Gejala Obesitas, Badan Kurus Tapi Perut Buncit Jangan Dianggap Remeh!

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Rabu, 03 Juni 2020 | 17:38 WIB
Gejala Obesitas, Badan Kurus Tapi Perut Buncit Jangan Dianggap Remeh!
Perut buncit gejala obesitas. (Pixabay)

Suara.com - Obesitas tidak selalu ditandai dengan tubuh besar. Pada sebagian kasus, obesitas juga ditandai dengan perut buncit.

Meski bukan penyakit menular, obesitas sudah menjadi wabah yang terjadi di seluruh dunia. Bahkan diprediksi angka obesitas akan semakin meningkat 5 tahun ke depan.

Ngomongin soal obesitas, bukan berarti orang kurus juga terbebas dari obesitas loh. Pada laki-laki paruh baya misalnya, banyak dari mereka yang kurus namun perut cenderung buncit dan besar, ini juga jadi tanda obesitas.

"Biasanya pada beberapa orang kan ada yang penampakan fisiknya kurus, kecil, tapi perutnya buncit, biasanya bapak-bapak nih itu ternyata masuk juga ke obesitas," ujar Dokter Spesialis Gizi Klinik dr. Raissa Edwina Djuanda, M. Gizi, Sp.GK dalam diskusi RSPI Group Live Webinar, Rabu (3/6/2020).

Obesitas dengan ciri fisik seperti itu, masuk kategori obesitas sentral, atau orang yang obesitas yang kegemukkan dilihat dari lingkar perutnya. Bahkan menurut data Riskesdas 2018, sudah ada 31 persen penduduk Indonesia yang mengalami obesitas.

Obesitas sentral dan berat badan berlebih terjadi kepada 1 dari 5 laki-laki di Indonesia. Sedangkan pada perempuan 1 dari 3 perempuan mengalami berat badan berlebih.

Perut yang buncit kerap kali menjadi masalah bagi banyak orang.
Perut buncit gejala obesitas. (Shutterstock)

"Jadi sangat banyak nih, dan memang prevalensinya lebih banyak pada perempuan dibandingkan dengan laki-laki. Jadi sekarang ini adalah Indonesia is getting fatter, jadi orang yang makin lama makin besar makin tambah gemuk, bahaya. Jadi diprediksi 5 tahun kedepan angka ini akan terus meningkat," jelasnya.

Adapun cara melihat kategori obesitas atau tidak, yang pertama dengan menghitung IMT (Indeks Massa Tubuh), yaitu berat badan dibagi tinggi badan.

Nah, apabila hasilnya 18,5 sampai 22,9 itu masuk ketegori normal. Tapi apabila lebih dari 27 maka masuk kategori obesitas.

Cara kedua paling mudah dengan mengukur lingkar pinggang. Pada laki-laki mereka yang lingkar pinggangnya lebih dari 90 centimeter maka masuk kategori obesitas.

Sedangkan pada perempuan lebih dari 80 centimeter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penemuan Ini Ungkap Alasan Kegemukan Lebih Rentan Terkena Covid-19

Penemuan Ini Ungkap Alasan Kegemukan Lebih Rentan Terkena Covid-19

Tekno | Rabu, 27 Mei 2020 | 11:00 WIB

Studi: Cukup Tidur Kunci Utama Cegah Kegemukan dan Obesitas

Studi: Cukup Tidur Kunci Utama Cegah Kegemukan dan Obesitas

Health | Selasa, 26 Mei 2020 | 18:15 WIB

Solusi Perut Buncit setelah Lebaran, Tips Cepat Modifikasi Kemeja Kekecilan

Solusi Perut Buncit setelah Lebaran, Tips Cepat Modifikasi Kemeja Kekecilan

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2020 | 14:46 WIB

Terkini

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB