Covid-19 Sebabkan Penggumpalan Darah Mematikan? Ini Kata Ketua IDI

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Senin, 08 Juni 2020 | 17:48 WIB
Covid-19 Sebabkan Penggumpalan Darah Mematikan? Ini Kata Ketua IDI
Ketua IDI, dr. Daeng M Faqih, S.H, M.H. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Suara.com - Covid-19 Sebabkan Penggumpalan Darah Mematikan? Ini Kata Ketua IDI

Ketua Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dr. Daeng M. Faqih, SH, MH mengungkap adanya dugaan virus SARS CoV 2 yang menyebabkan sakit Covid-19 membuat terjadinya penggumpalan darah dalam tubuh yang sangat berbahaya.

Dugaan ini ia ungkap saat melakukan bincang santai dengan Dai kondang Aa Gym dengan tema 'Menelusuri Hoax Terkait Covid-19 di channel youtube Aagym Official, Senin (8/6/2020).

Menurut dr. Daeng dugaan ini bisa berbahya, karena meningkatkan risiko kematian pada mereka yang tidak memiliki penyakit kronis.

"Virus ini menyebabkan proses dalam tubuh, yang kemudian bisa memicu angka kematian lebih besar, sekarang lagi disoroti (sedang) dikaji betul, tentang virus ini memicu terjadinya penggumpalan dalam darah," ujar dr. Daeng.

Seperti diketahui gumpalan dalam darah sangatlah berbahaya, karena ini bisa menyumbat aliran darah ke organ-organ vital seperti jantung, ginjal, hingga paru-paru yang bisa menyebabkan kematian sekalipun pasien tidak memiliki penyakit kronis.

"Prosesnya lewat koagulasi atau penggumpalan darah itu. Ada peristiwa termasuk menimpa saudara kami di dokter, jadi dia dinyatakan pulang sembuh, tiba-tiba sampai di rumah beberapa hari sesak mendadak, dibawa ke rumah sakit tetap tidak tertolong. Nah itu dicurigai itu karena terjadi penggumpalan darah yang menyumbat daerah paru-paru sehingga sesak mendadak," cerita dr. Daeng.

Ilustrasi penggumpalan darah. (Shutterstock)
Ilustrasi penggumpalan darah. (Shutterstock)

Di sisi lain situs publikasi penelitian The Lancet, mengungkap banyak pasien Covid-19 yang parah datang dengan kelainan pembekuan atau gumpalan dalam darah, yang bisa berisiko koagulopati atau terhentinya peredaran darah ke organ. Ini biasanya terjadi pada mereka yang mengalami infeksi berat.

Di sisi lain koagulopati pada pasien Covid-19 bisa meningkatkan risiko kematian pasien. Bahkan gumpalan dalam darah semakin terjadi saat Covid-19 semakin berkembang di dalam tubuh, parahnya perkembangan Covid-19 karena gumpalan darah kadang-kadang tidak bisa dikenal dan menyebabkan komplikasi.

baca juga

Itulah mengapa peneliti menyarankan pentingnya melakukan pemantauan terjadinya koagulopati pada pasien Covid-19 dengan infeksi parah. Caranya dengan mengukur protrombin atau tanda darah membeku, jumlah trombosit dalam darah dan konsentrasi D-dimer setiap 2 hingga 3 hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah: 15 Provinsi Nihil Penambahan Kasus Covid-19

Pemerintah: 15 Provinsi Nihil Penambahan Kasus Covid-19

News | Senin, 08 Juni 2020 | 17:37 WIB

Mendagri Minta Masukan Korsel untuk Pelaksanaan Pilkada 2020 saat Pandemi

Mendagri Minta Masukan Korsel untuk Pelaksanaan Pilkada 2020 saat Pandemi

News | Senin, 08 Juni 2020 | 16:40 WIB

Survei Kemenkes: 83,9 Persen Pelayanan Kesehatan Terdampak Pandemi Covid-19

Survei Kemenkes: 83,9 Persen Pelayanan Kesehatan Terdampak Pandemi Covid-19

Health | Senin, 08 Juni 2020 | 16:01 WIB

Terkini

Dugaan Kekerasan Siswa Sekolah Rakyat Jember, Gus Ipul Pastikan Pendampingan Unhan Berlanjut

Dugaan Kekerasan Siswa Sekolah Rakyat Jember, Gus Ipul Pastikan Pendampingan Unhan Berlanjut

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Tenaga Ahli Diekspor, Teknologi Diimpor: Paradoks Pembangunan Indonesia

Tenaga Ahli Diekspor, Teknologi Diimpor: Paradoks Pembangunan Indonesia

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:50 WIB

GoFood Manfaatkan Teknologi Digital untuk Bawa Kuliner Bandung Tembus Pasar Jakarta

GoFood Manfaatkan Teknologi Digital untuk Bawa Kuliner Bandung Tembus Pasar Jakarta

Tekno | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:49 WIB

Pontianak Infomedia Garap Pasar Komunitas lewat Kanal Berbahasa Mandarin

Pontianak Infomedia Garap Pasar Komunitas lewat Kanal Berbahasa Mandarin

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:48 WIB

Komnas HAM Usut Dugaan Pelanggaran HAM di Balik Karhutla: Masyarakat Sangat Menderita

Komnas HAM Usut Dugaan Pelanggaran HAM di Balik Karhutla: Masyarakat Sangat Menderita

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:46 WIB

8 Korporasi di Kalbar Terseret Kasus Karhutla, Kapolri Ungkap Luas Lahan Terbakar

8 Korporasi di Kalbar Terseret Kasus Karhutla, Kapolri Ungkap Luas Lahan Terbakar

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:46 WIB

9 Rekomendasi HP Murah Kamera Selfie Jernih untuk Live TikTok

9 Rekomendasi HP Murah Kamera Selfie Jernih untuk Live TikTok

Tekno | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Penjualan BYD M6 Belum Mampu Mengusik Takhta Toyota Avanza Veloz di Pasar MPV

Penjualan BYD M6 Belum Mampu Mengusik Takhta Toyota Avanza Veloz di Pasar MPV

Otomotif | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Biang Kerok Kekalahan Persib Bandung dari Madura United Bikin Igor Tolic Senewen

Biang Kerok Kekalahan Persib Bandung dari Madura United Bikin Igor Tolic Senewen

Bola | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:42 WIB

IHSG Akhir Pekan Ditutup Melesat ke Level 5.439, Ini Saham-saham Big Banks Penopang

IHSG Akhir Pekan Ditutup Melesat ke Level 5.439, Ini Saham-saham Big Banks Penopang

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:37 WIB

×