Kaki Bengkak Bisa Disebabkan oleh Beberapa Kondisi, Termasuk Gagal Jantung

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Senin, 06 Juli 2020 | 17:16 WIB
Kaki Bengkak Bisa Disebabkan oleh Beberapa Kondisi, Termasuk Gagal Jantung
Ilustrasi kaki bengkak (Shutterstock)

Suara.com - Siapapun dapat mengalami kaki bengkak, Ini adalah kondisi yang umum terjadi, terutama setelah berjalan atau berdiri untuk waktu lama.

Tapi terkadang, pembengkakan (yang juga disebut edema) disebabkan oleh kondisi kesehatan tertentu, dan biasanya juga serius.

"Pendekatan saya adalah untuk mempertimbangkan potensi masalah di setiap sistem tubuh, seperti jantung dan pembuluh darah, tulang, dan kulit," jelas Dr. James Ioli, kepala layanan podiatri di Rumah Sakit Brigham and Women's yang berafiliasi dengan Harvard Medical School.

Masalah Pembuluh Darah

Ketika Anda sering berdiri, gravitasi menarik darah ke pembuluh darah kaki, dan sebagian cairan di dalam darah memasuki jaringan kaki, menyebabkannya bengkak.

Tetapi, dilansir Harvard Health Publishing, ada juga beberapa kondisi yang dapat menyebabkan pembengkakan serupa:

Penyebab kaki bengkak. (Shutterstock)
Penyebab kaki bengkak. (Shutterstock)

1. Insufisiensi vena

Katup-katup di vena kaki menjaga darah tidak ditarik ke bawah oleh gravitasi dan menyatu di kaki. Seiring bertambahnya usia, katup itu menua juga, dan mungkin berfungsi kurang efisien. Ini adalah penyebab umum kaki bengkak.

2. Radang urat darah

Peradangan vena yang menyakitkan ini dapat menyebabkan kaki bengkak dan juga nyeri kaki.

3. Trombosis vena dalam

Dalam kondisi ini, gumpalan darah terbentuk di pembuluh darah bagian dalam. Gumpalan menghalangi kembalinya darah dari kaki ke jantung, menyebabkan pembengkakan pada kaki.

Ini bisa menjadi sangat serius jika tidak ditangani segera, sebab gumpalan darah dapat terlepas dan mengalir ke paru-paru, menyebabkan emboli paru.

4. Gagal jantung

Jantung yang gagal yang tidak memompa seefektif seharusnya. Akibatnya, darah di kaki dipompa kembali ke jantung.

Ilustrasi kaki bengkak (Shutterstock)

5. Penyakit hati

Beberapa penyakit hati dapat menyebabkan rendahnya tingkat protein albumin, yang dibuat di hati.

Rendahnya kadar albumin menyebabkan cairan dalam darah masuk ke jaringan, menghasilkan pembengkakan tidak hanya pada tungkai dan kaki tetapi juga bagian tubuh lainnya, seperti tangan dan wajah.

6. Penyakit ginjal

Cairan dapat menumpuk di jaringan jika suatu penyakit menyulitkan ginjal untuk membuang kelebihan cairan dalam tubuh (salah satu fungsi utama ginjal).

Terkadang, pembengkakan pada kaki adalah petunjuk pertama bahwa Anda memiliki gagal jantung atau penyakit hati atau ginjal. Namun, Anda harus berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui diagnosis yang sebenarnya agar mendapat perawatan yang tepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Bantah Lucinta Luna Depresi dan Alami Kaki Bengkak

Polisi Bantah Lucinta Luna Depresi dan Alami Kaki Bengkak

Entertainment | Jum'at, 14 Februari 2020 | 14:13 WIB

Lucinta Luna Depresi dan Kaki Bengkak, Efek Berhenti Minum Obat Penenang?

Lucinta Luna Depresi dan Kaki Bengkak, Efek Berhenti Minum Obat Penenang?

Health | Jum'at, 14 Februari 2020 | 11:55 WIB

Kaki Bengkak hingga Sulit Pipis, Rony Dozer Ngaku Kena Guna-guna

Kaki Bengkak hingga Sulit Pipis, Rony Dozer Ngaku Kena Guna-guna

Entertainment | Selasa, 28 Januari 2020 | 17:45 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB