Kementerian Kesehatan Rusia setujui Avifavir sebagai Obat Corona Covid-19

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Kementerian Kesehatan Rusia setujui Avifavir sebagai Obat Corona Covid-19
Ilustrasi obat, antivirus untuk virus corona Covid-19 (shutterstock)

Kementerian Kesehatan Rusia telah menyetujui obat Avifavir sebagai antivirus untuk melawan virus corona Covid-19.

Suara.com - Saat ini Rusia sedang melakukan uji klinis obat avifavir untuk melawan virus corona Covid-19. Obat avifavir ini telah terbukti efektif sebagai pengobatan virus corona Covid-19.

"Avifavir adalah obat antivirus pertama di Rusia yang telah terbukti efektif melawan virus corona Covid-19 dalam uji klinis," kata ChemRar Group dikutip dari XINHUA Espanol.

Obat avifavir ini diproduksi oleh gabungan perusahaan Dana Investasi Langsung Rusia, Dana Kekayaan Rusia dan Grup ChemRar yang mencakup layanan penelitian, pengembangan dan perusahaan investasi di bidang apoteker inovatif.

Pada tahap akhir uji klinis obat avifavir ini melibatkan sebanyak 330 pasien. Kementerian Kesehatan Rusia juga sudah menyetujui obat avifavir sebagai pengobatan virus corona Covid-19 pada 21 Mei 2020.

Obat avifavir ini terbukti manjur untuk mengatasi virus corona Covid-19 sebesar 80 persen. Tingkat kemanjuran obat avifavir ini termasuk tinggi sebagai antivirus.

Ilustrasi obat. (Pixabay)
Ilustrasi obat. (Pixabay)

Setelah 4 hari pengobatan, sebanyak 65 persen dari 40 pasien virus corona Covid-19 yang diberikan obat avifavir berhasil menunjukkan hasil negatif. Bahkan pengobatan ini 2 kali lebih cepat daripada kelompok yang menjalani terapi standar.

Pada hari kesepuluh pengobatan, jumlah pasien yang dinyatakan negatif virus corona Covid-19 kembali meningkat hingga 90 persen.

Kementerian Kesehatan Rusia pun telah resmi mendaftarkan avifavir dan menjadikan obat berbasi favipiraavir pertama di dunia yang disetujui untuk mengobati virus corona Covid-19.

Adapun obat berbasis favipiravir ini dijual dengan merek dagang Avigan, yakni obat antivirus yang pernah digunakan untuk mengatasi influenza di Jepang pada 2014 silam.

Rencananya tahap pertama obat antivirus untuk virus corona Covid-19 ini akan dikirimkan ke rumah sakit di Rusia pada 11 Juni 2020 mendatang.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS