Tips Dokter Agar Anak Terbiasa Makan Sayur Sejak Kecil

Risna Halidi

Rabu, 24 Juni 2020 | 14:57 WIB
Tips Dokter Agar Anak Terbiasa Makan Sayur Sejak Kecil
Ilustrasi keluarga bergaya hidup sehat. (Shutterstock)

Suara.com - Orangtua perlu mengenalkan anak hal-hal baik secara konsisten agar anak akan terbiasa melakukan hal baik juga di masa depan.

Menurut dokter spesialis anak sekaligus konsultan tumbuh kembang pediatri sosial di RS Pondok Indah - Pondok Indah, Catharine Mayung Sambo mencontohkan, salah satu hal baik paling sederhana adalah mengajarkan anak makan sayur misalnya.

"Kita perkenalkan lalu setelah dia habiskan kita beri apresiasi. Itu akan terdaftar ke sistem dia sebagai pengalaman baru yang positif, dan semakin sering diulang akan menjadi habit system," ujar dia dalam webinar yang dikutip Suara.com dari Antara, Rabu (24/6/2020).

Pengulangan secara konsisten membuat hal baik terdaftar di dalam sistem otak bawah sadar. Nantinya, saat anak melihat sayuran dia akan langsung ingat pengalaman positif di masa lalunya.

"Ketika dia baru surfing lalu lihat itu sayur dia akan langsung ter-trigger 'oh ini dulu saya waktu pertama coba ini diapresiasi keluarga kalau dihabiskan". Ini jadi isyarat dia kalau ini hal baik dan harus saya habiskan," kata Catharine.

Jika anak diperkenalkan dengan kebiasaan baik secara terus menerus maka akan sangat bermanfaat di masa depan.

Menurut Catharine, cara ini sebenarnya bisa dilakukan sejak awal masa menyusui. Saat itu ibu bisa menciptakan kelekatan atau bonding yang baik dengan anak.

"Ketika bonding baik anak juga mendekat pada kita, ini faktor yang sangat baik untuk kita mengasuh anak dan menuntun dia ke arah lebih baik," kata dia.

Dia juga menyarankan agar orangtua fokus memantau pertumbuhan dan perkembangan anak tanpa melakukan hal lain secara bersamaan, misalnya sambil memainkan handphone, menonton dan lainnya.

baca juga

Selain itu, jangan lupa sesering mungkin menyempatkan waktu bersama anak agar bisa memahami sinyal-sinyal yang anak berikan.

"Semakin sering menghabiskan waktu bersama anak, kita akan lebih cepat menginterpretasi sinyal-sinyal yang dia berikan. Misalnya anak mulai rewel mungkin dia capek, atau haus. Kita bisa segera beri jawaban sesuai. Coba ini dilakukan secara konsisten. Saya yakin kita akan punya skill yang bagus sebagai orangtua," demikian menurut Catharine.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dampak Orangtua Sombong, Anak Bisa Susah Sosialisasi Hingga Dewasa Lho

Dampak Orangtua Sombong, Anak Bisa Susah Sosialisasi Hingga Dewasa Lho

Health | Rabu, 24 Juni 2020 | 07:10 WIB

Asyik! Ada Diskon Belanja Buah dan Sayur hingga 50 Persen di Sini

Asyik! Ada Diskon Belanja Buah dan Sayur hingga 50 Persen di Sini

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2020 | 18:53 WIB

Ngeri-Ngeri Sedap, Orang Ini Makan Nasi Sayur Pakai Lauk Ikan Sapu-Sapu

Ngeri-Ngeri Sedap, Orang Ini Makan Nasi Sayur Pakai Lauk Ikan Sapu-Sapu

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2020 | 06:10 WIB

Terkini

Survei: Mayoritas Publik Setuju Prabowo Rombak Kabinet

Survei: Mayoritas Publik Setuju Prabowo Rombak Kabinet

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:45 WIB

Inklusi Keuangan DIY Capai 98,74 Persen, OJK Waspadai Gap Literasi Masyarakat

Inklusi Keuangan DIY Capai 98,74 Persen, OJK Waspadai Gap Literasi Masyarakat

Jogja | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:37 WIB

CCTV Bergeser Misterius Sebelum Listrik Batam-Bintan Padam, Bareskrim Turun Tangan

CCTV Bergeser Misterius Sebelum Listrik Batam-Bintan Padam, Bareskrim Turun Tangan

Batam | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:28 WIB

Mahasiswa ITB Meninggal saat Ikut Ultra Marathon 2026, Sempat Dirujuk ke RS

Mahasiswa ITB Meninggal saat Ikut Ultra Marathon 2026, Sempat Dirujuk ke RS

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Kenali Fitur Unggulan Pusat Bantuan BRImo untuk Kenyamanan Bertransaksi

Kenali Fitur Unggulan Pusat Bantuan BRImo untuk Kenyamanan Bertransaksi

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih, Ini Kendalanya

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih, Ini Kendalanya

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Gaya 'Anak STM Belgia' Demo Rezim: Kami Tidak Mau Merusak, Kami Lawan Sistem

Gaya 'Anak STM Belgia' Demo Rezim: Kami Tidak Mau Merusak, Kami Lawan Sistem

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:00 WIB

BNPB Evaluasi Teknologi Dry Ice, Berpeluang Diterapkan di Daerah Terdampak Karhutla

BNPB Evaluasi Teknologi Dry Ice, Berpeluang Diterapkan di Daerah Terdampak Karhutla

Sumsel | Minggu, 18 Oktober 2026 | 20:59 WIB

Kasus Dugaan Pencurian Vincent Leocarlius Disetop, Polisi Sebut Uang Dikembalikan Lebih Rp25 Juta

Kasus Dugaan Pencurian Vincent Leocarlius Disetop, Polisi Sebut Uang Dikembalikan Lebih Rp25 Juta

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 20:52 WIB

WALHI Minta Presiden Perkuat Pengawasan Penanganan Karhutla

WALHI Minta Presiden Perkuat Pengawasan Penanganan Karhutla

Video | Minggu, 18 Oktober 2026 | 20:42 WIB

×