Studi: Bahagia Bisa Menyehatkan Usus dan Melindungi dari Infeksi

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Kamis, 11 Juni 2020 | 15:42 WIB
Studi: Bahagia Bisa Menyehatkan Usus dan Melindungi dari Infeksi
Ilustrasi perempuan bahagia. (Pexels)

Suara.com - Serotonin, bahan kimia yang dikenal perannya dalam menghasilkan perasaan senang dan kebahagiaan di otak dapat mengurangi kemampuan beberapa patogen usus untuk menyebabkan infeksi mematikan. Hal tersebut dilaporkan dalam penelitian baru oleh para ilmuwan UT Southwestern (UTSW).

Dilansir dari Medical Xpress, temuan ini diterbitkan secara online pada Selasa (9/6/2020) di Cell Host & Microbe.

"Meskipun sebagian besar penelitian tentang serotonin berpusat pada efeknya di otak, sekitar 90 persen neurotransmitter ini juga diproduksi di saluran pencernaan," jelas pemimpin studi Vanessa Sperandio, Ph .D., seorang profesor mikrobiologi dan biokimia di UT Southwestern Medical Center.

Pada manusia, triliunan bakteri hidup di dalam usus. Sebagian besar bakteri usus ini bermanfaat, tetapi bakteri patogen juga dapat menjajah saluran pencernaan dan menyebabkan infeksi serius.

Karena bakteri usus secara signifikan dipengaruhi oleh lingkungan mereka, Sperandio, bersama dengan mahasiswa doktoral UTSW Aman Kumar meneliti apakah serotonin yang diproduksi dalam usus dapat memengaruhi virulensi bakteri patogen yang menginfeksi saluran pencernaan.

Ilustrasi usus, organ dalam tubuh (Pixabay/Elionas2)
Ilustrasi usus, organ dalam tubuh (Pixabay/Elionas2)

Para peneliti meneliti Escherichia coli O157, spesies bakteri yang menyebabkan wabah periodik dari infeksi bawaan makanan yang seringkali mematikan. Tim tersebut menumbuhkan bakteri patogen ini dalam di laboratorium, kemudian memaparkannya pada serotonin.

Tes ekspresi gen menunjukkan bahwa serotonin secara signifikan mengurangi ekspresi sekelompok gen yang digunakan bakteri ini untuk menyebabkan infeksi. Eksperimen tambahan menggunakan sel manusia menunjukkan bahwa bakteri tidak bisa lagi menyebabkan lesi terkait infeksi pada sel jika bakteri ini terpapar serotonin.

"Eksperimen lebih lanjut mengidentifikasi reseptor untuk serotonin pada permukaan E. coli dan C. rodentium, protein yang dikenal sebagai CpxA. Karena banyak spesies bakteri usus juga memiliki CpxA, mungkin serotonin dapat memiliki efek luas pada kesehatan bakteri usus," kata Sperandio.

Di masa depan, Sperandio dan rekan-rekannya berencana untuk mempelajari kelayakan memanipulasi kadar serotonin sebagai cara melawan infeksi bakteri di saluran pencernaan.

baca juga

Saat ini, beberapa antibiotik yang tersedia dapat secara efektif melawan E. coli O157. Tetapi tak sedikit antibiotik justru memperburuk konsekuensi infeksi, menyebabkan bakteri melepaskan lebih banyak racun yang merusak.

"Mengobati infeksi bakteri, terutama di usus bisa sangat sulit," kata Sperandio.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Sengaja Diduduki, Ikan Nila Masuk ke Pantat Pria, Tinggal di Usus

Tak Sengaja Diduduki, Ikan Nila Masuk ke Pantat Pria, Tinggal di Usus

News | Senin, 08 Juni 2020 | 20:45 WIB

Terpopuler: Gejala Kanker Usus, Risiko Aspirin pada Orang Sehat

Terpopuler: Gejala Kanker Usus, Risiko Aspirin pada Orang Sehat

Health | Jum'at, 05 Juni 2020 | 10:05 WIB

Hits Health: Lansia Tak Khawatir Covid-19, Gejala Kanker Usus di Punggung

Hits Health: Lansia Tak Khawatir Covid-19, Gejala Kanker Usus di Punggung

Health | Kamis, 04 Juni 2020 | 20:37 WIB

Terkini

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

×