Dokter Peringatkan Masalah Kesehatan Baru Pasca Pandemi Covid-19

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 26 Juni 2020 | 13:27 WIB
Dokter Peringatkan Masalah Kesehatan Baru Pasca Pandemi Covid-19
Ilustrasi gangguan tidur. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Dokter memperingatkan ribuan orang yang pulih dari virus corona Covid-19 mengalami gejala sindrom kelelahan kronis atau yang disebut ME.

Sebelumnya, NHS telah berada di bawah tekanan besar karena pandemi virus corona Covid-19. Lalu, sekarang para ahli memperingatkan bahwa tenaga medis akan kembali menghadapi masalah baru pasca pandemi.

Paul Garner, pakar penyakit menular di Sekolah Kedokteran Tropis Liverpool, mengatakan dirinya masih merasa kelelahan selama 14 minggu setelah bertugas melawan virus corona Covid-19.

Melalui British Medical Journal (BMJ), Paul Graner mengatakan dirinya tidak bisa bangun dari tempat tidur selama lebih dari 3 jam dan mengalami telinga berdenging.

"Gelombang baru setelah pandemi sedang menghantam layanan kesehatan. Tapi, Inggirs tidak masuk dalam agenda nasional," kata Paul Garner dikutip dari The Sun.

Ilustrasi kelelahan (shutterstock)
Ilustrasi kelelahan (shutterstock)

Paul Garner juga menulis sebuah artikel pada bulan Mei 2020, yang mana membicarakan kelelahan kronis pasca pandemi virus corona Covid-19. Bahkan ia merasa gejalanya berkelanjutan.

"Sekarang di minggu ke-14, gejala yang saya alami telah berkembang. Gejala ini membuat kebingungan dan sakit kepala parah," kata Paul.

Saat Paul mencoba memeriksakan kondisinya, tim medis mengatakan Paul mengalami kelelahan kronis pasca pandemi virus corona Covid-19.

Tapi, orang dengan kondisi ini sesungguhnya tidak memerlukan ekokardiogram atau CT scan. Paul Garner merekomendasikan istirahat dengan baik.

Kemudian, gejala yang dialami Paul Garner pun diketahui mirip dengan myalgic encephalomyelitis (ME) atau sindrom kelelahan kronis.

"Asosiasi ME menghadapi peningkatan jumlah orang yang gagal untuk pulih dari virus corona Covid-19 dan menderita kelelahan yang melemahkan," kata Dr Charles Shepherd, penasihat medis di Asosiasi ME.

Sebagian besar orang dengan kondisi ini mengelola kelelahan kronisnya sendiri di rumah ketika terinfeksi virus corona Covid-19.

Beberapa orang juga mengembangkan sindrom kelelahan kronis setelah pandemi virus corona Covid-19, yang gejalanya juga terlihat pada orang dengan ME.

Ilustrasi kelelahan. [Shutterstock]
Ilustrasi kelelahan. [Shutterstock]

Paul juga menabahkan bahwa lembaga kesehatan juga mengatakan orang-orang yang sakit selama 3 hingga 4 bulan, kini sedang mengalami sindrom kelelahan kronis.

Data menunjukkan bahwa sekitar 80 persen kasus ME dipicu oleh respons abnormal terhadap virus corona Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CDC Tambahkan Tiga Gejala Baru Virus Corona Covid-19, Apa Saja?

CDC Tambahkan Tiga Gejala Baru Virus Corona Covid-19, Apa Saja?

Health | Jum'at, 26 Juni 2020 | 11:55 WIB

Gegara Corona, Pendapatan di Sektor Pelayaran Anjlok Hingga 100 Persen

Gegara Corona, Pendapatan di Sektor Pelayaran Anjlok Hingga 100 Persen

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2020 | 20:33 WIB

Beda dengan di Indonesia, Wanita di Amerika Justru Ingin Menunda Kehamilan

Beda dengan di Indonesia, Wanita di Amerika Justru Ingin Menunda Kehamilan

Health | Kamis, 25 Juni 2020 | 20:14 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB