Merasa Gagal, Menteri Unifikasi Korea Selatan Mengundurkan Diri

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Kamis, 18 Juni 2020 | 14:42 WIB
Merasa Gagal, Menteri Unifikasi Korea Selatan Mengundurkan Diri
Menteri Unifikasi Korea, Kim Yoen Chul. (Youtube/United States Institute of Peace)

Suara.com - Menteri Unifikasi Korea Selatan Kim Yeon Chul mengajukan pengunduran pada Rabu (17/06/2020).

Menyadur BBC, pengunduran dirinya adalah bentuk tanggung jawab atas buruknya hubungan antara Korea Selatan dan Korea Utara belakangan ini.

Kim Yeon Chul menyesal karena tidak bisa bekerja dengan baik. Ia tak mampu memenuhi harapan rakyat Korea Selatan untuk damai dengan saudaranya sendiri, Korea Utara.

Pengunduran diri Kim Yeon Chul terjadi sehari setelah Korea Utara meledakkan kantor penghubung di perbatasan. Gedung ini dibangun untuk meningkatkan hubungan Korea Selatan dengan Korea Utara.

Sebelumnya Pyongyang menjelaskan alasan mereka meledakkan kantor di Kaesong. Media pemerintah Korea Utara menuduh Korea Selatan melanggar perjanjian 2018 dan berperilaku seperti 'anjing mongrel'.

Tak hanya sampai di situ, saudara perempuan Kim Jong Un, Kim Jo Yong juga menyebut Presiden Korea Selatan sebagai 'flunkey' AS.

Meski marah terhadap hinaan ini, Korea Selatan masih membuka peluang untuk berunding dengan Korea Utara.

Ilustrasi Korea Utara dan Korea Selatan. (Pixabay/www_slon_pics-5203613)
Ilustrasi Korea Utara dan Korea Selatan. (Pixabay/www_slon_pics-5203613)

Memburuknya hubungan antara Korea Selatan dengan Korea Utara dipicu oleh ulah kelompok pembelot yang mengirim selebaran anti Korea Utara di perbatasan.

Hal ini telah melanggar kesepakatan yang mereka buat pada tahun 2018 tentang 'Era Baru Perdamaian' yang disetujui oleh dua belah pihak.

baca juga
Menteri Unifikasi Korea, Kim Yoen Chul. (Youtube/United States Institute of Peace)
Menteri Unifikasi Korea, Kim Yoen Chul. (Youtube/United States Institute of Peace)

Pada pertemuan puncak Era Baru Perdamaian yang terjadi bulan April dua tahun lalu, Presiden Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden Korea Selatan Moon Jae In sepakat untuk menghentikan semua tindakan bermusuhan.

Mereka juga akan menghilangkan sarana propaganda termasuk tidak menyiarkan hasutan melalui pengeras suara dan menghentikan distribusi selebaran di perbatasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gertak Balik Korut, Korsel Kirim Tank dan Peralatan Tempur ke Perbatasan

Gertak Balik Korut, Korsel Kirim Tank dan Peralatan Tempur ke Perbatasan

News | Kamis, 18 Juni 2020 | 10:19 WIB

Alasan di Balik Amarah Korea Selatan pada Kim Yo Jong Adik Kim Jong Un

Alasan di Balik Amarah Korea Selatan pada Kim Yo Jong Adik Kim Jong Un

News | Rabu, 17 Juni 2020 | 18:19 WIB

Korea Utara Tolak Mentah-mentah utusan Korsel yang Ingin Redakan Ketegangan

Korea Utara Tolak Mentah-mentah utusan Korsel yang Ingin Redakan Ketegangan

News | Rabu, 17 Juni 2020 | 21:42 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×