Geger Bakteri Listeria di Jamur Enoki, Siapa Paling Rentan Terinfeksi?

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 26 Juni 2020 | 11:15 WIB
Geger Bakteri Listeria di Jamur Enoki, Siapa Paling Rentan Terinfeksi?
Ilustrasi jamur enoki. (Unsplash/Nathalie Jolie)

Suara.com - Perederan jamur enoki di pasaran diminta ditarik oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Hal itu menyusul kabar wabah listeria di Amerika Serikat yang bersumber dari jamur enoki.

Wabah Listeria itu telah menyerang 17 negara bagian Amerika Serikat dan mengakibatkan 4 orang meninggal dunia. Lantas, siapa sebenarnya yang paling berisiko terinfeksi dari bakteri Listeria ini?

Dikutip dari situs Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat, mereka memperkirakan bahwa Listeria adalah penyebab utama kematian ketiga dari penyakit bawaan makanan, atau keracunan makanan, di Amerika Serikat.

Ilustrasi bakteri Listeria. (Shutterstock)
Ilustrasi bakteri Listeria. (Shutterstock)

Diperkirakan 1.600 orang sakit akibat Listeria setiap tahun, dan sekitar 260 orang meninggal.

Listeria kemungkinan besar akan membuat ibu hamil dan bayi mereka sakit, orang dewasa berusia 65 atau lebih, dan orang-orang dengan sistem kekebalan yang lemah.

Perempuan hamil 10 kali lebih mungkin terkena infeksi Listeria daripada orang lain. Selain itu, perempuan hamil dengan infeksi Listeria dapat menularkan infeksi kepada bayi mereka yang belum lahir.

Infeksi listeria dapat menyebabkan keguguran, lahir mati, dan persalinan prematur. Di samping itu, infeksi Listeria dapat menyebabkan penyakit serius dan bahkan kematian pada bayi baru lahir..

Seiring bertambahnya usia, sistem kekebalan tubuh dan organ mereka tidak mampu mengenali dan membersihkan tubuh dari kuman berbahaya, termasuk yang menyebabkan keracunan makanan.

Banyak orang dewasa yang lebih tua juga hidup dengan kondisi kronis, seperti diabetes dan kanker, dan minum obat yang dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh.

Selain itu, asam lambung berkurang seiring bertambahnya usia. Padahal asam lambung memainkan peran penting dalam membunuh kuman dan mengurangi risiko penyakit. Mereka ini juga menjadi kelompok berisiko terkena listeria.

Orang dengan sistem kekebalan yang lemah karena kondisi medis yang mendasarinya, seperti kanker, diabetes, penyakit hati atau ginjal, alkoholisme, dan HIV atau AIDS, lebih mungkin terkena infeksi Listeria.

Perawatan yang membuatnya lebih sulit bagi tubuh untuk melawan penyakit, seperti steroid dan kemoterapi, juga dapat meningkatkan kemungkinan infeksi Listeria.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masak Jamur Enoki? Ahli Sarankan Gunakan Suhu Tinggi Agar Bakteri Mati

Masak Jamur Enoki? Ahli Sarankan Gunakan Suhu Tinggi Agar Bakteri Mati

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2020 | 06:55 WIB

Cegah Terserang Listeria, Begini Cara Aman Masak Jamur Enoki

Cegah Terserang Listeria, Begini Cara Aman Masak Jamur Enoki

Health | Jum'at, 26 Juni 2020 | 05:05 WIB

Makanan Penyebab Wabah Listeria dan 4 Berita Kesehatan Menarik Lainnya

Makanan Penyebab Wabah Listeria dan 4 Berita Kesehatan Menarik Lainnya

Health | Kamis, 25 Juni 2020 | 21:03 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB