Biar Tak Ada Kasus Tambahan, Donald Trump Minta Tes Covid-19 Diperlambat

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Senin, 22 Juni 2020 | 06:05 WIB
Biar Tak Ada Kasus Tambahan, Donald Trump Minta Tes Covid-19 Diperlambat
Presiden AS Donald Trump memberikan update pandemi virus corona, 15 April 2020. [AFP]

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara kepada pendukungnya dalam rapat pemilihan umum di Tulsa Oklahoma, Sabtu (20/6/2020) kemarin, bahwa ia telah memerintahkan para pejabat untuk memperlambat tes Covid-19 di negaranya.

Menurutnya, pengujian yang dilakukan secara cepat akan mengarah pada penemuan kasus positif virus corona yang lebih banyak.

"Kita tahu pengujian adalah pedang bermata dua. Sekarang, kami menguji 25 juta orang, mungkin 20 juta orang lebih banyak daripada yang lain. Jerman dan Korea Selatan telah melakukan banyak hal," kata Trump, dikutip dari The Health Site.

"Tapi inilah bagian yang buruk, ketika Anda melakukan pengujian sejauh itu, Anda akan menemukan lebih banyak kasus. Jadi, saya berkata kepada orang-orang saya untuk memperlambat pengujian."

Amerika Serikat memang memiliki jumlah kasus terbanyak di dunia, yaitu lebih dari 2,3 juta yang dikonfirmasi dan 122 ribu kematian.

Presiden AS Donald Trump berbicara dalam jumpa pers penanganan pandemi COVID-19 di Gedung Putih, Washington, 19 Mei 2020. [AFP]
Presiden AS Donald Trump berbicara dalam jumpa pers penanganan pandemi COVID-19 di Gedung Putih, Washington, 19 Mei 2020. [AFP]

Di sisi lain, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendorong negara-negara untuk menguji, mengisolasi dan melacak kasus baru untuk menekan penyebaran infeksi virus corona.

Secara global, jumlah kasus Covid-19 yang dikonfirmasi telah mencapai 8,8 juta termasuk lebih dari 465 ribu kematian, menurut data WHO.

Kabar baiknya, ilmuwan Oxford mengklaim telah menemukan obat penyelamat pertama untuk Covid-19. Hasil klinis awal menunjukkan deksametason atau dexamethasone, obat murah dan tersedia secara luas, dapat membantu mengurangi risiko kematian pada pasien yang parah.

Menurut temuan awal yang dibagikan oleh WHO, pengobatan ditemukan untuk mengurangi angka kematian hingga sekitar sepertiga pada pasien yang menggunakan ventilator dan sekitar seperlima pada pasien yang hanya membutuhkan oksigen.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Enam Staf Kampanye Donald Trump Positif Covid-19

Enam Staf Kampanye Donald Trump Positif Covid-19

News | Minggu, 21 Juni 2020 | 10:43 WIB

Disebut Manipulasi Balita, Facebook dan Twitter Hapus Video Donald Trump

Disebut Manipulasi Balita, Facebook dan Twitter Hapus Video Donald Trump

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2020 | 15:30 WIB

Facebook Hapus Iklan Politik Donald Trump yang Gunakan Simbol Nazi

Facebook Hapus Iklan Politik Donald Trump yang Gunakan Simbol Nazi

Tekno | Jum'at, 19 Juni 2020 | 17:17 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×