Viral Begal Pantat, Pelaku Pelecehan Mungkin Punya 2 Sifat Ini

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Selasa, 23 Juni 2020 | 13:14 WIB
Viral Begal Pantat, Pelaku Pelecehan Mungkin Punya 2 Sifat Ini
Ilustrasi kekerasan seksual, pelecehan seksual - (Suara.com/Ema Rohimah)

Suara.com - Setelah begal payudara, kini begal pantat mulai mengintai perempuan. Perlakuan bejat itu menimpa seorang pesepeda perempuan, LD (24) di Semarang, Jawa Tengah. LD mengaku pantatnya diraba dan diremas saat tengah bersepeda.

"Saat itu, saya kan mulai dari rumah saya di Gadjah Mada menuju Kota Lama dan Simpang Lima. Ketika perjalanan pulang, saya mendapat perlakuan bejat itu," kata LD dikutip SuaraJawatengah pada Senin, 22 Juni 2020.

Perlakuan serupa juga terjadi pada mahasiswi di Gang Mulia, RT 08/08, Jalan Otista Raya, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur. Pelaku bernama Baharudin dan berusia 27 tahun itu sudah ditangkap oleh Polres Metro Jakarta Timur.

Lalu apa sih sebenarnya yang ada di pikiran orang-orang yang seenaknya memegang tubuh orang lain tanpa consent?

Dilansir dari Psychology Today, Ellen Hendriksen, Ph.D. seorang psikolog klinis di Center for Anxiety and Related Disorders (CARD) Universitas Boston menyatakan, bahwa orang yang melakukan pelecehan seksual cenderung memiliki salah satu dari beberapa kondisi psikologi antara lain:

1. The Dark Triad

Tiga sifat gelap dalam psikologi atau yang sering kali disebut dengan The Dark Triad, meliputi narsisme, psikopati, dan Machiavellianism.

"Narsisme adalah pandangan melambung tentang bakat seseorang ditambah dengan kurangnya empati dan urgensi yang mendalam. Orang narsisis tidak peduli jika Anda menyukainya, tetapi mereka memang mengharuskan Anda untuk berpikir bahwa mereka kuat dan pantas dikagumi," tulis Hendriksen.

Ilustrasi pelecehan seksual (Pixabay).
Ilustrasi pelecehan seksual (Pixabay).

Selanjutnya, psikopati yang berputar di sekitar dua sifat, yakni dominasi tanpa rasa takut dan impulsif agresif. Dengan kata lain, psikopat adalah orang yang berani dan pengeksploitasi yang manipulatif.

"Mereka juga tidak memiliki empati tetapi unggul dalam meniru emosi yang benar untuk mengeksploitasi korban mereka," imbuhnya.

Machiavellianism menggambarkan sebagai sikap tidak bermoral dan penuh tipu daya dengan memperhatikan tujuan jangka panjang dengan biaya berapa pun.

2. Moral disengagement

Moral disengagement adalah tipuan lain dari karakteristik.

"Moral disengagement adalah sebuah proses kognitif di mana individu membenarkan kesalahan mereka sendiri dan menciptakan versi realitas mereka sendiri di mana prinsip-prinsip moral tidak berlaku bagi mereka," catat Hendriksen dalam Psychology Today.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kesaksian Pesepeda Perempuan Korban Begal Pantat: Saya Cuma Bisa Nangis

Kesaksian Pesepeda Perempuan Korban Begal Pantat: Saya Cuma Bisa Nangis

Jatim | Senin, 22 Juni 2020 | 14:13 WIB

Begal Pantat Teror Pesepeda Perempuan, Diraba sampai Diremas-remas

Begal Pantat Teror Pesepeda Perempuan, Diraba sampai Diremas-remas

Jawa Tengah | Senin, 22 Juni 2020 | 13:44 WIB

Viral Perempuan Berhijab 'Digerayangi' Petugas Bandara, Publik Murka

Viral Perempuan Berhijab 'Digerayangi' Petugas Bandara, Publik Murka

News | Senin, 22 Juni 2020 | 11:31 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB