Virus Corona Covid-19 Bisa Sebabkan Pembekuan Darah di Usus, Ini Bahayanya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 30 Juni 2020 | 14:18 WIB
Virus Corona Covid-19 Bisa Sebabkan Pembekuan Darah di Usus, Ini Bahayanya!
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Virus corona Covid-19 diketahui bisa menyebabkan berbagai gejala yang tidak menyenangkan, seperti demam tinggi hingga batuk kering 24 jam.

Kini, seorang ilmuwan telah memperingatkan bahwa virus corona Covid-19 juga bisa melumpuhkan usus yang menyebabkan syok peredaran darah fatal dalam kasus ektrim.

Dr Hans Busmüller, seorang ahli patologi di Rumah Sakit Universitas Tübingen, mengklaim bahwa reaksi berlebihan dari sistem kekebalan tubuh dalam menanggapi virus bisa menyebabkan kerusakan pada beberapa organ, termasuk usus.

Dr Busmüller telah mengotopsi 11 mayat pasien virus corona Covid-19 yang berusia antara 18 dan 89 tahun ketika meninggal dunia.

Hasil autopsi, mengungkapkan adanya kerusakan paru-paru pada beberapa pasien, termasuk kerusakan pembuluh darah dan fibrosis paru-paru.

"Manusia tidak lagi bisa bernapas dengan baik akibat virus corona Covid-19," kata Dr Busmüller dikutip dari Mirror.

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Shvet)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Shvet)

Namun, tindakan autopsi juga menemukan pembekuan darah di usus beberapa pasien. Kondisi itulah yang menyebabkan kelumpuhan usus dan syok sirkulasi yang fatal.

Lebih mengkhawatirkannya lagi, Dr Busmüller menambahkan jika gumpalan darah itu terbentuk di pembuluh darah tangan dan jari. Beberapa pasien virus corona mungkin memerlukan amputasi parsial.

"Kami tidak tahu penyebab terjadinya pembekuan darah pada beberapa pasien Covid-19 dan tidak pada beberapa orang," jelasnya.

Dr Busmüller menyoroti sebuah studi baru-baru ini yang menyatakan bahwa golongan darah berperan dalam tingkat keparahan infeksi virus corona Covid-19 seseorang.

Studi yang dipublikasikan dalam The New England Journal of Medicine, menunjukkan bahwa orang dengan golongan darah A memiliki risiko lebih tinggi terinfeksi virus corona dan mengembangkan gejala yang lebih buruk.

Pada puncak epidemi di Eropa, para peneliti menganalisis gen lebih dari 4.000 orang untuk mencari variasi yang umum di antara pasien virus corona Covid-19 dan mengembangkan gejala parah.

Peneliti menemukan sekelompok varian dalam gen yang terkait dengan respons imun lebih umum pada orang dengan gejala virus corona Covid-19 parah.

Gen-gen ini juga terkait dengan protein permukaan sel yang disebut ACE2, yakni protein yang digunakan virus corona Covid-19 untuk masuk dan menginfeksi sel-sel dalam tubuh.

Dr Busmüller sendiri juga terinfeksi virus corona Covid-19, tetapi ia hanya mengalami gejala ringan. Di sisi lain, ia memang bergolongan darah O. Sehingga ia percaya bahwa studi tentang golongan darah itu benar. Namun, hal ini mungkin juga dipengaruhi oleh kondisi lain yang membuat seseorang tidak mengalami apapun dan lainnya menderita parah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Covid-19 di AS Melonjak, Sejumlah Negara Bagian Kembali Lockdown

Covid-19 di AS Melonjak, Sejumlah Negara Bagian Kembali Lockdown

Health | Selasa, 30 Juni 2020 | 13:55 WIB

Kolam Renang Umum dan Tempat Gym Masih Perlu Ditutup, Ini Alasan Ahi!

Kolam Renang Umum dan Tempat Gym Masih Perlu Ditutup, Ini Alasan Ahi!

Health | Selasa, 30 Juni 2020 | 13:27 WIB

Selain Tangkal Virus Corona, Masker Pintar ini Bisa Terjemahkan 8 Bahasa

Selain Tangkal Virus Corona, Masker Pintar ini Bisa Terjemahkan 8 Bahasa

Health | Selasa, 30 Juni 2020 | 11:47 WIB

Terkini

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB