Polisi Bantah Lucinta Luna Depresi dan Alami Kaki Bengkak

Ferry Noviandi | Herwanto
Polisi Bantah Lucinta Luna Depresi dan Alami Kaki Bengkak
Tersangka kasus narkoba Lucinta Luna berbicara kepada media saat menjalani pemeriksaan lanjutan kasus narkoba di Polres Metro Jakarta Barat, Kamis (13/2). [Suara.com/Ismail]

Polisi menegaskan kalau pelayanan kesehatan untuk para tahanan diberikan maksimal.

Suara.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus membantah keterangan dari pengacara Lucinta Luna yang meyebut kliennya mengalami depresi hingga luka bengkak di bagian kakinya.

"Selama ini nggak ada (kabar depresi hingga kaki bengkak). Di dalam kan polisi punya dokter kesehatan pasti akan diperiksa kesehatan. Tahanan mana pun sama," kata Yusri Yunus, saat dijumpai di Polres Metro Jakarta Barat, Jumat (14/2/2020).

Rencananya Yusri akan memeriksa kembali kondisi psikis dan kaki dari Lucinta Luna melalui dokter yang bertugas di Polda Metro Jaya.

"Sekarang belum kami lihat, nanti kami akan periksa. Pelayanan kami bagus, dia juga mengakui pelayanan kami bagus," ujar Yusri Yunus.

Sementara itu, Yusri Yunus memastikan saat ini Lucinta Luna ditahan pada sel khusus Polda Metro Jaya bersama si pemasok, lantaran sama-sama transgender.

"Kan dikasih ruangan khusus sendiri ya sementara itu," ucap Yusri Yunus.

Lucinta Luna (mengenakan kemeja cokelat, topi dan masker) bersama petugas kepolisian di Polres Jakarta Barat. [Herwanto/Suara.com]
Lucinta Luna (mengenakan kemeja cokelat, topi dan masker) bersama petugas kepolisian di Polres Jakarta Barat. [Herwanto/Suara.com]

Sayangnya Yusri Yunus belum dapat memastikan sampai kapan Lucinta Luna dan pemasok berada dalam sel khusus.

"Kita masih jalan dulu lihat situasi. Dia seorang wanita, dia pasti akan dapat sel wanita kalau masuk sini. Dia wanita loh yang sudah dinyatakan di pengadilan. Kita hargai putusan pengadilan," jelasnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS