China Klaim Obat Tradisional Bisa Bantu Penanganan Pasien Covid-19

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 30 Juni 2020 | 15:30 WIB
China Klaim Obat Tradisional Bisa Bantu Penanganan Pasien Covid-19
Ilustrasi obat tradisional China (Shutterstock)

Suara.com - Saat para peneliti di dunia tengah mencari obat potensial untuk virus corona atau Covid-19, Pemerintah China justru menggunakan pengobatan tradisional Tiongkok (TCM) untuk menangani virus tersebut.

Dilansir dari Medical Daily, Pemerintah China baru-baru ini menerbitkan buku putih yang menunjukkan bahwa TCM membantu mengobati 92 persen kasus Covid-19 di seluruh negeri. Beijing mengatakan enam obat tradisional dapat berfungsi sebagai perawatan virus corona.

Daftar itu termasuk Jinhua Qinggan yang dibuat selama wabah H1N1 2009. Ini berisi 12 komponen, seperti honeysuckle, mint dan liquorice.

Pengobatan tradisional China atau TCM (Freepik)
Pengobatan tradisional China atau TCM (Freepik)

TCM populer lainnya yang digunakan sebagai pengobatan Covid-19 di Cina adalah Lianhua Qingwen. Itu terbuat dari 13 herbal termasuk forsythia suspense dan rhodiola rose.

Karena negara ini terus mencatat kasus Covid-19 yang baru, permintaan untuk TCM juga meningkat. Hingga kini, dunia belum mendapatkan pengobatan yang teruji dan efektif untuk infeksi coronavirus.

Itulah sebabnya China berharap membawa TCM ke negara lain yang sangat terpengaruh oleh pandemi ini.

"Kami bersedia berbagi 'pengalaman Tiongkok' dan 'solusi Tiongkok' dalam mengobati Covid-19, dan membiarkan lebih banyak negara mengenal pengobatan Tiongkok, memahami pengobatan Tiongkok, dan menggunakan pengobatan Tiongkok," kata Yu Yanhong, wakil kepala National China Administrasi Pengobatan Cina Tradisional, pada Maret lalu.

Namun, para ahli kesehatan telah mengangkat keprihatinan tentang keamanan obat-obatan tradisional. Institut Kesehatan Nasional AS bahkan mengatakan bahwa efektivitas keseluruhan TCM terhadap coronavirus tidak dapat disimpulkan.

"Untuk TCM tidak ada bukti yang baik dan oleh karena itu penggunaannya tidak hanya tidak dapat dibenarkan, tetapi juga berbahaya," kata Edzard Ernst, seorang pensiunan peneliti obat komplementer di Inggris, mengatakan dalam sebuah makalah yang diterbitkan dalam jurnal Nature.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin Covid-19 Sudah Digunakan di China, Dengan Perizinan Khusus

Vaksin Covid-19 Sudah Digunakan di China, Dengan Perizinan Khusus

Health | Selasa, 30 Juni 2020 | 12:39 WIB

WHO Kerahkan Tim ke China untuk Menyelidiki Bagaimana Covid-19 Dimulai

WHO Kerahkan Tim ke China untuk Menyelidiki Bagaimana Covid-19 Dimulai

Health | Selasa, 30 Juni 2020 | 13:02 WIB

Pemerintah Thailand Uji Coba Ekstrak Sambiloto sebagai Obat Covid-19

Pemerintah Thailand Uji Coba Ekstrak Sambiloto sebagai Obat Covid-19

News | Selasa, 30 Juni 2020 | 12:37 WIB

Terkini

Baru Debut Langsung Nyekor, Aksi Striker Timnas Garuda Bikin Juara Belanda Gigit Jari

Baru Debut Langsung Nyekor, Aksi Striker Timnas Garuda Bikin Juara Belanda Gigit Jari

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:10 WIB

Wamenpar Ni Luh Puspa Sebut Perilaku Wisatawan Berubah, Incar Taman Rekreasi hingga Atraksi Wisata

Wamenpar Ni Luh Puspa Sebut Perilaku Wisatawan Berubah, Incar Taman Rekreasi hingga Atraksi Wisata

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:10 WIB

7 Kebiasaan yang Bikin AC Boros Listrik, Sering Menyalakan dan Mematikan Salah Satunya

7 Kebiasaan yang Bikin AC Boros Listrik, Sering Menyalakan dan Mematikan Salah Satunya

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:07 WIB

Ulasan Seasons of Blossom: Mengurai Luka, Duka, dan Tekanan Masa Remaja

Ulasan Seasons of Blossom: Mengurai Luka, Duka, dan Tekanan Masa Remaja

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Dari Balap Karung ke Mobile Legends, Transformasi Tradisi di Tangan Gen Z

Dari Balap Karung ke Mobile Legends, Transformasi Tradisi di Tangan Gen Z

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:59 WIB

Gubernur Khofifah: Jatim Jaga Daya Beli, Masyarakat Pasuruan Serbu Pasar Murah & Bendera Merah Putih

Gubernur Khofifah: Jatim Jaga Daya Beli, Masyarakat Pasuruan Serbu Pasar Murah & Bendera Merah Putih

Jatim | Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:53 WIB

Tabrakan Kereta Barang vs Kereta Penumpang 19 Orang Jadi Korban di Kroasia

Tabrakan Kereta Barang vs Kereta Penumpang 19 Orang Jadi Korban di Kroasia

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:45 WIB

Moga Bunda Disayang Allah: Kisah Haru tentang Kasih Sayang dan Perjuangan

Moga Bunda Disayang Allah: Kisah Haru tentang Kasih Sayang dan Perjuangan

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Feng Shui Rumah Bentuk Tanah Kantong Semar, Benarkah Bawa Keberuntungan?

Feng Shui Rumah Bentuk Tanah Kantong Semar, Benarkah Bawa Keberuntungan?

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23 WIB

Hari Pramuka 2026 Peringatan yang ke Berapa? Ini Tema dan Link Download Logo Resminya

Hari Pramuka 2026 Peringatan yang ke Berapa? Ini Tema dan Link Download Logo Resminya

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:18 WIB

×