BPOM Ingin Obat Herbal & Jamu Indonesia Bisa Jadi Penangkal Virus Corona

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 10 Juni 2020 | 18:40 WIB
BPOM Ingin Obat Herbal & Jamu Indonesia Bisa Jadi Penangkal Virus Corona
Ilustrasi BPOM Ingin Obat Herbal & Jamu Indonesia Bisa Jadi Penangkal Virus Corona (Shutterstock)

Suara.com - Penggunaan obat herbal dipercaya bisa menjadi salah satu alternatif untuk penangkal virus corona baru.

Kini, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tengah mendorong pengembangan obat herbal termasuk jamu sebagai bagian dari upaya percepatan penanganan Covid-19.

"Beberapa contoh herbal yang bisa dimanfaatkan antara lain kunyit, jahe merah, temulawak, meniran, jambu biji, daun sembung dan sambiloto, yang dapat dimanfaatkan sebagai imunomodulator," kata Kepala BPOM Penny K Lukito kepada wartawan di Jakarta, Rabu seperti dikutip dari Antara.

Kepala Badan POM Penny Lukito. (Dok: BPOM)
Kepala Badan POM Penny Lukito. (Dok: BPOM)

Indonesia sendiri, lanjut Penny, memang memiliki kekayaan dan keanekaragaman hayati yang menjadi peluang besar untuk dikembangkan, dijadikan produk inovasi dan diteliti dalam memberi kontribusi untuk menangani Covid-19.

Menurut dia, mengonsumsi mengonsumsi suplemen kesehatan dan obat herbal, bisa menjadi salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh setiap orang agar terhindar dari Covid-19.

"Karena virus ini dapat dicegah apabila tubuh memiliki daya imun yang kuat, gaya hidup sehat dan mental yang baik," kata dia.

Penny mengatakan BPOM siap memfasilitasi dan mendampingi para peneliti dan pelaku usaha yang ingin berkontribusi dalam pengujian klinik obat herbal dan suplemen kesehatan untuk menangkal COVID-19.

"Mari bersama kita lawan COVID-19 sehingga bangsa Indonesia bisa segera pulih kembali," kata dia.

Kepala BPOM mengatakan sejauh ini produk herbal cenderung sebagai produk untuk pengobatan. Maka dari itu, BPOM terus menggandeng unsur terkait melalui diskusi dan berbagi informasi tentang mekanisme peningkatan daya tahan tubuh dalam menangkal virus COVID-19.

baca juga

Arahnya, kata dia, obat herbal agar bisa turut berperan sebagai penangkal Covid-19 sehingga menuju kemandirian obat herbal dalam upaya promotif, preventif dan kuratif terhadap penyakit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masuk Era New Normal, Kapan Waktu Terbaik Untuk Minum Jamu?

Masuk Era New Normal, Kapan Waktu Terbaik Untuk Minum Jamu?

Health | Kamis, 04 Juni 2020 | 16:31 WIB

Masuki Fase New Normal, Jamu Tak Lagi Populer Untuk Jaga Imunitas?

Masuki Fase New Normal, Jamu Tak Lagi Populer Untuk Jaga Imunitas?

Lifestyle | Kamis, 04 Juni 2020 | 14:57 WIB

Simak Panduan BPOM Mengolah Jamu Rumahan untuk Cegah Covid-19

Simak Panduan BPOM Mengolah Jamu Rumahan untuk Cegah Covid-19

Health | Selasa, 26 Mei 2020 | 14:32 WIB

Terkini

Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor

Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor

Lifestyle | Minggu, 23 Agustus 2026 | 05:00 WIB

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Bri | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:00 WIB

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:14 WIB

×