Perokok Lebih Rentan Terpapar Covid-19, Bagaimana dengan Perokok Pasif?

Risna Halidi, Lilis Varwati

Jum'at, 29 Mei 2020 | 09:35 WIB
Perokok Lebih Rentan Terpapar Covid-19, Bagaimana dengan Perokok Pasif?
Ilustrasi perokok pasif. (Shutterstock)

Suara.com - Perokok Lebih Rentan Terpapar Covid-19, Bagaimana dengan Perokok Pasif?

Perokok aktif disebut lebih berisiko terinfeksi virus corona penyebab sakit Covid-19. Hal itu terjadi karena merokok dapat menyebabkan kualitas paru-paru menurun. Alhasil virus corona yang juga menyerang saluran pernapasan, jadi lebih mudah masuk.

Namun bagaimana dengan perokok pasif, orang yang sebenarnya tidak merokok tapi terpapar asap rokok?

"Kalau penelitian khusus bagaimana perokok pasif terhadap Covid-19, belum ada. Tapi kalau kita lihat bahwa untuk jangka panjang, paparan terus menerus dari perokok aktif, bahaya yang mengancam juga bisa terkena risiko kanker, infeksi saluran napas berulang," kata dr Feni Fitriani, SpP(K), Ketua Pokja Masalah Rokok Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, dalam Webinar Awam RSUP Persahabatan, Kamis (28/5/2020).

Feni menjelaskan bahwa paparan asap rokok sudah mengganggu pertahanan tubuh, salah satunya fungsi saluran napas.

Bukan hanya orang dewasa, anak-anak yang menjadi perokok pasif juga mudah terkena infeksi saluran napas berulang dan mudah terkena asma.

"Kalau kita lihat dari sisi perokok pasif saja risiko terkena saluran napas secara umumnya sudah besar, tentu infeksi covid yang (bentuknya) lebih kecil dari kuman, tentu risiko itu tetap ada," katanya.

"Oleh karena itu ajak lah perokok aktif itu berhenti merokok. Agar tidaka da lagi perokok aktif atau pasif," tambah Feni.

Sebelumnya, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Porf. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, sempat menjelaskan bahwa merokok dapat menyebabkan kualitas paru-paru menurun.

baca juga

Dalam medis biasanya disebut Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK), terhadap perokok aktif yang sudah lama.

Prof. Ari juga membenarkan, PPOK jadi salah satu penyakit komorbid atau penyakit penyerta atau lebih dikenal dengan komplikasi karena banyaknya penyakit dalam tubuh, sehingga daya tahan tubuh melemah dan Covid-19 mudah masuk dan menyebar.

"Kasus-kasus yang meninggal, itu penyakit penyertanya, atau yang kita bilang komobid itu salah satunya adalah dari PPOK. PPOK itu boleh bilang 90 persen dari rokok, jadi dia tertular dari situ," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CDC: Tes Antibodi untuk Deteksi Covid-19 di Tubuh Kebanyakan Hasilnya Salah

CDC: Tes Antibodi untuk Deteksi Covid-19 di Tubuh Kebanyakan Hasilnya Salah

Health | Rabu, 27 Mei 2020 | 21:00 WIB

Gara-Gara Lockdown, Dua Pertiga Warga Inggris Mengalami Obesitas

Gara-Gara Lockdown, Dua Pertiga Warga Inggris Mengalami Obesitas

Health | Selasa, 26 Mei 2020 | 14:44 WIB

Muslim Bulgaria Salat Ied di Lapangan Bola

Muslim Bulgaria Salat Ied di Lapangan Bola

Video | Senin, 25 Mei 2020 | 08:45 WIB

Terkini

Jelang MotoGP Mandalika, Okupansi Hotel Tembus 86%

Jelang MotoGP Mandalika, Okupansi Hotel Tembus 86%

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 08:00 WIB

Kenal Bulutangkis Sejak Usia 1,5 Tahun, Ini Perjalanan Peraih Emas Asian Games Leo Rolly Asal Klaten

Kenal Bulutangkis Sejak Usia 1,5 Tahun, Ini Perjalanan Peraih Emas Asian Games Leo Rolly Asal Klaten

Surakarta | Selasa, 29 September 2026 | 07:53 WIB

Transaksi LCT Indonesia Tembus 42,07 Miliar Dolar AS pada Semester I 2026

Transaksi LCT Indonesia Tembus 42,07 Miliar Dolar AS pada Semester I 2026

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 07:49 WIB

Urutan Zodiak Paling Dingin dan Tidak Punya Perasaan, Sikapnya Bikin Salah Paham

Urutan Zodiak Paling Dingin dan Tidak Punya Perasaan, Sikapnya Bikin Salah Paham

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 07:47 WIB

7 Efek Samping Mengoleskan Cuka Apel Langsung ke Flek Hitam, Jangan Sembarangan

7 Efek Samping Mengoleskan Cuka Apel Langsung ke Flek Hitam, Jangan Sembarangan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 07:46 WIB

Ulasan Novel 'Partikel': Formula Hollywood di Balik Karya Dee Lestari

Ulasan Novel 'Partikel': Formula Hollywood di Balik Karya Dee Lestari

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 07:45 WIB

Tidur Terganggu Bau Aneh, Warga Kaget Ada King Kobra 3,5 Meter Melingkar di Bawah Kasur

Tidur Terganggu Bau Aneh, Warga Kaget Ada King Kobra 3,5 Meter Melingkar di Bawah Kasur

Bali | Selasa, 29 September 2026 | 07:43 WIB

Bikin Karyawati RS Tersungkur, Sejoli di Tulang Bawang Diringkus Saat Asyik Makan

Bikin Karyawati RS Tersungkur, Sejoli di Tulang Bawang Diringkus Saat Asyik Makan

Lampung | Selasa, 29 September 2026 | 07:43 WIB

Kekerasan Eks Kepsek SMPN 18 Malang Terkuak: 10 Siswa Trauma, Polisi Mulai Bergerak

Kekerasan Eks Kepsek SMPN 18 Malang Terkuak: 10 Siswa Trauma, Polisi Mulai Bergerak

Malang | Selasa, 29 September 2026 | 07:34 WIB

Rupiah Dekati Rp18.000, BI Pilih Kurangi Intervensi di Pasar Valuta Asing

Rupiah Dekati Rp18.000, BI Pilih Kurangi Intervensi di Pasar Valuta Asing

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 07:31 WIB

×