Daftar Imunisasi yang Penting Diberikan Kepada Anak Saat Pandemi Covid-19

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 23 Juni 2020 | 19:31 WIB
Daftar Imunisasi yang Penting Diberikan Kepada Anak Saat Pandemi Covid-19
Ilustrasi imunisasi. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Imunisasi penting diberikan bagi anak sejak baru lahir. Beberapa vaksin ada yang harus diprioritaskan diberikan kepada anak sampai usianya 18 bulan, bahkan di masa pandemi sekalipun.

Ketua Bidang Humas dan Kesejahteraan IDAI Prof. DR. Dr. Hartono Gunardi, Sp.A(K) mengatakan meski dalam masa pandemi Covid-19, imunisasi anak harus tetap dilakukan. Hal itu untuk mencegah terjadinya wabah ganda terhadap penyakit yang sudah ada vaksinnya, seperti campak, difteri, dan polio.

"Yang perlu diprioritaskan adalah imunisasi sampai usia 18 bulan. Dari lahir anak perlu mendapat imunisasi hepatitis B0 utuk cegah kanker hati. Kemudian diberikan tetes folio (bOPV 0)," kata Hartono dalam webinar Viva Talk, Selasa (23/6/2020).

Setelah itu, anak berturut-turut harus mendapat imunisasi hingga usia empat bulan, lanjut Hartono.

"Usia satu bulan harus diberikan imunisasi BCG, penting untuk cegah penyakit TBC. Usia 2, 3, 4 bulan diberikan obat tetes pentavalent dan tetes polio. Pada usia empat bulan juga diberikan vaksin polio suntikan," paparnya.

Imunisasi baru berlanjut saat anak usia sembilan bulan. Hartono mengatakan, ketika itu, anak harus mendapatkan vaksin MR untuk mencegah dari infeksi virus campak dan rubella.

Vaksin MR 2 kembali ulang diberikan saat usia anak 18 bulan. Juga beberapa vaksin pentavalent ke empat dan tetes polio keempat.

Jika seluruh vaksin itu telah diberikan, anak tidak perlu lagi mendapat imunisasi hingga berusia 6 tahun.

"Pada usia anak usia 6-7 tahun, diberikan vaksin DT atau TD disertai vaksin MR. Saat usia 7-8 tahun diberikan TD ulangan," ujar Hartono.

baca juga

Vaksin TD merupakan singkatan dari tetanus dan difteri untuk mencegah anak dari kedua penyakit tersebut. Vaksin TD perlu diberikan ulang kepada anak saat usia 11 tahun.

Dalam masa pandemi seperti sekarang, menurut Hartono, vaksin yang paling penting bisa cegah pneumonia yaitu PCV. Vaksin tersebut diberikan saat anak usia 2 bulan, 3 bulan, 4 bulan, dan 6 bulan. Saat usia 6 bulan juga bisa diberikan vaksin influensa dan diulangi saat usia 7 bulan.

"Vaksin PCV ini untuk mencegah pneumonia atau radang paru-paru. Perlu diulang juga yaitu usia 12-15 bulan," ucapnya.

Hartono menyampaikan bahwa menjaga kekebalan tubuh memang sangat penting selama masa pandemi ini. Dengan melakukan pemberian ASI, makan bergizi, perilaku hidup bersih dan sehat, juga melaksanakan protokol kesehatan dan jauhi orang sakit.

"Tapi hal-hal itu hanya untuk menjaga kekebalan tubuh yang tidak spesifik. Yang spesifik adalah pemberian imunisasi," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tips Pilih Lokasi Imunisasi saat Pandemi Covid-19

Tips Pilih Lokasi Imunisasi saat Pandemi Covid-19

Health | Senin, 15 Juni 2020 | 21:10 WIB

Dokter: Demam Usai Imunisasi Hanya Terjadi Pada 25 Persen Anak

Dokter: Demam Usai Imunisasi Hanya Terjadi Pada 25 Persen Anak

Health | Senin, 08 Juni 2020 | 16:13 WIB

Cegah Campak dan Difteri, Imunisasi Wajib Dilakukan di Tengah Pandemi

Cegah Campak dan Difteri, Imunisasi Wajib Dilakukan di Tengah Pandemi

Health | Senin, 08 Juni 2020 | 14:36 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×