Sisi Baik di Balik Pandemi Corona, Orang Lebih Sedikit Membuang Makanan

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Rabu, 03 Juni 2020 | 09:00 WIB
Sisi Baik di Balik Pandemi Corona, Orang Lebih Sedikit Membuang Makanan
Ilustrasi menggunakan rolling pin saat memasak. (Unsplash/Katerina Smirnova)

Suara.com - Di tengah pandemi corona Covid-19, survei menemukan bahwa orang-orang menjadi makan lebih sehat. Selain itu, mereka juga lebih sedikit dalam hal membuang makanan.

Dilansir dari Medical Daily, kebijakan lockdown yang terjadi akibat pandemi telah membuat orang tidak punya pilihan selain menjadi kreatif dan banyak akal dengan makanan mereka.

Ini membuat semakin banyak rumah tangga memasak makanan mereka sendiri, makan lebih banyak buah-buahan dan sayur-sayuran serta bahkan lebih sedikit membuangnya.

Temuan ini dibuat melalui analisis jawaban atas survei yang dilakukan oleh 11.000 orang di 11 negara. Responden melaporkan bahwa mereka membeli lebih sedikit makanan siap microwave serta lebih sedikit makanan ringan yang manis dan asin.

"Konsumsi produk-produk asin, lemak dan manis biasanya naik ketika orang-orang di bawah tekanan, tetapi selama pandemi keinginan tinggi ini telah dipenuhi di banyak negara dengan makanan lezat buatan sendiri," kata Charlotte De Backer, ketua FOOMS, sebuah kelompok penelitian di makanan dan media di Universitas Antwerp.

Ilustrasi memasak
Ilustrasi memasak

Penelitian yang dilakukan oleh University of Antwerp bekerja sama dengan U. Ghent dan U. Leuven, juga mengungkapkan bahwa pandemi ini mengubah semakin banyak dari kita menjadi "koki".

Hal ini disebabkan tindakan memasak di dapur menjadi kebiasaan yang lebih umum di negara-negara yang terdampak lockdown. Efeknya, mengarah pada pilihan makanan yang lebih sehat.

Kabar baiknya, menurut De Backer, kebiasaan ini cenderung bertahan lama setelah pandemi karena orang-orang menjadi terbiasa melakukannya setiap hari.

Sebab faktanya, ribuan orang yang kini lebih sering memasak di tengah-tengah lockdown mengatakan bahwa mereka sekarang tidak begitu stres dalam hal memasak dan sekarang merasa lebih kreatif di dapur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satu Kecamatan di Pulau Bawean Masuk Zona Merah Covid-19

Satu Kecamatan di Pulau Bawean Masuk Zona Merah Covid-19

Jatim | Selasa, 02 Juni 2020 | 22:49 WIB

Haruskah Tetap Pakai Masker di Rumah saat Pandemi Corona? Studi Menjawab

Haruskah Tetap Pakai Masker di Rumah saat Pandemi Corona? Studi Menjawab

Health | Selasa, 02 Juni 2020 | 12:09 WIB

Pandemi Corona, Dokter Lakukan Konsultasi Kesehatan Online di India

Pandemi Corona, Dokter Lakukan Konsultasi Kesehatan Online di India

Health | Jum'at, 29 Mei 2020 | 21:21 WIB

Terkini

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB