Dokter Italia Sebut Virus Corona Sekarang Lebih Lemah & Bisa Hilang Sendiri

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Senin, 22 Juni 2020 | 15:21 WIB
Dokter Italia Sebut Virus Corona Sekarang Lebih Lemah & Bisa Hilang Sendiri
Virus corona (COVID-19) muncul dari permukaan sel manusia, credit: NIAID-RML

Suara.com - Seorang dokter penyakit menular asal Italia percaya bahwa virus corona sekarang menjadi kurang berbahaya, dan bisa hilang dengan sendirinya tanpa vaksin Covid-19.

Fox News melaporkan Matteo Bassetti, kepala klinik penyakit menular di rumah sakit San Martino, mengatakan virus corona tampaknya menjadi kurang kuat. Menurutnya, kemungkinan penyebabnya adalah mutasi genetik.

"Kesan klinis yang saya miliki adalah bahwa virus ini berubah dalam tingkat keparahan," kata Bassetti.

"Pada bulan Maret dan awal April polanya sangat berbeda. Orang-orang dimasukkan ke unit gawat darurat dengan penyakit yang sangat sulit untuk dikelola dan mereka membutuhkan oksigen dan ventilator, beberapa pneumonia berkembang," terangnya.

Namun, dalam sebulan terakhir, menurutnya kondisi ini telah berubah dalam hal pola.

COVID-19 (kuning) di antara sel-sel manusia (biru, merah muda dan ungu), credit: NIAID-RML
COVID-19 (kuning) di antara sel-sel manusia (biru, merah muda dan ungu), credit: NIAID-RML

"Itu seperti harimau yang agresif pada bulan Maret dan April tetapi sekarang seperti kucing liar. Bahkan pasien lanjut usia, 80 atau 90 tahun, sekarang duduk di atas tempat tidur dan mereka bernapas tanpa bantuan. Pasien yang sama mungkin saja sudah meninggal dua atau tiga hari sebelumnya," ungkapnya lagi.

Dia mengatakan salah satu alasan mengapa virus corona menjadi lebih lemah adalah karena virus itu bermutasi, sebagai respon terhadap langkah-langkah jarak sosial.

"Saya pikir virus telah bermutasi karena sistem kekebalan tubuh kita bereaksi terhadap virus dan kita memiliki viral load yang lebih rendah sekarang karena kuncian atau lockdown, memakai masker, dan jarak sosial. Kita masih harus menunjukkan mengapa sekarang berbeda," jelas Bassetti.

Mungkin saja virus itu akan dihilangkan sebelum para peneliti menemukan vaksin, katanya. Tetapi pakar lain kurang optimis dengan pendapat itu, mengatakan butuh waktu bertahun-tahun.

"Saya tidak memperkirakan virus mati secepat itu. Virus corona sangat menular dan mudah menyebar, itu tidak akan hilang untuk waktu yang sangat lama," kata Dr. Bharat Pankhania, seorang profesor di Sekolah Kedokteran Universitas Exeter di Inggris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Sembuh Covid-19 di Awal Kasus Masih Rentan pada Mutasi Virus Corona

Pasien Sembuh Covid-19 di Awal Kasus Masih Rentan pada Mutasi Virus Corona

Health | Senin, 22 Juni 2020 | 09:19 WIB

Ngeri, Mutasi Virus Corona Disebut Lebih Menular dan Mematikan

Ngeri, Mutasi Virus Corona Disebut Lebih Menular dan Mematikan

Health | Selasa, 16 Juni 2020 | 18:25 WIB

Mutasi Virus Corona: Apa Pentingnya dan Bagaimana Mereka Bermutasi?

Mutasi Virus Corona: Apa Pentingnya dan Bagaimana Mereka Bermutasi?

Health | Kamis, 28 Mei 2020 | 14:30 WIB

Terkini

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB