Bolehkah Pasien Penyakit Kronis Kembali Kontrol ke RS di Tengah Pandemi?

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 29 Mei 2020 | 17:59 WIB
Bolehkah Pasien Penyakit Kronis Kembali Kontrol ke RS di Tengah Pandemi?
Ilusrasi Bolehkah Pasien Penyakit Kronis Kembali Kontrol ke RS di Tengah Pandemi? (Shutterstock)

Suara.com - Bolehkah Pasien Penyakit Kronis Kembali Kontrol ke RS di Tengah Pandemi Covid-19?

Pandemi virus corona memang tidak hanya membuat orang terinfeksi Covid-19. Tapi juga membuat pasien penyakit lainnya mestir menunda pengobatannya.

Selama lebih dari dua bulan sudah pasien penyakit lain diminta untuk meminimalisir kunjungan ke RS agar terhindar dari virus corona.

Mereka disarankan berkonsultasi melalui telemedicine. Setelah dua bulan lebih, bolehkah kini pasien, terutama dengan penyakit kronis untuk pergi ke RS?

Ilustrasi Bolehkah Pasien Penyakit Kronis Kembali Kontrol ke RS di Tengah Pandemi?. (Shutterstock)

Ketua Umum PB Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Dr. dr. Sally Aman Nasution, SKM, MDM menyarankan pasien untuk bisa kembali berobat bertemu dokter.

"Ini kan udah 2 bulan nih, mereka mungkin ada keluhan, ada obatnya habis dan lain sebagainya.

Tantangannya apakah satu fasilitas kesehatan yang didedikasikan hanya untuk kasus Covid-19 saja atau yang non Covid-19," ungkap Dr. Sally.

Ia mengatakan, akan menjadi masalah ketika rumah sakit menerima kedua jenis pasien Covid-19 dan non Covid-19.

Oleh karenanya perlunya ada pengaturan ketat di antara dua jenis pasien ini.

baca juga

"Cuma mungkin harus dilakukan, diatur karena kita harus antisipasi pada saat orang-orang memang yang selama ini enggakkontrol dan 2 bulan enggak ketemu dokternya, rame-rame datang karena memang butuh ya untuk mengontrol," katanya.

Mereka yang berpenyakit kronis dan rentan seperti kanker, jantung, diabetes melitus, hingga gagal ginjal dan sebagainya, kata Dr. Sally perlu melakukan kontrol ke rumah sakit.

Karena jika terus dibiarkan penyakit tidak hanya korban Covid-19 saja, tapi angka penyakit non Covid-19 juga malah semakin tinggi.

"Karena di era saat ini termasuk populasi yang rentan 'jangan sampai' nanti Covid-19 nya ada, non Covid-19 nya juga muncul. Ini double burden, ini yang yang bahaya. Nih, kasusnya bisa-bisa membludak di mana-mana," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Tagar Indonesia Terserah, Tenaga Medis Banjir Dukungan dari Malaysia

Usai Tagar Indonesia Terserah, Tenaga Medis Banjir Dukungan dari Malaysia

News | Jum'at, 29 Mei 2020 | 16:43 WIB

Psikolog: Tagar Indonesia Terserah Harusnya Menggugah Empati Masyarakat

Psikolog: Tagar Indonesia Terserah Harusnya Menggugah Empati Masyarakat

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2020 | 13:44 WIB

Sulit ke RS, Layanan Telemedicine Jadi Alternatif Berobat di Tengah Pandemi

Sulit ke RS, Layanan Telemedicine Jadi Alternatif Berobat di Tengah Pandemi

Press Release | Senin, 04 Mei 2020 | 20:27 WIB

Terkini

Tragedi Petugas Damkar di Kramat Jati Jadi Alarm Bahaya Sampah Ilegal di Jakarta

Tragedi Petugas Damkar di Kramat Jati Jadi Alarm Bahaya Sampah Ilegal di Jakarta

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 06:50 WIB

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Sumbar | Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang

Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:50 WIB

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:27 WIB

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:33 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Riau | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:32 WIB

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:28 WIB

×