Array

WHO: Virus Corona Bermutasi Tidak Menjadi Lebih Berbahaya

Kamis, 04 Juni 2020 | 07:29 WIB
WHO: Virus Corona Bermutasi Tidak Menjadi Lebih Berbahaya
Logo Organisasi Kesehatan Dunia, WHO. [AFP]

Suara.com - Virus corona tidak bermutasi menjadi lebih bahaya dari sebelumya. Hal itu dinyatakan sendiri oleh pihak Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Rabu (3/6/2020).

Dilansir dari New York Post, ahli epidemiologi penyakit menular WHO, Dr. Maria Van Kerkhove menyatakan, bahwa para ilmuwan di seluruh dunia yang mempelajari virus corona baru belum menemukan virus itu bermutasi dengan cara yang dapat menimbulkan ancaman baru.

Pernyataan itu muncul karena beberapa pejabat kesehatan khawatir sejak awal tentang dampak mutasi virus.

“Ada perubahan normal pada virus ini yang orang harapkan dari waktu ke waktu,” kata Van Kerkhove yang merujuk pada virus corona bermutasi.

"Sejauh ini tidak ada perubahan yang mengindikasikan bahwa virus itu sendiri berubah dalam hal kemampuannya untuk menularkan atau menyebabkan penyakit yang lebih parah," tambahnya.

Sayangnya Covid-19 masih terus menghancurkan dunia, wabah itu sekarang pindah ke negara-negara miskin seperti Meksiko dan Brasil setelah menghancurkan negara-negara kaya seperti Italia dan Amerika Serikat.

Van Kerkhove mengatakan membuka lockdown dan kembali menyepelekan kebersihan masih bisa menimbulkan ancaman yang signifikan. Ia juga memperingatkan bahwa pandemi masih jauh dari selesai.

“Orang menjadi lelah. Sangat sulit untuk mempertahankan semua langkah-langkah ini, kita harus tetap kuat dan waspada untuk melibatkan pemerintah sepenuhnya," kata Van Kerkhove.

"Itu akan berlangsung lama," tambahnya.

Baca Juga: Bolos Jaga di Pos Check Point, PNS Surabaya Malah Asyik Nyabu di Hotel

Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]
Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]

Van Kerkove memperingatkan bahwa wabah dapat memaksa kembalinya lockdown di berbagai daerah yang telah melonggarkan wilayahnya.

"Dalam beberapa situasi, langkah-langkah kesehatan masyarakat dan langkah-langkah sosial, mungkin perlu diperkenalkan kembali dan itu mungkin membuat orang frustasi," kata dia.

"Ini bisa membuat virus lebih berbahaya karena orang menjadi puas diri," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI