Jumlah Kasus Tembus 230 Ribu, India Salip Italia dalam Kasus Covid-19

Risna Halidi, Frieda Isyana Putri

Minggu, 07 Juni 2020 | 13:45 WIB
Jumlah Kasus Tembus 230 Ribu, India Salip Italia dalam Kasus Covid-19
Ilustrasi virus corona. [Pixabay]/emmagrau]

Suara.com - India menjadi negara Asia pertama yang melesat masuk ke dalam 10 negara dengan kasus virus corona Covid-19 terbanyak di dunia, menyalip Italia.

Negara tersebut kini menjadi nomor enam dengan jumlah kasus yaitu sebanyak 246.622, berdasarkan data real time Worldometers pada Minggu (7/6/2020).

Dikutip dari BBC, sistem kesehatan di Mumbai berada di ambang kehancuran sementara rumah sakit di ibukota negara tersebut, Delhi, dilaporkan kehabisan kamar.

Sementara itu, pusat perbelanjaan, rumah ibadah, restoran, dan perkantoran disebut akan dibuka kembali pada Senin nanti.

Selama berminggu-minggu, angka kasus Covid-19 yang relatif rendah di India telah membingungkan para pakar.

Meskipun menjadi negara dengan populasi padat, adanya penyakit, dan rumah sakit umum yang kekurangan dana, tidak menunjukkan adanya jumlah infeksi dan kematian yang membanjir.

Meksipun kini bertengger di posisi ke-6, total kematian di negara tersebut menjadi nomor 12, menurut statistik dari Johns Hopkins University.

Tingkat pengetesan yang rendah menjadi penyebab naiknya negara tersebut jadi posisi ke-6, namun tidak menjadi alasan kematian di India berada dalam posisi 12.

Harapannya, yang juga mendorong pemerintah untuk mencabut lockdown, adalah bahwa sebagian besar kasus infeksi di India yang tidak terdeteksi tidak akan cukup parah sehingga memerlukan rawat inap.

baca juga

Banyak masyarakat India yang berkeluh kesah di media sosial tentang banyak pasien yang kesulitan mendapatkan perawatan medis, dengan banyaknya rumah sakit yang mengatakan mereka tak lagi memiliki peralatan tes.

Sejumlah pihak juga mengkritik bahwa lockdown mereka tidak berhasil. Padahal masa tersebut seharusnya menjadi kesempatan bagi pemerintah untuk meningkatkan fasilitas medis dan mengatasi biaya ekonomi.

Akan tetapi, Gautan Menon, profesor dan peneliti, baru-baru ini mengatakan pada BBC bahwa India memang tak memiliki pilihan lain.

"Di sisi lain, sulit untuk mempertahankan lockdown yang telah berlangsung sekian lama, secara ekonomi, sosial, dan psikologis," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngeri! Dokter Temukan Kabel Charger di Dalam Kandung Kemih Seorang Lelaki

Ngeri! Dokter Temukan Kabel Charger di Dalam Kandung Kemih Seorang Lelaki

Tekno | Minggu, 07 Juni 2020 | 12:22 WIB

Tak Mampu Beli HP untuk Ikut Kelas Online, Devika Tewas Bakar Diri

Tak Mampu Beli HP untuk Ikut Kelas Online, Devika Tewas Bakar Diri

News | Minggu, 07 Juni 2020 | 11:54 WIB

Wanita Melahirkan di Kereta saat Pulang Kampung, Pejabat Beri Hadiah

Wanita Melahirkan di Kereta saat Pulang Kampung, Pejabat Beri Hadiah

News | Sabtu, 06 Juni 2020 | 21:39 WIB

Terkini

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

×