Rutin Lakukan Aktivitas Seksual Bisa Kurangi Risiko Menopause Perempuan

Angga Roni Priambodo, Fita Nofiana

Selasa, 30 Juni 2020 | 17:54 WIB
Rutin Lakukan Aktivitas Seksual Bisa Kurangi Risiko Menopause Perempuan
ilustrasi menopause yang dialami perempuan. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi menyatakan, bahwa perempuan yang rutin melakukan aktivitas seksual setidaknya seminggu sekali kemungkinannya mengalami menopuase lebih lama daripada mereka yang seks lebih jarang.

Aktivitas seks yang dimaksud termasuk hubungan seks, seks oral, sentuhan seksual, hingga masturbasi. 

Dilansir dari Scince Daily, penelitian yang dipublikasikan di Royal Society Open Science ini didasarkan pada data dari Studi Kesehatan Wanita di Seluruh Negara (SWAN) di AS. Ini adalah studi kohort longitudinal terbesar, paling beragam, dan paling representatif yang tersedia untuk meneliti aspek transisi menopause.

Pada penelitian itu menyatakan, setidaknya perempuan yang lebih sering meakukan aktivitas seksual, 28 persen lebih kecil mengalami menopause lebih dulu. 

"Temuan penelitian kami menunjukkan bahwa jika seorang wanita tidak melakukan hubungan seks dan tidak ada kemungkinan kehamilan, maka tubuh memilih untuk tidak berinvestasi dalam ovulasi, karena tidak ada gunanya," kata Penulis pertama pada penelitian ini, kandidat PhD Megan Arnot dari UCL Anthropology. 

Penelitian ini didasarkan pada data yang dikumpulkan dari 2.936 perempuan, direkrut sebagai kelompok awal untuk studi SWAN pada tahun 1996 dan 1997.

Usia rata-rata pada wawancara pertama adalah 45 tahun. Rata-rata mereka memiliki dua anak, sebagian besar sudah menikah atau dalam suatu hubungan sebanyak 78 persen, dan tinggal bersama pasangan mereka 68 persen.

Para perempuan diminta untuk menjawab beberapa pertanyaan, seperti apakah mereka telah melakukan hubungan seks dengan pasangan mereka dalam enam bulan terakhir, frekuensi seks termasuk apakah mereka melakukan hubungan seksual, seks oral, sentuhan seksual  dalam enam bulan terakhir. 

Pola aktivitas seksual yang paling sering adalah mingguan 64 persen.

Tidak ada perempuan yang memasuki masa menopause, tetapi 46 persen berada di masa menopause dini (mulai mengalami gejala menopause, seperti perubahan dalam siklus menstruasi dan hot flashes) dan 54 persen mengalami pra-menopause (memiliki siklus teratur dan tidak menunjukkan gejala, peri-menopause atau menopause).

Ilustrasi pasangan saat bercinta. [shutterstock]
Ilustrasi pasangan saat bercinta. [shutterstock]


Wawancara dilakukan selama sepuluh tahun masa tindak lanjut, di mana 1.324 (45 persen) dari 2.936 wanita mengalami menopause alami pada usia rata-rata 52 tahun.

Para peneliti mengendalikan karakteristik termasuk tingkat estrogen, pendidikan, IMT, ras, kebiasaan merokok, usia saat pertama kali menstruasi, usia saat wawancara pertama dan kesehatan secara keseluruhan.

"Menopause tentu saja merupakan hal yang tak terhindarkan bagi wanita dan tidak ada intervensi perilaku yang akan mencegah penghentian reproduksi," ujar Profesor Ruth Mace dari UCL Anthropology yang juga penulis penemitian ini. 

"Meskipun demikian, hasil ini merupakan indikasi awal bahwa waktu menopause mungkin menjadi adaptif dalam menanggapi kemungkinan hamil," tambahnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ssst, Ternyata Perempuan Juga Suka Dijambak Saat Berhubungan Seks

Ssst, Ternyata Perempuan Juga Suka Dijambak Saat Berhubungan Seks

Lifestyle | Senin, 29 Juni 2020 | 22:10 WIB

Tak Cuma Bikin Pasangan Puas, Ini 4 Manfaat Sunat Bagi Hubungan Seksual

Tak Cuma Bikin Pasangan Puas, Ini 4 Manfaat Sunat Bagi Hubungan Seksual

Health | Selasa, 23 Juni 2020 | 22:25 WIB

Perempuan Ini Temukan Cara Unik Agar Anak Tak Dengar Saat Bercinta

Perempuan Ini Temukan Cara Unik Agar Anak Tak Dengar Saat Bercinta

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2020 | 22:50 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB