Survei Kemenkes: 83,9 Persen Pelayanan Kesehatan Terdampak Pandemi Covid-19

M. Reza Sulaiman | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 08 Juni 2020 | 16:01 WIB
Survei Kemenkes: 83,9 Persen Pelayanan Kesehatan Terdampak Pandemi Covid-19
Sejumlah tenaga medis, relawan dan pasien COVID-19 mengikuti kegiatan senam pagi di Rumah Singgah Karantina COVID-19, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (26/5). [ANTARA FOTO/Fauzan]

Suara.com - Pandemi Covid-19 telah berdampak pada sebagian besar pelayanan kesehatan yang ada di Indonesia.

Hasil survei Kementerian Kesehatan, sekitar 83,9 persen pelayanan kesehatan diseluruh wilayah Indonesia terkena dampak. Salah satunya, pelayanan imunisasi yang terhenti.

"Hampir 83,9 persen pelayanan kesehatan terdampak. Artinya pelayanan imunisasi tidak dilaksanakan lagi. Tentu kita tahu dampak kalau imunisasi tidak dilakukan," kata Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Kemenkes RI drg. R. Vensya Sitohang, M.Epid dalam konferensi virtual melalui kanal YouTube BNPB Indonesia, Senin (8/6/2020).

Menurut Vensya, perubahan itu serius karena jika dibandingkan antara periode April 2019 dengan April 2020 perbedannya cukup luas. Dampak pandemi Covid-19 mulai terlihat pada April 2020 di mana presentase imunisasi lengkap menurun hampir 4,7 persen dibanding tahun kemarin.

Berdasarkan data Kemenkes, Vensya mengatakan bahwa target angka imunisasi secara nasional sebenarnya sudah yercapai. Tetapi harus dilihat secara detail dari tingkat Kabupaten/Kota hingga RT/RW agar terdeteksi anak yang belum mendapatkan imunisasi.

"Ini strategi yang harus dilaksanakan. Setiap puskesmas mendata anak by name, by addres, dan imunisasi yang harus didapatkan sehingga diketahui imunisasi mana yang belum didapatkan. Harus dilihat secara detail dari yang di lapangan," katanya.

Kemenkes sudah mengeluarkan kebijakan surat edaran kepada seluruh Provinsi, Kabupaten/Kota dan fasilitas kesehatan dengan menekankan bahwa imunisasi tetap harus dilaksanakan pada masa covid-19.

Vensya mengingatkan, jangan sampai di tengah pandemi covid justru anak-anak terinfeksi penyakit yang sebenarnya sudah ada vaksinnya.

"Namun tetap harus mengikuti protokol kesehatan, yang pasti anak itu sehat. Petugas kesehatan harus menggunakan APD dan tentu menjaga jarak. Diatur pemisahan anak sehat dan sakit, disediakan tempat cuci tangan atau hand sanitizer," tuturnya.

Menurut Vensya, imunisasi bukan hanya untuk menjaga anak dari penyakit berbahaya seperti campak dan difteri. Tetapi juga demi menjaga kekebalan komunitas agar tidak terjadi transmisi penyakit yang lain.

"Persyarannya hanya anak-anak di komunitas tersebut paling tidak kalau dari 100 orang, 95 orang harus terimunisasi dengan lengkap. Harus dipenuhi. Kalau engga tinggal tunggu waktu ke depan akan terjadi kejadian luar biasa," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebijakan New Normal: Bisakah Diterapkan Pada Masyarakat?

Kebijakan New Normal: Bisakah Diterapkan Pada Masyarakat?

Your Say | Senin, 08 Juni 2020 | 15:29 WIB

Komisi IX Minta Pemerintah Serius Lindungi Masyarakat dari Covid-19

Komisi IX Minta Pemerintah Serius Lindungi Masyarakat dari Covid-19

DPR | Senin, 08 Juni 2020 | 15:22 WIB

LIVE STREAMING: Update Covid-19 Senin, 8 Juni 2020

LIVE STREAMING: Update Covid-19 Senin, 8 Juni 2020

Video | Senin, 08 Juni 2020 | 15:38 WIB

Terkini

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB