Idap Penyakit Langka, Bayi Ini Terlahir dengan Dua Mulut

Bimo Aria Fundrika | Frieda Isyana Putri | Suara.com

Senin, 01 Juni 2020 | 16:50 WIB
Idap Penyakit Langka, Bayi Ini Terlahir dengan Dua Mulut
Ilustrasi Idap Penyakit Langka, Bayi Ini Terlahir dengan Dua Mulut. (Shutterstock)

Suara.com - Idap Penyakit Langka, Bayi Ini Terlahir dengan Dua Mulut

Dokter dari Medical University of South Carolina melaporkan adanya kejadian langka, yakni seorang bayi terlahir dengan dua mulut.

Kejadian ini hanya terjadi pada 35 kasus dalam literatur medis sejak tahun 1900. Kasus ini dipublikasikan pada BMJ Journal pada 19 Mei lalu.

Dalam 'duplikasi craniofacial', bagian dari wajah atau terkadang seluruh wajah, muncul dua kali dalam subjek yang sama.

Dikutip dari Fox News, pada kasus ini dokter melihat sebuah tonjolan di bagian rahang bayi pada hasil USG selama trimester ketiga kehamilan sang ibu.

Ilustrasi bayi yang baru lahir (Foto: shutterstock)
Ilustrasi Idap Penyakit Langka, Bayi Ini Terlahir dengan Dua Mulut. (Foto: shutterstock)

Diagnosis awalnya adalah kista congenital dan fibrous dysplasia, yakni saat jaringan parut muncul di tempat tumbuhnya tulang.

Para dokter juga mengira tonjolan tersebut adalah teratoma, sebuah tumor langka yang mengandung organ yang tumbuh dengan sempurna atau jaringan seperti rambut, otot, atau gigi.

Akan tetapi pada saat sang bayi lahir, mereka terkejut menemukan 'mulut kedua' dari bayi tersebut.

Tonjolan tersebut memiliki bibir lain, enam gigi geraham, dan bahkan lidah kecil yang bergerak seiring dengan lidah di bibir pusatnya saat ia sedang menyusu.

Walau sang bayi lahir dengan sehat dan tidak menunjukkan adanya gangguan pernapasan, dokter menyingkirkan tonjolan tersebut pada saat bayi berusia enam bulan.

Usai operasi, muncul bengkak di bagian tersebut akibat penumpukan cairan. Lalu para dokter melakukan operasi lanjutan dan hal ini bisa diatasi dan sang bayi bisa makan dengan benar.

Namun dokter mencatatkan adanya cacat saraf minor di bagian bawah bibirnya.

Duplikasi craniofacial biasanya terdiagnosis saat berada di dalam rahim atau setelah lahir, sebuah dokter mencatatkan pada laporan kasus tahun 1978, yakni adanya mulut kedua pada pasien berusia 22 tahun akibat diagnosis yang terlambat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bayi Baru Berusia 3 Minggu, Kok ASI yang Keluar Makin Sedikit?

Bayi Baru Berusia 3 Minggu, Kok ASI yang Keluar Makin Sedikit?

Health | Sabtu, 30 Mei 2020 | 14:59 WIB

Bayi Positif Corona di Batam Meninggal, Sempat Kejang-kejang hingga Mencret

Bayi Positif Corona di Batam Meninggal, Sempat Kejang-kejang hingga Mencret

News | Kamis, 28 Mei 2020 | 09:44 WIB

Hits: Rumor Bedak Bayi Sebabkan Kanker, Alat Tes Covid-19 Teknologi Laser

Hits: Rumor Bedak Bayi Sebabkan Kanker, Alat Tes Covid-19 Teknologi Laser

Health | Jum'at, 22 Mei 2020 | 10:24 WIB

Terkini

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB