus mendiskusikan apakah kita harus mengubah cara kita memantau wanita hamil saat ini," kata Miller.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Wanita Hamil di Inggris Meninggal karena Virus Corona Covid-19

5 Wanita Hamil di Inggris Meninggal karena Virus Corona Covid-19

Health | Selasa, 12 Mei 2020 | 13:33 WIB

Bukan Virus Corona, Ibu Hamil Lebih Berisiko Terkena Influenza

Bukan Virus Corona, Ibu Hamil Lebih Berisiko Terkena Influenza

Health | Selasa, 12 Mei 2020 | 14:25 WIB

Ngeri, Ini Efek Samping Hidroxychloroquine Pada Ibu Hamil Pasien Covid-19

Ngeri, Ini Efek Samping Hidroxychloroquine Pada Ibu Hamil Pasien Covid-19

Health | Rabu, 22 April 2020 | 07:05 WIB

Terkini

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB