Ratusan Kandidat Vaksin Covid-19 sedang Dibuat, Adakah Vaksin Khusus Anak?

Bimo Aria Fundrika, Frieda Isyana Putri

Senin, 01 Juni 2020 | 19:25 WIB
Ratusan Kandidat Vaksin Covid-19 sedang Dibuat, Adakah Vaksin Khusus Anak?
Ilustrasi Ratusan Kandidat Vaksin Covid-19 sedang Dibuat, Adakah Vaksin Khusus Anak? (ANTARA/Shutterstock/am.)

Suara.com - Ratusan Kandidat Vaksin Covid-19 sedang Dibuat, Adakah Vaksin Khusus Anak?

Sejumlah pihak yang terlibat dalam pembuatan vaksin di seluruh dunia kini sedang berlomba-lomba untuk mengembangkan vaksin guna mencegah virus corona atau Covid-19.

Vaksinolog dr Dirga Sakti Rambe, MSc, SpPD dari OMNI Hospitals Pulomas mengatakan bahwa secara umum, pembuatan vaksin apapun harus dimulai pada orang dewasa terlebih dahulu.

Setelah digunakan sekian lama pada orang dewasa dan terbukti aman serta efektif, baru diberikan kepada anak.

Lalu, bagaimana dengan pengembangan vaksin corona khusus anak-anak?

Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]
Ilustrasi Ratusan Kandidat Vaksin Covid-19 sedang Dibuat, Adakah Vaksin Khusus Anak? [Shutterstock]

"Saya bisa pastikan dalam waktu dekat, setidaknya sampai akhir tahun ini, tidak ada vaksin Covid-19 untuk anak-anak. Karena kita masih harus mulai dari orang dewasa dulu," ujarnya dalam Live Instagram, Senin (1/6/2020).

Menurut paparan dr Dirga, sudah ada 145 kandidat vaksin yang dikembangkan di seluruh dunia, namun belum ada satupun yang diuji cobakan pada anak-anak.

Ia sendiri justru meragukan bahwa akan ada vaksin yang tersedia pada tahun ini, karena belum satupun kandidat vaksin yang melewati fase kedua.

"Bisa saja di tengah jalan misalnya ada masalah pada keamanan itu bisa diberhentikan pengembangannya. Atau di tengah jalan dilihat efektivitasnya nggak baik, disetop," lanjutnya.

baca juga

Walau memang baginya bukan mustahil di akhir tahun 2020 nanti akan ada vaksin, dr Dirga tetap meragukan keamanan dan efektivitas vaksin tersebut.

Ia mencontohkan salah satu kandidat vaksin yang sudah melewati fase pertama yang berasal dari Amerika Serikat. Apabila vaksin tersebut dapat diedarkan, belum tentu seluruh dunia termasuk Indonesia bisa langsung mendapatkannya.

Oleh karena itu, yang bisa dilakukan sekarang adalah mendorong perusahaan bioteknologi lainnya agar bisa ikut mengembangkan vaksin. Sehingga semakin banyak vaksin yang bisa segera diproduksi dan kebutuhannya terpenuhi di seluruh dunia, termasuk vaksin untuk anak-anak.

"Anak-anak ini termasuk kelompok yang rentan yang memang harus kita lindungi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahli Sebut Pembuatan Vaksin Covid-19 Bisa Terhambat Akibat Penurunan Kasus

Ahli Sebut Pembuatan Vaksin Covid-19 Bisa Terhambat Akibat Penurunan Kasus

Health | Senin, 01 Juni 2020 | 16:24 WIB

Moderna Lakukan Uji Vaksin Covid-19 Fase Kedua pada Manusia

Moderna Lakukan Uji Vaksin Covid-19 Fase Kedua pada Manusia

Health | Senin, 01 Juni 2020 | 09:00 WIB

Meski Ada Vaksin, Ahli Epidemologi Sebut Virus Corona Tak Akan Hilang

Meski Ada Vaksin, Ahli Epidemologi Sebut Virus Corona Tak Akan Hilang

Health | Senin, 01 Juni 2020 | 07:25 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×