Waspada, Kebanyakan Duduk Bisa Meningkatkan Risiko Kanker

Angga Roni Priambodo, Fita Nofiana

Minggu, 21 Juni 2020 | 06:45 WIB
Waspada, Kebanyakan Duduk Bisa Meningkatkan Risiko Kanker
Ilustrasi duduk bersilang. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi menyatakan, bahwa terlalu banyak duduk bisa meningkatkan risiko kanker. Penelitian itu diterbitkan pada Kamis (18/6/2020) di JAMA Oncology.

"Ini adalah studi pertama yang secara definitif menunjukkan hubungan yang kuat antara tidak bergerak dan kematian akibat kanker," kata penulis utama Dr. Susan Gilchrist, seorang profesor pencegahan kanker klinis di MD Anderson Cancer Center di Universitas Texas pada CNN.

Tetapi ia menambahkan, bahwa setidaknya 30 menit duduk dengan diselingi aktivitas fisik ringan, sedang atau kuat dapat menurunkan risikonya.

"Temuan kami menegaskan bahwa penting untuk duduk lebih sedikit dan bergerak lebih banyak," kata Gilchrist dalam sebuah pernyataan.

Studi ini meneliti sekitar 8.000 orang untuk memakai alat pelacak atau akselerometer pada jam bangun tidur mereka selama tujuh hari berturut-turut pada periode waktu antara 2009 hingga 2013. Tidak ada orang yang menderita kanker pada awal penelitian ini.

Dilansir dari CNN, semua peserta adalah bagian dari studi longitudinal lebih besar yang disebut REGARDS yang merekrut lebih dari 30.000 orang dewasa Amerika di atas usia 45 antara tahun 2003 hingga 2007.

Setelah lima tahun masa tindak lanjut, para peneliti menemukan bahwa orang yang paling tidak aktif bergerak memiliki risiko meninggal akibat kanker 82 persen lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang kurang aktif, bahkan setelah disesuaikan dengan usia, jenis kelamin, dan status penyakit.

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa lebih dari 50 persen kematian akibat kanker dapat dicegah melalui pilihan gaya hidup sehat, seperti diet sehat, olahraga, dan tidak merokok.

Dengan mengharuskan orang dalam penelitian ini untuk memakai alat pelacak kebugaran, para peneliti dapat memperkirakan secara lebih akurat dampak olahraga pada hasilnya.

baca juga

Mereka menemukan bahwa orang yang mengganti 30 menit duduk dengan aktivitas intensitas cahaya, seperti berjalan, mengurangi risiko kanker sebesar 8 persen.

Ilustrasi bermalas-malasan [shutterstock]
Ilustrasi bermalas-malasan [shutterstock]

"Percakapan dengan pasien saya selalu dimulai dengan mengapa mereka tidak punya waktu untuk berolahraga," kata Gilchrist, yang memimpin Program Jantung Sehat MD Anderson.

"Saya memberi tahu mereka untuk mempertimbangkan berdiri selama 5 menit setiap jam di tempat kerja atau naik tangga alih-alih menggunakan lift. Mungkin kedengarannya tidak banyak, tetapi penelitian ini memberi tahu kita bahwa aktivitas ringan sekalipun memiliki manfaat untuk bertahan hidup dari kanker," imbuhnya.

Manfaat bergerak akan lebih besar jika melakukan aktivitas intensitas sedang, yakni bisa mengurangi risiko kanker hingga 31 persen.

"Memasukkan 30 menit dengan banyak gerak ke dalam kehidupan sehari-hari Anda dapat membantu mengurangi risiko kematian akibat kanker," kata Gilchrist.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duduk Bersila Jadi Pose Terbaik Saat Makan, Alasannya?

Duduk Bersila Jadi Pose Terbaik Saat Makan, Alasannya?

Health | Kamis, 18 Juni 2020 | 12:20 WIB

Pasien Covid-19 Diobati Antibodi Penderita Kanker, 5 Hari Lepas Oksigen?

Pasien Covid-19 Diobati Antibodi Penderita Kanker, 5 Hari Lepas Oksigen?

Tekno | Rabu, 17 Juni 2020 | 16:45 WIB

5 Kebiasaan Makan Sehat untuk Cegah Kanker, Mudah dan Murah!

5 Kebiasaan Makan Sehat untuk Cegah Kanker, Mudah dan Murah!

Health | Selasa, 16 Juni 2020 | 13:28 WIB

Terkini

Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim

Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:22 WIB

3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel

3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut

Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:07 WIB

6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI

6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI

Sport | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:03 WIB

Tak Hanya Mobil Konvensional, BRI KKB Expo 2026 Juga Dukung Pembiayaan Kendaraan Listrik

Tak Hanya Mobil Konvensional, BRI KKB Expo 2026 Juga Dukung Pembiayaan Kendaraan Listrik

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:02 WIB

Gempa NTT, Badan Geologi Minta Waspada Bahaya Susulan

Gempa NTT, Badan Geologi Minta Waspada Bahaya Susulan

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:01 WIB

BRI dan BRI Finance Perkuat Pembiayaan Kendaraan lewat BRI KKB Expo 2026

BRI dan BRI Finance Perkuat Pembiayaan Kendaraan lewat BRI KKB Expo 2026

Sulsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 20:57 WIB

Cari Kendaraan Baru? BRI KKB Expo 2026 Hadirkan Solusi Pembiayaan yang Lebih Mudah

Cari Kendaraan Baru? BRI KKB Expo 2026 Hadirkan Solusi Pembiayaan yang Lebih Mudah

Malang | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 20:50 WIB

47 Warga Meninggal, Ratusan Rumah Rusak Parah Akibat Gempa di NTT

47 Warga Meninggal, Ratusan Rumah Rusak Parah Akibat Gempa di NTT

Riau | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 20:48 WIB

Sering Selingkuh, Alat Kelamin Suami di Lumajang Dipotong Istri

Sering Selingkuh, Alat Kelamin Suami di Lumajang Dipotong Istri

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 20:47 WIB

×