Tertangkap Basah Anak Saat Hubungan Seks, Apa yang Harus Dilakukan?

Bimo Aria Fundrika
Tertangkap Basah Anak Saat Hubungan Seks, Apa yang Harus Dilakukan?
Ilustrasi Tertangkap Basah Anak Saat Hubungan Seks, Apa yang Harus Dilakukan? (Shutterstock)

Tertangkap basah oleh anak saat tengah berhubungan seks tentu membuat banyak orangtua bingung merespon. Lalu haru bagaimana.

Suara.com - Tertangkap basah oleh anak saat tengah berhubungan seks tentu membuat banyak orangtua bingung merespon. Terlebih diskusi soal seks seringkali tabu di tengah masyarakat.

Lalu apa yang sebenarnya bisa dilakukan saat anak melihat kita tengah melakukan hubungan seks di atas ranjang?

"Saya pikir banyak tergantung pada apa yang sebenarnya dilihat anak itu, seiring dengan usia mereka," kata Sara Dimerman, seorang psikolog terdaftar dan ahli pengasuhan anak yang berbasis di Toronto.

Edukasi seks. (Shutterstock)
Edukasi seks. (Shutterstock)

Dilansir dari Global News, saat seorang anak berusia tiga atau empat tahun dan melihat beberapa gerakan di balik selimut, mereka mungkin  tidak menyadari bahwa orangtua tengah berhubungan seks.

Akan tetapi, jika menyangkut anak yang lebih besar atau remaja, banyak hal bisa menjadi rumit. Mungkin mereka menganggap hal itu menjijikkan dan memalukan.

Dimerman mengatakan orang tua harus mengambil isyarat dari reaksi anak mereka, dan merespons dengan tepat. Jika seorang anak terlalu muda untuk menyadari apa yang baru saja mereka lihat, atau tampaknya tidak menyadari situasinya, orang tua dapat "hanya menanggapi kebutuhan anak tanpa membuat masalah besar," kata Dimerman.

Tetapi jika seorang anak ketakutan atau lari setelah melihat orang tua mereka berhubungan seks, penting untuk berbicara dengan mereka dengan cepat.

"Orang tua mungkin mengatakan sesuatu seperti,‘ Aku tahu itu mengejutkanmu melihat kami telanjang di tempat tidur bersama dan menjadi intim, '" kata Dimerman.

“Kemudian, yakinkan perasaan [mereka] dengan:‘ Selalu canggung dan tidak nyaman melihat orangtua yang berhubungan seks, dan itulah sebabnya pintu kami tertutup; karena seks adalah sesuatu yang pribadi. Tetapi kami ingin kamu tahu bahwa kamu tidak melakukan kesalahan, dan untuk menyelamatkan kamu dari perasaan seperti ini lain kali, bagaimana dengan mengetuk lebih dulu? "

Ia menegaskan bahwa yang terpenting adalah tidak tidak berpura-pura kejadian itu tidak terjadi. Mengabaikan seks dapat menstigma tindakan itu dan membingungkan anak-anak, kata Sara Moore, asisten profesor sosiologi di Universitas Negeri Salem yang berspesialisasi dalam seksualitas dan kehidupan keluarga.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS