Gejala Obesitas, Badan Kurus Tapi Perut Buncit Jangan Dianggap Remeh!

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi
Gejala Obesitas, Badan Kurus Tapi Perut Buncit Jangan Dianggap Remeh!
Perut buncit gejala obesitas. (Pixabay)

Obesitas tidak selalu ditandai dengan tubuh besar. Pada sebagian kasus, obesitas juga ditandai dengan perut buncit.

Suara.com - Obesitas tidak selalu ditandai dengan tubuh besar. Pada sebagian kasus, obesitas juga ditandai dengan perut buncit.

Meski bukan penyakit menular, obesitas sudah menjadi wabah yang terjadi di seluruh dunia. Bahkan diprediksi angka obesitas akan semakin meningkat 5 tahun ke depan.

Ngomongin soal obesitas, bukan berarti orang kurus juga terbebas dari obesitas loh. Pada laki-laki paruh baya misalnya, banyak dari mereka yang kurus namun perut cenderung buncit dan besar, ini juga jadi tanda obesitas.

"Biasanya pada beberapa orang kan ada yang penampakan fisiknya kurus, kecil, tapi perutnya buncit, biasanya bapak-bapak nih itu ternyata masuk juga ke obesitas," ujar Dokter Spesialis Gizi Klinik dr. Raissa Edwina Djuanda, M. Gizi, Sp.GK dalam diskusi RSPI Group Live Webinar, Rabu (3/6/2020).

Obesitas dengan ciri fisik seperti itu, masuk kategori obesitas sentral, atau orang yang obesitas yang kegemukkan dilihat dari lingkar perutnya. Bahkan menurut data Riskesdas 2018, sudah ada 31 persen penduduk Indonesia yang mengalami obesitas.

Obesitas sentral dan berat badan berlebih terjadi kepada 1 dari 5 laki-laki di Indonesia. Sedangkan pada perempuan 1 dari 3 perempuan mengalami berat badan berlebih.

Perut yang buncit kerap kali menjadi masalah bagi banyak orang.
Perut buncit gejala obesitas. (Shutterstock)

"Jadi sangat banyak nih, dan memang prevalensinya lebih banyak pada perempuan dibandingkan dengan laki-laki. Jadi sekarang ini adalah Indonesia is getting fatter, jadi orang yang makin lama makin besar makin tambah gemuk, bahaya. Jadi diprediksi 5 tahun kedepan angka ini akan terus meningkat," jelasnya.

Adapun cara melihat kategori obesitas atau tidak, yang pertama dengan menghitung IMT (Indeks Massa Tubuh), yaitu berat badan dibagi tinggi badan.

Nah, apabila hasilnya 18,5 sampai 22,9 itu masuk ketegori normal. Tapi apabila lebih dari 27 maka masuk kategori obesitas.

Cara kedua paling mudah dengan mengukur lingkar pinggang. Pada laki-laki mereka yang lingkar pinggangnya lebih dari 90 centimeter maka masuk kategori obesitas.

Sedangkan pada perempuan lebih dari 80 centimeter.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS