Sempat Divonis Tak Panjang Umur, Pria Ini Turunkan Berat Badan 133 Kg

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 26 Juni 2020 | 20:03 WIB
Sempat Divonis Tak Panjang Umur, Pria Ini Turunkan Berat Badan 133 Kg
Phil Kayes (Instagram/@slimmingworld)

Suara.com - Phil Kayes, pria usia 47 tahun yang dinobatkan sebagai Slimming World Greatest Loser 2020 setelah berhasil memangkas berat badannya hingga 133 kg. Perjuangan Phil Kayes menurunkan berat badan pun tidak mudah.

Mulanya, dokter memvonis Phil Kayes tidak bisa bertahan hidup lebih lama dengan kondisi tubuhnya yang membahayakan kesehatan. Sehingga dokter mengganggap Phil Kayes cukup beruntung bisa melewati 40 tahun.

Phil Kayes pernah memiliki berat badan paling besar 235 kg. Tetapi, sekarang ia sudah berhasil menurunkan bobotnya hingga 102 kg dalam waktu 3 tahun.

Phil Kayes mengaku termotivasi untuk menurunkan berat badan ketika sang ibu didiagnosis menderita kanker stadium akhir. Sehingga ia memutuskan untuk mengubah gaya hidup sehat dan mulai menurunkan berat badannya.

Pria yang bertugas sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di County Down, Irlandia Utara ini juga percaya bahwa berat badannya yang turun mungkin telah membantunya melawan virus corona Covid-19 ketika terinfeksi.

Ilustrasi obesitas. (Shutterstock)
Ilustrasi obesitas. (Shutterstock)

"Saya akan menghindari pertemuan seperti pesta dan pernikahan, karena saya merasa tidak nyaman. Saya juga tahu kalau saya tidak akan cukup duduk di kursi pesawat. Jadi saya tidak pernah berpergian," kata Phil Kayes dikutip dari Metro UK.

Phil Kayes mengaku satu-satunya kegiatan yang paling membuatnya senang dan tenang adalah bersembunyi untuk makan sepuasnya.

Sampai akhirnya, Phil menderita serangkaian masalah kesehatan termasuk tekanan pada lutut dan sleep apnea. Bahkan Phil sampai kesulitan mengenakan baju dan celana akibat tubuhnya berukuran XXXXXXXXL.

Tetapi, kekhawatiran Phil yang terbesar adalah saat dia meninggal di lantai 3 dengan kondisi tubuh sangat susah diangkat. Hal itu membuat Phil semakin bertekad untuk menurunkan berat badannya, terlebih ibunya menderita kanker.

"Ibu menderita kanker stadium empat dan meninggal dunia. Tragedi itu semakin membulatkan tekadku untuk hidup lebih sehat," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jahat Banget, Keponakan Fitnah Pamannya Kena Corona hingga Dikucilkan Warga

Jahat Banget, Keponakan Fitnah Pamannya Kena Corona hingga Dikucilkan Warga

Jogja | Jum'at, 26 Juni 2020 | 18:54 WIB

Tambah 884 Hari Ini, Total Pasien Sembuh Covid-19 Melesat jadi 21.333 Orang

Tambah 884 Hari Ini, Total Pasien Sembuh Covid-19 Melesat jadi 21.333 Orang

News | Jum'at, 26 Juni 2020 | 16:13 WIB

Dokter Peringatkan Masalah Kesehatan Baru Pasca Pandemi Covid-19

Dokter Peringatkan Masalah Kesehatan Baru Pasca Pandemi Covid-19

Health | Jum'at, 26 Juni 2020 | 13:27 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB