Studi: Yogurt Bisa Menekan Risiko Kanker Usus Besar Pada Pria

Angga Roni Priambodo, Fita Nofiana

Minggu, 28 Juni 2020 | 19:01 WIB
Studi: Yogurt Bisa Menekan Risiko Kanker Usus Besar Pada Pria
Yogurt stroberi. (Shutterstock)

Suara.com - Setiap tahun, sekitar 145.600 orang didiagnosis menderita kanker usus besar di Amerika Serikat. Dari jumlah tersebut, sekitar 51.000 atau 35 persen pasien meninggal dunia.

Dilansir dari Babamail, kanker kolektoral atau usus besar adalah yang paling mematikan kedua setelah kanker paru-paru, meskipun tingkat kelangsungan hidup meningkat secara dramatis jika terdeteksi pada tahap awal.

Ada berbagai faktor risiko untuk kanker kolorektal, termasuk merokok, peradangan usus kronis, obesitas, gaya hidup yang kurang gerak, dan juga pilihan makanan. Beberapa makanan meningkatkan kemungkinan mengembangkan kanker kolorektal, seperti daging merah dan olahan.

Sementara beberapa penelitian bertujuan untuk menunjukkan korelasi antara diet dan kanker. Tim spesialis kesehatan masyarakat terutama dari Harvard TH Chan Public Health School dan Harvard Medical School memutuskan untuk melihat bagaimana makanan memengaruhi perkembangan polip adenomatosa jinak di usus bagian bawah.

Hal tersebut penting untuk mencegah kanker kolorektal karena pertumbuhan non-kanker ini juga dikenal sebagai adenoma yang dapat berkembang menjadi tumor ganas jika tidak diobati.

Menggunakan populasi yang luas dari 32.606 pria dan 55.743 wanita yang telah menjalani endoskopi antara tahun 1986 dan 2012, mereka diminta menentukan satu pilihan diet tertentu yang tampaknya memiliki efek dramatis pada pembentukan polip, yakni yogurt.

Kanker usus besar (kolorektal). (Shutterstock)
Kanker usus besar (kolorektal). (Shutterstock)

Dari populasi pengujian, pria yang memiliki dua atau lebih porsi yogurt per minggu 19 persen lebih rendah untuk mengembangkan adenoma di usus bagian bawah dan 26 persen lebih kecil untuk mengembangkan adenoma risiko tinggi yang terkait dengan kemungkinan timbulnya kanker.

Sayangnya, efek tersebut tidak dapat direproduksi pada peserta wanita. Para peneliti berasumsi, hal tersebut terjadi karena pria dengan adenoma memiliki usus yang lebih permeabel, sehingga memungkinkan untuk menyerap yogurt lebih baik daripada wanita.

Mekanisme mengapa yogurt muncul untuk mengurangi pembentukan polip pada pria tidak sepenuhnya dipahami.

baca juga

Tetapi peneliti percaya alasan pria bisa mendapatkan manfaat dari yogurt karena kombinasi faktor probiotik dalam yogurt yang mengurangi kadar karsinogen dalam usus. Serta adanya efek anti-inflamasi yogurt yang berdampak pada usus dan pengaruhnya dalam memperkuat dinding pencernaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stres Karena Pandemi Virus Corona Covid-19? Redakan dengan 5 Makanan Ini!

Stres Karena Pandemi Virus Corona Covid-19? Redakan dengan 5 Makanan Ini!

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2020 | 15:27 WIB

Terpopuler: Gejala Kanker Usus, Risiko Aspirin pada Orang Sehat

Terpopuler: Gejala Kanker Usus, Risiko Aspirin pada Orang Sehat

Health | Jum'at, 05 Juni 2020 | 10:05 WIB

Hits Health: Lansia Tak Khawatir Covid-19, Gejala Kanker Usus di Punggung

Hits Health: Lansia Tak Khawatir Covid-19, Gejala Kanker Usus di Punggung

Health | Kamis, 04 Juni 2020 | 20:37 WIB

Terkini

Anggaran Ketahanan Pangan Naik Jadi Rp195,32 T pada RAPBN 2027, Ini Rincian Alokasinya

Anggaran Ketahanan Pangan Naik Jadi Rp195,32 T pada RAPBN 2027, Ini Rincian Alokasinya

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Anggaran MBG Menyusut Jadi Rp240,2 Triliun, Sasaran Berkurang 10,8 Juta

Anggaran MBG Menyusut Jadi Rp240,2 Triliun, Sasaran Berkurang 10,8 Juta

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:15 WIB

4 Rekomendasi Rice Cooker untuk 1 Orang, agar Nasi Tak Mubazir

4 Rekomendasi Rice Cooker untuk 1 Orang, agar Nasi Tak Mubazir

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:10 WIB

Tren Bisnis Kuliner dan Properti Dilirik Investor, Bagaimana Proyeksinya

Tren Bisnis Kuliner dan Properti Dilirik Investor, Bagaimana Proyeksinya

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:05 WIB

Gratifikasi Rp20,7 Miliar, KPK Tahan Eks Bos Pajak Jakarta Khusus

Gratifikasi Rp20,7 Miliar, KPK Tahan Eks Bos Pajak Jakarta Khusus

Foto | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Dari Kosong hingga Omzet Puluhan Juta, Cerita Ari Mengubah Tren Kopi Menjadi Peluang UMKM

Dari Kosong hingga Omzet Puluhan Juta, Cerita Ari Mengubah Tren Kopi Menjadi Peluang UMKM

Jawa Tengah | Kamis, 20 Agustus 2026 | 05:57 WIB

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

×