Gas Air Mata Beracun, Begini Caranya Memengaruhi Tubuh Anda!

Silfa Humairah Utami, Rosiana Chozanah

Rabu, 03 Juni 2020 | 21:39 WIB
Gas Air Mata Beracun, Begini Caranya Memengaruhi Tubuh Anda!
Ilustrasi gas air mata. (Shutterstock)

Suara.com - Beberapa negara di dunia beberapa hari ini tengah melakukan aksi unjuk rasa memperjuangkan hak-hak kelompok kulit hitam di Amerika, sekaligus penghormatan terhadap kematian George Floyd, warga sipil keturunan Afrika-Amerika.

Sayangnya, beberapa aksi massa ini berakhir ricuh hingga petugas keamanan meluncurkan tembakan gas air mata. Seperti yang terjadi di Paris pada Selasa (2/6/2020) kemarin.

Gas air mata, salah satu senjata yang umum digunakan untuk membubarkan pengunjuk rasa, memiliki dampak negatif terhadap tubuh saat terpapar.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) mengatakan, gas air mata adalah senyawa kimia yang mengiritasi mata, kulit, paru-paru, dan bagian tubih lain. Pada gilirannya akan membuat tubuh tidak berfungsi atau mati rasa.

"Dampak yang diketahui dari gas air mata tidak bagus untuk kesehatan Anda, kemudian ada efek samping dan konsekuensinya," tutur Rohini J. Haar, MD, MOH, penasihat penelitian dan investigasi medis di Physicians for Human Rights.

Demonstrasi protes kematian George Floyd di Manhattan, New York. (Anadolu Agency/Mostafa Bassim)
Demonstrasi protes kematian George Floyd di Manhattan, New York. (Anadolu Agency/Mostafa Bassim)

Dilansir SELF, gas air mata secara umum menyebabkan sensasi menyengat dan membakar mata serta selaput lendir (termasuk yang ada di paru-paru), air liur, mata berair, bersin, dada sesak, sakit kepala dan mual.

"Ini menyebabkan kulit Anda terasa seperti terbakar dan, ketika Anda menghirupnya, dapat menyebabkan cedera pada saluran udara dan paru-paru," sambung Dr. Haar.

"Semua gejala seharusnya bersifat sementara, berlangsung 20 hingga 30 menit, tetapi jika Anda tidak bisa keluar dari paparan gas air mata, dapat menyebabkan lebih banyak masalah," sambungnya.

Efek lain dari paparan gas air mata adalah reaksi kulit kronis dan luka bakar kimia pada kulit Anda, abrasi kornea, serta cedera paru-paru jangka panjang atau permanen seperti peradangan saluran udara.

baca juga
Ilustrasi gas air mata di dalam gedung (YouTube)

Jika orang yang terpapar memiliki kondisi penyerta, seperti asma, mereka akan lebih sensitif terhadap gangguan pernapasan atau hipoksia.

"Ini adalah kondisi di mana orang tidak bisa mendapatkan cukup oksigen ke tubuh mereka," jelas Dr. Haar.

Terkadang, tabung dari gas air mata juga dapat menyebabkan cedera apabila mengenai anggota tubuh.

"Kami telah melihat patah tulang tengkorak dan tulang setelah orang-orang dipukul dengan tabung gas," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gas Air Mata Beracun, Lakukan Hal Ini Jika Terpapar!

Gas Air Mata Beracun, Lakukan Hal Ini Jika Terpapar!

Health | Rabu, 03 Juni 2020 | 20:34 WIB

Polisi Pakai Gas Air Mata Kedaluwara, Aktivis HAM: Racunnya Bikin Kebutaan

Polisi Pakai Gas Air Mata Kedaluwara, Aktivis HAM: Racunnya Bikin Kebutaan

News | Rabu, 25 September 2019 | 16:28 WIB

Mitos Perlindungan dari Gas Air Mata, dari Pasta Gigi hingga Air Lemon

Mitos Perlindungan dari Gas Air Mata, dari Pasta Gigi hingga Air Lemon

Health | Selasa, 24 September 2019 | 20:45 WIB

Terkini

Treatment Wajah Makin Hemat, BRI Kasih Cashback Perawatan di SOZO Clinic!

Treatment Wajah Makin Hemat, BRI Kasih Cashback Perawatan di SOZO Clinic!

Bri | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:35 WIB

BRI dan KPK Bersinergi Cetak Penyuluh Antikorupsi

BRI dan KPK Bersinergi Cetak Penyuluh Antikorupsi

Kaltim | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:34 WIB

LBH Yogyakarta di BET 2026: Krisis Ekologi Picu Kekerasan Gender

LBH Yogyakarta di BET 2026: Krisis Ekologi Picu Kekerasan Gender

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:32 WIB

BRI-KPK Dorong Agen Perubahan Antikorupsi lewat PELOPOR 2026

BRI-KPK Dorong Agen Perubahan Antikorupsi lewat PELOPOR 2026

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:31 WIB

Dikasih Numpang Nginap 2 Hari, Pria di Tamansari Malah Gondol Motor Teman Demi HP Baru!

Dikasih Numpang Nginap 2 Hari, Pria di Tamansari Malah Gondol Motor Teman Demi HP Baru!

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:31 WIB

Kekerasan Seksual Dominasi Kasus di Sekolah, Pelaku Didominasi Orang Dewasa

Kekerasan Seksual Dominasi Kasus di Sekolah, Pelaku Didominasi Orang Dewasa

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:31 WIB

Review Reborn Rookie: Ketika Kehilangan Segalanya Membawa Perubahan Baik

Review Reborn Rookie: Ketika Kehilangan Segalanya Membawa Perubahan Baik

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:30 WIB

PELOPOR 2026, BRI dan KPK Cetak Agen Perubahan Antikorupsi

PELOPOR 2026, BRI dan KPK Cetak Agen Perubahan Antikorupsi

Sumbar | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:29 WIB

6 Fakta Sapi Madura Berkaki Enam Juara Kontes APPSI Piala Presiden 2026

6 Fakta Sapi Madura Berkaki Enam Juara Kontes APPSI Piala Presiden 2026

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:28 WIB

BGN Uji Coba MBG Model Prasmanan di 60 Dapur, Klaim Makanan Masih Hangat dan Habis

BGN Uji Coba MBG Model Prasmanan di 60 Dapur, Klaim Makanan Masih Hangat dan Habis

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:27 WIB

×