Studi: Risiko Asma dan Alergi Lebih Tinggi pada Remaja yang Suka Begadang

Yasinta Rahmawati

Senin, 06 Juli 2020 | 18:56 WIB
Studi: Risiko Asma dan Alergi Lebih Tinggi pada Remaja yang Suka Begadang

Suara.com - Begadang merupakan salah satu kebiasaan yang bisa membawa dampak buruk bagi kesehatan. Peneliti pun baru-baru ini menemukan bahwa begadang mungkin membuat remaja lebih rentan menderita asma dan alergi.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam ERJ Open Research, ditemukan hasil di mana remaja yang lebih suka begadang dan bangun di pagi hari lebih mungkin menderita asma dan alergi, dibandingkan dengan mereka yang tidur dan bangun lebih awal.

Seperti dilansir dari Medical Xpress, gejala asma diketahui sangat terkait dengan jam internal tubuh, tetapi ini adalah studi pertama yang melihat bagaimana preferensi tidur individu memengaruhi risiko asma pada remaja.

Para peneliti mengatakan penelitian ini memperkuat pentingnya waktu tidur untuk remaja dan membuka saluran penelitian baru tentang bagaimana tidur memengaruhi kesehatan pernapasan remaja.

Pemimpin penelitian, dr. Subhabrata Moitra dari divisi kedokteran paru di University of Alberta, mengatakan bahwa asma dan penyakit alergi adalah umum pada anak-anak dan remaja di seluruh dunia dan prevalensinya meningkat.

Paparan polusi dan asap tembakau berkontribusi, namun masih perlu mencari tahu lebih banyak. "Tidur dan 'hormon tidur' melatonin diketahui memengaruhi asma, jadi kami ingin melihat apakah preferensi remaja untuk begadang atau tidur lebih awal bisa terlibat dalam risiko asma mereka," ujarnya.

Studi ini melibatkan 1.684 remaja yang tinggal di Bengal Barat, India, berusia 13 atau 14 tahun. Setiap peserta ditanya tentang mengi, asma, atau gejala rinitis alergi, seperti pilek dan bersin.

Mereka juga ditanyai serangkaian pertanyaan untuk menilai apakah mereka 'tipe malam', 'tipe pagi' atau di antaranya, seperti jam berapa malam atau malam mereka cenderung merasa lelah, kapan mereka akan memilih untuk bangun dan bagaimana lelah mereka merasakan hal pertama di pagi hari.

Para peneliti membandingkan gejala remaja dengan preferensi tidur mereka, dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain yang diketahui memengaruhi asma dan alergi, seperti di mana para peserta tinggal dan apakah anggota keluarga mereka merokok.

baca juga

Peneliti menemukan bahwa kemungkinan menderita asma adalah sekitar tiga kali lebih tinggi pada remaja yang suka menunda tidur malam alias begadang dibandingkan dengan mereka yang lebih suka tidur lebih awal.

Ilustrasi seorang perempuan sedang bersin (Shutterstock).
Ilustrasi seorang perempuan sedang bersin (Shutterstock).

Peneliti juga menemukan risiko menderita rinitis alergi dua kali lebih tinggi pada mereka yang terlambat tidur dibandingkan dengan mereka yang lebih awal tidur.

Namun peneliti tidak dapat memastikan bahwa begadang menyebabkan asma, walaupun ada fakta bahwa hormon tidur melatonin sering kali tidak sinkron pada orang yang terlambat tidur. Hal itu, pada gilirannya dapat memengaruhi respons alergi remaja.

"Kita juga tahu bahwa anak-anak dan remaja semakin terpapar cahaya dari ponsel, tablet, dan perangkat lain, dan begadang di malam hari. Bisa jadi itu mendorong remaja untuk meletakkan perangkat mereka dan tidur sedikit lebih awal. akan membantu mengurangi risiko asma dan alergi. Itu sesuatu yang perlu kita pelajari lebih lanjut," ujar dr. Subhabrata Moitra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menolak Dibungkam Orang Tuanya, Remaja 15 Tahun Ini Mengaku Anti-Trump

Menolak Dibungkam Orang Tuanya, Remaja 15 Tahun Ini Mengaku Anti-Trump

Lifestyle | Senin, 06 Juli 2020 | 16:28 WIB

Sempat Mengaku Dihamili Anak 10 Tahun, Remaja Ini Lahirkan Anak Pertamanya

Sempat Mengaku Dihamili Anak 10 Tahun, Remaja Ini Lahirkan Anak Pertamanya

Lifestyle | Senin, 06 Juli 2020 | 15:17 WIB

Gara-gara Masalah dengan Mantan, Remaja Gunungkidul Nekat Terjun ke Jurang

Gara-gara Masalah dengan Mantan, Remaja Gunungkidul Nekat Terjun ke Jurang

Jogja | Jum'at, 03 Juli 2020 | 13:44 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB