Waspada, Diare Lebih dari 7 Hari Bisa Jadi Tanda Serangan Jantung Mematikan

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 01 Juli 2020 | 15:57 WIB
Waspada, Diare Lebih dari 7 Hari Bisa Jadi Tanda Serangan Jantung Mematikan
Ilustrasi tidak rutin buang air besar bisa menyebabkan masalah pencernaan. (Shutterstock)

Suara.com - Serangan jantung merupakan kondisi darurat medis serius yang memerlukan penanganan segera. Seseorang bisa berisiko terkena serangan jantung mematikan atau infarks miokard jika mengalami diare terus-menerus.

Pada dasarnya, serangan jantung disebabkan oleh kurangnya darah yang mencapai jantung. Pasokan darah yang kurang membuat jantung rusak parah dan bisa mengancam jiwa.

Serangan jantung juga bisa menjadi gejala penyakit jantung koroner, yang mana timbunan lemak menumpuk di arteri dan membatasi jumlah darah yang mencapai jantung.

Salah satu tanda yang paling tidak biasa dari serangan jantung adalah diare persisten. Menurut Dr Leor Perl, ahli jantung dan direktur medis vectorious medical Technologies dikutip dari Express, beberapa pasien yang mengalami infark miokard juga mengalami gejala gastrointestinal.

Gejala gastrointestinal terkait masalah jantung itu bisa termasuk rasa sakit atau sakit perut yang menyakitkan.

Ilustrasi dada berdebar, serangan jantung. (Shutterstock)
Ilustrasi dada berdebar, serangan jantung. (Shutterstock)

Pada beberapa pasien, diare mungkin merupakan tanda serangan jantung. Tapi, bukan berarti setiap diare mengartikan Anda berisiko terkena serangan jantung.

"Sebenarnya serangan jantung cenderung muncul dengan cara yang sangat heterogen," kata Leor.

Sementara gejala klasik yang berupa nyeri retrosternal itu sama sekali tidak biasa bagi pasien. Sub-populasi yang menajdi perhatian Leor melipusi lansia, pasien diabetes dan wanita.

Berikut adalah gejal atipikal yang lebih umum, yakni gejala gastrointestinal yang meliputi mual, muntah, sakit perut dan diare.

baca juga

Gejala lainnya bisa termasuk hilangnya kesadaran, sinkop atau pingsan, sesak napas, sesak napas, rasa tidak enak atau kelemahan umum.

Diare atau gejala serangan jantung atipikal lainnya bisa merupakan tanda infark miokard bila disertai dengan gejala serangan jantung yang lebih umum.

Tetapi, Anda perlu mempertimbangkan untuk konsultasi dengan dokter bila diare berlangsung selama lebih dari 7 hari.

Gejala serangan jantung yang lebih umum termasuk nyeri dada parah, nyeri yang menjalar ke lengan dan pusing mendadak.

Tetapi, Anda bisa menurunkan risiko serangan jantung dengan melakukan perubahan pola makan dan gaya hidup.

Konsumsi makanan sehat dan seimbang bisa menurunkan kemungkinan timbunan lemak di arteri. Anda perlu mewaspadai semua gejala ini bila memiliki risiko serangan jantung akibat faktor genetik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Virus Corona di ICU Berisiko Alami Masalah Jantung, Ini Temuannya!

Pasien Virus Corona di ICU Berisiko Alami Masalah Jantung, Ini Temuannya!

Health | Senin, 29 Juni 2020 | 19:30 WIB

Terinfeksi Virus Corona Covid-19, Dokter Ini Alami Gejala Gastrointestinal

Terinfeksi Virus Corona Covid-19, Dokter Ini Alami Gejala Gastrointestinal

Health | Sabtu, 27 Juni 2020 | 17:47 WIB

Anak Usia Pra Sekolah Rentan Mengalami Diare, Apa Sebab?

Anak Usia Pra Sekolah Rentan Mengalami Diare, Apa Sebab?

Health | Selasa, 16 Juni 2020 | 07:25 WIB

Terkini

Terdampak Kabut Asap, Penerbangan Bandara Tjilik Riwut Lumpuh

Terdampak Kabut Asap, Penerbangan Bandara Tjilik Riwut Lumpuh

Foto | Senin, 31 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Tembus US$90 Lagi

Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Tembus US$90 Lagi

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Profil Gus Kikin, Ketum Baru PBNU: Pewaris Sanad Hasyim Asyari hingga Pengusaha

Profil Gus Kikin, Ketum Baru PBNU: Pewaris Sanad Hasyim Asyari hingga Pengusaha

Jatim | Senin, 31 Agustus 2026 | 08:54 WIB

Profil KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin): Silsilah, Karier, dan Gurita Bisnis

Profil KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin): Silsilah, Karier, dan Gurita Bisnis

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 08:54 WIB

Pemilik Lahan di Bengkalis Jadi Tersangka Karhutla

Pemilik Lahan di Bengkalis Jadi Tersangka Karhutla

Riau | Senin, 31 Agustus 2026 | 08:51 WIB

Bukan Cuma Koruptor, UU Perampasan Aset Bakal Sasar 13 Jenis Kejahatan

Bukan Cuma Koruptor, UU Perampasan Aset Bakal Sasar 13 Jenis Kejahatan

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 08:48 WIB

Menelusuri Jejak Rahasia 3.427 Arsip Kuno: Ketika Batik Indonesia Menggebrak Pasar Global

Menelusuri Jejak Rahasia 3.427 Arsip Kuno: Ketika Batik Indonesia Menggebrak Pasar Global

Jawa Tengah | Senin, 31 Agustus 2026 | 08:42 WIB

Emas Antam Diprediksi Fluktuatif, Rupiah Jadi Penopang Harga di Rp2,81 Juta

Emas Antam Diprediksi Fluktuatif, Rupiah Jadi Penopang Harga di Rp2,81 Juta

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38 WIB

Gus Kikin Nahkodai PBNU 2026-2031, Terpilih Lewat Mekanisme AHWA untuk Pertama Kali

Gus Kikin Nahkodai PBNU 2026-2031, Terpilih Lewat Mekanisme AHWA untuk Pertama Kali

Jatim | Senin, 31 Agustus 2026 | 08:33 WIB

Bahaya Rokok dan Produk Tembakau Alternatif

Bahaya Rokok dan Produk Tembakau Alternatif

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 08:30 WIB

×