Bagus untuk Diet, Ini Manfaat Kesehatan Makan Malam Lebih Awal

Yasinta Rahmawati

Rabu, 17 Juni 2020 | 11:15 WIB
Bagus untuk Diet, Ini Manfaat Kesehatan Makan Malam Lebih Awal
Ilustrasi makan malam. (Pexels/Quang Nguyen Vinh)

Suara.com - Makan malam yang terlalu larut, dikaitkan dengan perkembangan obesitas dan sindrom metabolik menurut sebuah studi baru yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism. Peneliti pun mencoba meninjau manfaat kesehatan dari makan malam lebih awal.

Seperti dilansir dari Medical Daily, dalam uji coba kontrol acak, 20 sukarelawan sehat diberi makan malam pada pukul 10 malam atau 6 sore.

Sepuluh pria dan wanita yang pada umumnya terbiasa tidur antara pukul 10 malam hingga 1 pagi pun disuruh tidur antara 11 malam hingga 7 pagi untuk penelitian.

Kedua kelompok dibuat untuk makan makanan makronutrien, terdiri dari 50 persen karbohidrat, 35 persen lemak dan 35 persen kkal harian. Peserta penelitian dipantau sepanjang malam melalui pelacak yang mereka kenakan, scan lemak tubuh, pengambilan sampel darah per jam dan studi tidur.

Mereka juga disuruh makan makanan dengan label non-radioaktif untuk mengukur tingkat pembakaran lemak.

Langkah-langkah yang diambil untuk menghitung hasil penelitian adalah glukosa darah nokturnal, glukosa darah pagi hari, insulin, trigliserida, kadar kortisol, asam lemak gratis, oksidasi lemak makanan.

Ditemukan, rata-rata kadar glukosa puncak setelah makan malam sekitar 18 persen lebih tinggi dan jumlah lemak yang terbakar semalam menurun sekitar 10 persen dibandingkan dengan makan malam lebih awal.

"Efek yang kita lihat pada sukarelawan sehat mungkin lebih menonjol pada orang dengan obesitas atau diabetes, yang sudah memiliki metabolisme yang dikompromikan," ujar penulis utama penelitina, Chenjuan Gu, MD, Ph.D., dari Johns Hopkins University.

Makan malam yang terlambat mengubah keadaan postprandial, yang mengacu pada periode empat jam setelah makan, yang tumpang tindih dengan siklus tidur tubuh dan mengganggu ritme sirkadian alami.

baca juga

Partisipan yang makan malam terlambat ini menunjukkan glukosa lebih tinggi saat bangun tidur dan juga memiliki intoleransi glukosa nokturnal.

Selain itu, kadar asam lemak bebas yang rendah dan peningkatan kadar kortisol diamati pada kelompok pemakan larut malam dibanding yang makan malam lebih awal.

Namun di sini peneliti menemukan bahwa tidak semua orang rentan dengan cara yang sama.

"Ada kelompok, Anda tahu jika Anda melihat pola kegiatan dalam dua minggu sebelumnya, orang-orang yang terbiasa tidur awal mendapat dampak terburuk ketika kami memberi mereka makan malam," kata penulis penelitian Dr. Jonathan C. Jun, rekan profesor kedokteran di Universitas Johns Hopkins.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Salah, 5 Kebiasaan Buruk Ini Justru Berikan Dampak Positif!

Jangan Salah, 5 Kebiasaan Buruk Ini Justru Berikan Dampak Positif!

Health | Selasa, 16 Juni 2020 | 15:59 WIB

5 Resep Beef Enak dan Mewah untuk Makan Malam, Mau Coba?

5 Resep Beef Enak dan Mewah untuk Makan Malam, Mau Coba?

Lifestyle | Jum'at, 12 Juni 2020 | 18:18 WIB

Boleh Dicoba, 5 Resep Ayam untuk Menu Makan Malam yang Istimewa

Boleh Dicoba, 5 Resep Ayam untuk Menu Makan Malam yang Istimewa

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2020 | 17:06 WIB

Terkini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

×