Anak Usia Pra Sekolah Rentan Mengalami Diare, Apa Sebab?

Selasa, 16 Juni 2020 | 07:25 WIB
Anak Usia Pra Sekolah Rentan Mengalami Diare, Apa Sebab?
Ilustrasi Anak Usia Pra Sekolah Rentan Mengalami Diare, Apa Sebab? (Shutterstock)

Suara.com - Diare tidak hanya rentan terjadi pada orang dewasa, tetapi juga pada anak usia dini.

Hal ini salah satunya karena kurangnya nutrisi pada anak.

Padahal, nutrisi dan gizi seimbang dibutuhkan anak saat masih usia pertumbuhan. Terutama toodler yaitu 1-3 tahun dan pra sekolah, 3-6 tahun.

Pakar gizi medik Prof. Dr. dr. Saptawati mengatakan, anak yang mengalami kekurangan zat gizi saat usia batita dan pra sekolah akan lebih rentan terhadap infeksi.

Ilustrasi Anak Sakit Perut. (Shutterstock)
Ilustrasi Anak Sakit Perut. (Shutterstock)

Ia mengungkapkan hal itu karena anak dengan kondisi tersebut memiliki sistem kekebalan tubuh yang rendah dan gangguan keseimbangan mikrobiota usus.

"Anak usia toodler dan pra sekolah ternyata memang lebih rentan infeksi saluran napas dan diare yang bisa berdampak ulang. Makanya nutrisi tetap harus dibicarakan setiap saat," ucapnya webinar Nestle Dandow, Senin (15/6/2020).

Tati menyampaikan, secara global anak yang mengalami infeksi saluran napas akibat kurang zat gizi sebanyak 41,9 persen. Sedangkan diare dialami sekitar 12,2 persen anak.

Lebih jauh, ia juga mengungkapkan bahwa jika kekebalan tubuh rendah maka yang paling terdampak pada tubuh adalah saluran cerna.

Perbaikan asupan nutrisi untuk anak yaitu harus lengkap kandungan zat gizi makro dan mikro melalui asupan makana sehari-hari yang beragam jenisnya dan jumlah makanan yang cukup.

Baca Juga: Muncul Diare dan Kurang Nafsu Makan, Awas Bisa Jadi Gejela Awal Covid-19

"Agar memenuhi kebutuhan gizi lengkap, perlu juga pemberian probiotik contoh lactobacillus rhamnosus," ucapnya.

Sebagai informasi berdasarkan data Global Nutrition Reports tahun 2017, Indonesia termasuk dalam 29 negara di dunia yang mengalami masalah mal nutrisi.

"Stunting, kegemukan, anemia masih merupakan tantangan global yang dihadapi sebagian besar penduduk dunia. Anak usia 1-5 tahun di 29 negara, termasuk Indonesia, menghadapi masalah terkait nutrisi kombinasi," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Keterampilan Berpolitik ala Tokoh Sejarah, Kamu Titisan Genghis Khan atau Figur Lain?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Karakter SpongeBob SquarePants yang Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jika Hidupmu adalah Film, Kamu si Tokoh Antagonis, Protagonis atau Cuman Figuran?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mie Apa yang Kamu Banget? Temukan Karakter Aslimu
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI