Kabar Baik, Rusia Berencana Jalan Uji Klinis Vaksin Virus Corona

Bimo Aria Fundrika | Frieda Isyana Putri | Suara.com

Minggu, 31 Mei 2020 | 15:26 WIB
Kabar Baik, Rusia Berencana Jalan Uji Klinis Vaksin Virus Corona
Ilustrasi Rusia Berencana Jalan Uji Klinis Vaksin Virus Corona. (ANTARA/Shutterstock/am.)

Suara.com - Kabar Baik, Rusia Berencana Jalan Uji Klinis Vaksin Virus Corona

Para ilmuwan Rusia berencana untuk menjalankan uji klinis vaksin untuk memberantas virus corona dalam dua minggu ke depan.

Hal tersebut dipaparkan oleh Menteri Kesehatan pada Sabtu (30/5) lalu. Vaksin ini telah diterima oleh pemerintah sebagai obat anti-Covid-19 pertama di negara itu.

Rusia merupakan negara ketiga dengan jumlah kasus virus corona terbanyak setelah Amerika Serikat dan Brasil. Pejabat Kremlin telah berusaha bekerja mencari vaksin hingga mencapai 50 kandidat yang berbeda.

Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]

"Tes sedang berjalan dan kami berencana untuk menjalani uji klinis dalam dua minggu ke depan," kata Menkes Mikhail Murashko, demikian dikutip dari Global News.

Mikhail juga mengatakan bahwa beberapa relawan telah dipilih untuk ikut andil dalam uji tersebut.

Banyak perusahaan obat telah mempercepat pembuatan obat dan vaksin bagi virus yang telah menyebabkan 364 ribu kematian di seluruh dunia.

Russian Direct Investment Fund (RDIF) nmengatakan bahwa Kemenkes telah menyetujui penggunakan Avifavir sebagai pengobatan Covid-19. Nantinya akan dikembangkan sebagai obat generik favipiravir.

Pihak RDIF mengatakan bahwa Avifavir terbukti sangat efektif mengobati pasien virus corona pada fase pertama uji klinis. Fase terakhir uji klinis sedang berjalan, dengan melibatkan 330 pasien.

Kurang lebih ada sekitar 10 vaksin virus corona yang sedang diujikan pada manusia dan para ahli memprediksikan bahwa vaksin yang aman dan efektif membutuhkan setidaknya 12 hingga 18 bulan sejak pertama kali dikembangkan.

Salah satu proyek vaksin Rusia dijalankan oleh Vektor Institute di Siberia. Dirjen Rinat Maksyutov mengatakan bahwa mereka berharap dapat menyelesaikan uji klinis di pertengahan September dan uji coba pada hewan terbukti sukses.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lolos Uji Tahap 2, Vaksin Covid-19 Buatan China Siap Rilis Akhir Tahun

Lolos Uji Tahap 2, Vaksin Covid-19 Buatan China Siap Rilis Akhir Tahun

News | Minggu, 31 Mei 2020 | 08:13 WIB

30 Negara Termasuk Indonesia Beraliansi, Cegah Nasionalisme Vaksin Corona

30 Negara Termasuk Indonesia Beraliansi, Cegah Nasionalisme Vaksin Corona

News | Sabtu, 30 Mei 2020 | 13:39 WIB

Kabar Baik! Ilmuwan China Yakin Uji Coba Vaksin Corona 99 Persen Berhasil

Kabar Baik! Ilmuwan China Yakin Uji Coba Vaksin Corona 99 Persen Berhasil

News | Sabtu, 30 Mei 2020 | 10:50 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB