Studi WHO: Jaga Jarak 2 Meter Turunkan Risiko Penularan 80 Persen

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 02 Juni 2020 | 11:22 WIB
Studi WHO: Jaga Jarak 2 Meter Turunkan Risiko Penularan 80 Persen
Calon penumpang menunggu jadwal keberangkatan pesawat di Terminal Keberangkatan Domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Rabu (18/3). [ANTARA FOTO/Fikri Yusuf]

Suara.com - Studi WHO: Jaga Jarak 2 Meter Turunkan Risiko Penularan 80 Persen

Sebuah penelitian baru yang didanai Organisasi kesehatan Dunia (WHO) nampaknya akan menambah tuntutan jaga jarak alias physical distancing sejauh 2 meter harus kembali ditegakkan.

Para ilmuwan menemukan bahwa infeksi penularan Covid-19 bisa terjadi sebesar 2,6 persen, apabila jarak fisik dilakukan 1 meter dari orang yang terinfeksi Covid-19.

Ini artinya penyakit ini bisa menular kurang dari ke tiga dari 100 orang. Sementara itu 13 dari 100 orang akan terinfeksi virus jika tidak ada aturan jaga jarak sama sekali.

Penelitian ini juga mengungkap bagaimana berdiri terpisah sejauh 2 meter lebih efektif mencegah penularan, karena risiko terinfeksi hanya sebesar 1,3 persen. Langkah yang cukup efektif, meski tidak bisa melindungi penularan yang seutuhnya.

Melihat penelitian ini, akhirnya memicu para politisi dan pengusaha membuat risiko penularan menjadi kecil, sehingga bisa melonggarkan pembatasan dengan tetap menjaga jarak sejauh 2 meter akan sebanding dengan mengaktifkan kembali sektor ekonomi, seperti diwartakan Dailymail, Selasa (2/6/2020).

Penumpang Commuterline duduk saling menjaga jarak di Stasiun Duri, Jakarta, Jumat (3/4).  [Suara.com/Alfian Winanto]
Penumpang Commuterline duduk saling menjaga jarak di Stasiun Duri, Jakarta, Jumat (3/4). [Suara.com/Alfian Winanto]

Di sisi lain, WHO hanya merekomendasikan menjaga jarak sejauh 1 meter. Di Prancis dan Italia misalnya yang disarankan jaga jarak hanya 1 meter, sementara itu di Jerman dan Australia telah menerapkan aturan sejauh 1,5 meter.

Penelitian ini dipublikasi di laman Lancet yang dilakukan sesuai dengan pedoman WHO, dengan meninjau data dari 172 penelitian terkait penyebaran Covid-19, SARS dan MERS.

Sehingga kesimpulannya adalah, menjaga jarak lebih dari 1 meter dengan orang lain terkait dengan risiko penularan jauh lebih rendah dibanding dengan jaga jarak kurang dari 1 meter.

baca juga

Penelitian ini juga menambah bukti bahwa masker harus dikenakan ditransportasi umum dan di kawasan sibuk. Ini karena dari hasil penemuan risiko tertular virus saat memakai masker hanya 3 persen, jauh lebih rendah dibanding tidak memakai masker berisiko 17 persen tertular.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WHO Ingin Tetap Kerjasama dengan Amerika Serikat

WHO Ingin Tetap Kerjasama dengan Amerika Serikat

News | Selasa, 02 Juni 2020 | 10:59 WIB

Berjubel Was-was Kena Corona, Warga Lebih Takut Didenda karena SIM Mati

Berjubel Was-was Kena Corona, Warga Lebih Takut Didenda karena SIM Mati

News | Selasa, 02 Juni 2020 | 10:22 WIB

Tak Ada Aturan PSBB di Satlantas Jaktim, Pemohon SIM Membludak Parah!

Tak Ada Aturan PSBB di Satlantas Jaktim, Pemohon SIM Membludak Parah!

News | Selasa, 02 Juni 2020 | 10:06 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×