Suara.com - Virus corona Covid-19 telah menginfeksi lebih dari 11 juta orang di dunia. Tetapi, beberapa negara telah melonggarkan aturan pembatasan sosial.
Meski begitu, semua orang tetap disarankan mengikuti protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak fisik dan rutin mencuci tangan untuk mencegah penyebaran virus corona.
Selain itu, semua orang juga disarankan tetap di rumah bila tak ada urusan mendesak di luar. Karena, seseorang mungkin saja membawa dan tertular virus corona Covid-19 tanpa gejala.
Jika tidak, seseorang mungkin mengalami gejala virus corona Covid-19 yang lain, termasuk persaaan geli yang aneh pada kulit.
Sejumlah pasien virus corona Covid-19 yang dilansir dari Express, mengaku merasakan sensasi aneh itu pada kulitnya. Mereka merasa seolah-olah kulitnya terbakar.
Pasien virus corona mengklaim bahwa mereka mengalami rasa sakit yang membakar di seluruh tubuh dan merasakan geli atau sensasi tersetrum listrik pada kulitnya.
Saat ini sensasi aneh tersebut belum dikonfirmasi sebagai gejala lain virus corona Covid-19. Tapi, para ilmuwan telah mengklaim sensasi aneh itu terkait dengan perubahan sistem kekebalan pada pasien.

"Ada respon kekebalan yang meluas terjadi," kata Dr Waleed Javaid, direktur pencegahan dan pengendalian infeksi di Mount Sinai Downtown, New York dikutip dari Express.
Dr Javaid mengatakan sel-sel kekebalan tubuh manusia bisa diaktifkan, sehingga banyak bahan kimia yang dilepaskan ke seluruh tubuh dan terasa seperti ada yang mendesis pada kulit kita.
"Ketika respons kekebalan seseorang meningkat, orang bisa merasaakan sensasi yang berbeda. Saya pernah mendengar pengalaman serupa di masa lalu dengan penyakit lain," kata Dr Javaid.
Tapi, bukan berarti sensasi kesemutan dan aneh di kulit sudah pasti tanda virus corona Covid-19. Sensasi itu bisa jadi tanda neuropati perifer yang disebabkan oleh sejumlah kondisi kesehatan, termasuk diabetes, kekurangan vitamin B12 dan artritis reumatoid.
Anda perlu berbicara dengan dokter bila rasa sakit menggelitik di kaki memengaruhi keseimbangan. Sensasi kesemutan lebih mungkin disebabkan oleh virus corona Covid-19 bila disertai gejala umum lainnya.
Adapun gejala virus corona Covid-19 umumnya termasuk demam tinggi, batuk terus-menerus dan hilangnya indra penciuman atau pernapasan.