Hari Tanpa Tembakau Sedunia, ini 5 Bahaya Hirup Asap Rokok Tembakau!

Silfa Humairah Utami, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 31 Mei 2020 | 16:39 WIB
Hari Tanpa Tembakau Sedunia, ini 5 Bahaya Hirup Asap Rokok Tembakau!
Ilustrasi berhenti merokok. (Shutterstock)

Suara.com - Hari Tanpa Tembaku Sedunia selalu diperingati setiap tanggal 31 Mei. Gerakan ini menyerukan para perokok agar 'berpuasa' merokok atau tidak merokok selama 24 jam di seluruh dunia.

Hari Tanpa Tembaku Sedunia juga bertujuan untuk menarik perhatian dunia dengan merebaknya kebiasaan merokok dan meningkatkan kesadaran bahaya kesehatan dari merokok.

Selain merugikan diri sendiri, kebiasaan merokok juga akan membahayakan orang sekitar yang mengirup asap tembakau.

Karena dilansir oleh betterhealth.vic.gov.au, asap tembakau mengandung lebih dari 70 bahan kimia penyebab kanker. Merokok juga merusak hampir setiap organ dalam tubuh yang menyebabkan banyak penyakit dan mengurangi kesehatan secara umum.

Adapun komponen asap tembakai yang berbahaya bagi kesehatan, termasuk:

Dampak merokok pada keluarga. (Shutterstock)
Dampak merokok pada keluarga. (Shutterstock)

1. Tar

Tar adalah artikel padat yang tersuspensi dalam asap tembakau. Partikel itu mengandung bahan kimia, termasuk zat penyebab kanker. Tas memiliki tekstur lengket dan berwarna coklat yang bisa menodai gigi, kuku dan jaringan paru-paru.

2. Karbon monoksida

Karbon monoksida adalah gas beracun, tidak berbau dan tidak berwarna. Zat ini dalam dosis besar bisa menyebabkan kematian karena menggantikan oksigen dalam darah. Pada orang yang merokok, karbon monoksida dalam darah membuat oksigen lebih sulit mencapai organ tubuh dan otot.

baca juga

3. Bahan kimia pengoksidasi

Zat ini adalah bahan kimia sangat reaktif yang bisa merusak otot jantung dan pembuluh darah. Bahan kimia ini bereaksi dengan kolesterol yang menyebabkan penumpukan bahan lemak di dinding arteri. Selain itu, bahan kimia ini juga menyebabkan penyakit jantung, stroke dan pembuluh darah.

4. Logam

Asap tembakau juga mengandung beberapa logam yang menyebabkan kanker, termasuk arsenik, berilium, kadmium, kromium, kobalt, timbal dan nikel.

5. Senyawa radioaktif

Asap tembakau juga mengandung senyawa radioaktif yang diketahui bersifat karsinogenik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fenomena Perokok Anak, Kegagalan Pola Asuh atau Manipulasi Industri?

Fenomena Perokok Anak, Kegagalan Pola Asuh atau Manipulasi Industri?

Health | Minggu, 31 Mei 2020 | 08:15 WIB

Studi: Merokok Mungkin Punya Efek Melindungi dari Covid-19, Tetapi...

Studi: Merokok Mungkin Punya Efek Melindungi dari Covid-19, Tetapi...

Health | Rabu, 27 Mei 2020 | 12:17 WIB

Bahar Smith Izin Merokok 'Sebats', Polisi: Modus Ulur Waktu Kumpulkan Massa

Bahar Smith Izin Merokok 'Sebats', Polisi: Modus Ulur Waktu Kumpulkan Massa

News | Selasa, 19 Mei 2020 | 13:28 WIB

Terkini

Little Bee and the Bloom: Petualangan Lebah Kecil Mengenal Keajaiban Alam

Little Bee and the Bloom: Petualangan Lebah Kecil Mengenal Keajaiban Alam

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 18:00 WIB

Medsos Jadi Etalase Bisnis Konten Seksual, Perhatian Penonton Bisa Dikomodifikasi

Medsos Jadi Etalase Bisnis Konten Seksual, Perhatian Penonton Bisa Dikomodifikasi

Jogja | Rabu, 23 September 2026 | 17:59 WIB

BRI InFrame 2026 Soroti UMKM, Inklusi Keuangan Hingga Ekonomi Pesisir

BRI InFrame 2026 Soroti UMKM, Inklusi Keuangan Hingga Ekonomi Pesisir

Lampung | Rabu, 23 September 2026 | 17:56 WIB

Pakar Hukum Bongkar Bahaya Tersembunyi di Balik Perpres Tata Kelola Timah Babel

Pakar Hukum Bongkar Bahaya Tersembunyi di Balik Perpres Tata Kelola Timah Babel

Video | Rabu, 23 September 2026 | 17:55 WIB

Lagi-lagi Antre Solar Makan Korban, Petugas SPBU di Mamuju Dibacok Sopir Truk

Lagi-lagi Antre Solar Makan Korban, Petugas SPBU di Mamuju Dibacok Sopir Truk

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 17:55 WIB

Dari 'Bantuin' Jadi 'Kerjain': Bahaya Ketergantungan AI bagi Berpikir Kritis

Dari 'Bantuin' Jadi 'Kerjain': Bahaya Ketergantungan AI bagi Berpikir Kritis

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:53 WIB

Usul Jadwal Pemilu Dipisah, Golkar: Biar Hasil Pileg Jadi 'Tiket' Pilpres

Usul Jadwal Pemilu Dipisah, Golkar: Biar Hasil Pileg Jadi 'Tiket' Pilpres

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:51 WIB

Hyundai Hibahkan Sembilan Mobil Pelatihan untuk Fasilitas Praktik SMK Dukung Pendidikan Vokasi

Hyundai Hibahkan Sembilan Mobil Pelatihan untuk Fasilitas Praktik SMK Dukung Pendidikan Vokasi

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 17:50 WIB

Viral Video Ustad Dasad Latif Sindir Keras Buku Islam Ala Prabowo: Penjilat Muka Tikus

Viral Video Ustad Dasad Latif Sindir Keras Buku Islam Ala Prabowo: Penjilat Muka Tikus

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 17:49 WIB

BRI InFrame 2026 Jadi Ruang Dokumentasi Wajah Ekonomi Kerakyatan

BRI InFrame 2026 Jadi Ruang Dokumentasi Wajah Ekonomi Kerakyatan

Bekaci | Rabu, 23 September 2026 | 17:49 WIB

×