Terlalu Sering Minta Maaf Ternyata Tidak Baik, Kapan Harus Mengucapkannya?

Angga Roni Priambodo, Rosiana Chozanah

Minggu, 07 Juni 2020 | 14:05 WIB
Terlalu Sering Minta Maaf Ternyata Tidak Baik, Kapan Harus Mengucapkannya?
Ilustrasi meminta maaf (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Mengatakan "maaf", terutama ketika Anda salah, adalah hal yang benar. Tapi bagi beberapa orang, ini adalah reaksi otomatis, meski mereka sedang tidak bersalah dan mungkin juga menjadi kata yang paling banyak diucapkan.

Namun, seorang psikoterapis Beverly Engel dalam bukunya "The Power of an Apology" menjelaskan bahwa meminta maaf berlebihan akan mengirimkan interpretasi yang salah pada orang lain.

"Anda mungkin menampilkan diri sebagai orang yang baik dan peduli, tetapi Anda sebenarnya mengirim pesan bahwa Anda kurang percaya diri dan tidak efektif," tulis Engel.

Dalam sebuah penelitian yang terbit dalam jurnal Frontiers of Psychology menemukan, mengatakan minta maaf ketika dengan sengaja menolak seseorang dapat menyebabkan orang lain merasa lebih buruk.

"Atau membuat mereka harus memaafkan penolak sebelum mereka siap," kata penulis studi, Gili Freedman, dikutip CNBC.

Ilustrasi pasangan konflik, bertengkar, saling meluapkan kemarahan. (Shutterstock)
Ilustrasi lelaki mencoba meminta maaf (Shutterstock)

Bahkan, menurut sebuah studi yang terbit dalam The European Journal of Social Psychology menunjukkan, memilih untuk tidak meminta maaf mungkin memiliki manfaat psikologis.

Para peneliti menemukan peserta yang menolak untuk mengungkapkan penyesalan menunjukkan tanda-tanda “harga diri yang lebih besar, peningkatan perasaan kekuasaan (atau kontrol) dan integritas.”

Mengucapkan maaf tidak selalu buruk

Ada beberapa keadaan di mana permintaan maaf yang tulus dapat bermanfaat.

baca juga

Profesor ilmu perilaku di University of Rhode Island menjelaskan, beberapa jenis permintaan maaf dapat mendorong pengampunan, perbaikan hubungan dan meredakan permusuhan.

Tetapi ucapan ini tidak mudah terjadi dan membutuhkan lebih dari sekadar ucapan, "aku minta maaf". Orang yang meminta maaf harus berusaha keras dan mengungkapkan penyesalan yang tulis atau menawarkan hal untuk menebus kesalahan.

Ketika Anda benar-benar salah atau kesalahan yang dilakukan besar, meminta maaf adalah tindakan benar.

"Mengakui Anda salah memang tidak pernah mudah, tetapi itu bisa memperkuat hubungan dan menunjukkan Anda memiliki kecerdasan emosional."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fizi Minta Maaf, Dark Joke Upin Ipin Viral, Warga Indonesia Awas Kesindir!

Fizi Minta Maaf, Dark Joke Upin Ipin Viral, Warga Indonesia Awas Kesindir!

News | Selasa, 02 Juni 2020 | 20:10 WIB

Minta Maaf Bermanfaat untuk Kesehatan Tubuh, ini Kata Psikolog!

Minta Maaf Bermanfaat untuk Kesehatan Tubuh, ini Kata Psikolog!

Health | Jum'at, 22 Mei 2020 | 04:00 WIB

Perlukah Minta Maaf kepada Mantan saat Lebaran? Simak Deretan Tips Berikut

Perlukah Minta Maaf kepada Mantan saat Lebaran? Simak Deretan Tips Berikut

Lifestyle | Senin, 25 Mei 2020 | 07:00 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×