Gejala Virus Corona Covid-19, Mual Bisa Jadi Sensasi Tidak Menyenangkan

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 25 Juni 2020 | 13:39 WIB
Gejala Virus Corona Covid-19, Mual Bisa Jadi Sensasi Tidak Menyenangkan
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Gejala virus corona Covid-19 bisa berbeda-beda pada setiap orang. Tapi, gejala umum virus corona Covid-19 adalah batuk persisten dan demam tinggi.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) pun menyatakan semua orang bisa mengalami gejala virus corona Covid-19 dari ringan hingga berat.

Tapi, semua orang yang terinfeksi virus corona Covid-19 pasti akan mengalami sensasi yang tidak menyenangkan. Gejala ini bisa muncul 2 hingga 14 hari setelah terpapar virus.

Salah satu sensasi tidak menyenangkannya, yaitu mual. NHS pun telah menyarankan semua orang untuk mencari udara segar dan menghirup minuman dingin.

Beberapa orang mungkin juga mengalami sensasi aneh ketika mengonsumsi minuman bersoda akibat infeksi virus. Dalam kondisi ini, NHS telah merekomendasikan untuk mengonsumsi teh jahe atau peppermint.

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Shvet)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Shvet)

Karena dilansir dari Express, jahe memiliki beberapa sifat anti-mual. Anda juga bisa mengonsumsi jahe dalam bentuk biskuit maupun jenis lainnya.

Selain mual, seseorang mungkin juga mengalami sensasi aneh ketika mendengarkan musik atau menonton film. Pastikan Anda tidak mengenakan pakaian ketat, terutama di bagian pinggang dan perut.

Anda juga jangan berbaring setelah makan dan hindari jenis makanan tertentu yang memang menyebabkan sensasi aneh.

Misalnya, makanan yang harum, panas, goreng dan berminyak menimbulkan sensasi tidak menyenangkan ketika terinfeksi virus. Maka, ada baiknya Anda menghindari makanan itu semua, meskipun itu makanan favorit.

Anda juga tidak disarankan konsumsi makanan terlalu cepat karena akan membuat mual dan mungkin lebih buruk.

Tapi, mual belum tentu gejala virus corona Covid-19. Kondisi itu kemungkinan besar tanda virus corona Covid-19, bila Anda mengalami gejala umum lainnya seperti batuk persisten atau demam tinggi.

Anda juga bisa memastikan diri sendiri terinfeksi virus corona atau tidak dengan melakukan tes antigen mandiri di rumah. Tes antigen ini untuk orang yang mengalami gejala virus corona.

Jenis tes ini menentukan Anda memiliki virus corona Covid-19 atau tidak di dalam sistem tubuh. Tes ini menggunakan cotton bud panjang untuk mengusap bagian dalam hidung dan belakang tenggorokan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ajaib, Nenek 100 Tahun Sembuh Dari Covid-19 Meski Punya Riwayat Kanker

Ajaib, Nenek 100 Tahun Sembuh Dari Covid-19 Meski Punya Riwayat Kanker

Health | Kamis, 25 Juni 2020 | 13:25 WIB

Masa Pagebluk Corona, Anak-anak dan Lansia Dilarang ke Pesta Pernikahan

Masa Pagebluk Corona, Anak-anak dan Lansia Dilarang ke Pesta Pernikahan

Jabar | Kamis, 25 Juni 2020 | 11:36 WIB

Kisah Pasien Penyakit Kronis yang Terabaikan Akibat Pandemi

Kisah Pasien Penyakit Kronis yang Terabaikan Akibat Pandemi

Video | Kamis, 25 Juni 2020 | 11:33 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB