Awalnya Berhasil, Kini Korea Selatan sedang Hadapi Gelombang Kedua Covid-19

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Senin, 22 Juni 2020 | 20:31 WIB
Awalnya Berhasil, Kini Korea Selatan sedang Hadapi Gelombang Kedua Covid-19
virus corona korea selatan (shutterstock)

Suara.com - Korea Selatan sebelumnya dikenal sebagai negara yang berhasil menangani pandemi virus corona Covid-19. Tapi kini kasus Covid-19 di Korea Selatan berlanjut ke gelombang kedua.

Jung Eun-kyeong, Kepala Pusat Pengendalian Penyakit Korea (KCDC), mengatakan gelombang pertama dari wabah virus corona berlangsung hingga April lalu.

Namun, sejak Mei beberapa klaster kasus baru kembali berkembang, termasuk wabah di kelab malam di Seoul.

Di antara periode-periode itu, kasus harian yang dikonfirmasi turun, dari hampir seribu menjadi nol kasus infeksi Covid-19, yang tercatat selama tiga hari berturut-turut.

Hari ini, Senin (22/6/2020) pejabat Korea Selatan mengatakan selama 24 jam terakhir, 17 infeksi baru telah dicatat. Infeksi ini berasal dari berbagai kelompok, di kantor-kantor dan gudang besar.

Batuk merupakan gejala infeksi pneumonia misterius di China. (Shutterstock)
Ilustrasi infeksi virus corona. (Shutterstock)

Dr Jeong mengatakan kebangkitan kasus baru-baru ini membuatnya berkesimpulan bahwa negara itu dalam cengkeraman gelombang kedua, dan ia memperkirakan ini akan terus berlanjut.

Di sisi lain, sampai sekarang KCDC mengatakan bahwa gelombang pertama Korea Selatan tidak pernah benar-benar berakhir.

Tetapi Dr Jeong mengatakan liburan akhir pekan di awal Mei lah menandai awal gelombang infeksi baru di wilayah-wilayah di Seoul.

Walikota Seoul juga memperingatkan mereka harus kembali memberlakukan jarak sosial yang ketat, jika kasus rata-rata menjadi 30 selama tiga hari ke depan dan tingkat penggunaan tempat tidur di rumah sakit kota melebihi 70%.

baca juga

Berdasarkan BBC, sebanyak 280 orang telah meninggal sejak Negeri Ginseng ini melaporkan kasus Covid-19 pertamanya pada 20 Januari. Secara keseluruhan, lebih dari 12.000 infeksi telah dicatat dan diperkirakan saat ini masih ada 1.277 kasus aktif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Trik Rahasia Perempuan Korea Selatan Cegah Jerawat Saat Pakai Masker

5 Trik Rahasia Perempuan Korea Selatan Cegah Jerawat Saat Pakai Masker

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2020 | 10:09 WIB

Merasa Gagal, Menteri Unifikasi Korea Selatan Mengundurkan Diri

Merasa Gagal, Menteri Unifikasi Korea Selatan Mengundurkan Diri

News | Kamis, 18 Juni 2020 | 14:42 WIB

Alasan di Balik Amarah Korea Selatan pada Kim Yo Jong Adik Kim Jong Un

Alasan di Balik Amarah Korea Selatan pada Kim Yo Jong Adik Kim Jong Un

News | Rabu, 17 Juni 2020 | 18:19 WIB

Terkini

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

6 Rekomendasi Serum Viva Terbaik untuk Flek Hitam dan Garis Halus Usia 40 Tahun

6 Rekomendasi Serum Viva Terbaik untuk Flek Hitam dan Garis Halus Usia 40 Tahun

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:14 WIB

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:11 WIB

Syarat Perpanjang SKCK Beda Domisili, Dokumen Apa Saja yang Diperlukan?

Syarat Perpanjang SKCK Beda Domisili, Dokumen Apa Saja yang Diperlukan?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Pembalut Kain Cuci Ulang Apakah Aman? Alternatif Bebas Kena Pajak 11 Persen

Pembalut Kain Cuci Ulang Apakah Aman? Alternatif Bebas Kena Pajak 11 Persen

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Tips Berkendara Setelah Jumper Aki Mobil agar Daya Terisi Optimal

Tips Berkendara Setelah Jumper Aki Mobil agar Daya Terisi Optimal

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:05 WIB

×