Melalui Gereja, Keluarga AS Jajakan Obat Ajaib Corona Berbahan Pemutih

Rima Sekarani Imamun Nissa, Fita Nofiana

Kamis, 09 Juli 2020 | 15:35 WIB
Melalui Gereja, Keluarga AS Jajakan Obat Ajaib Corona Berbahan Pemutih
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Suara.com - Keluarga di Florida, Amerika Serikat, ditangkap karena menjual pemutih yang diklaim sebagai obat ajaib untuk virus corona. 

Dilansir dari New York Post, sebuah keluarga Florida telah dijatuhi dengan tuduhan federal karena diduga menjajakan apa yang mereka sebut dengan obat ajaib untuk virus corona. Obat tersebut ternyata merupakan sebuah ramuan yang digunakan sebagai pemutih industri.

Mark Grenon (62) dan tiga putranya, dituduh memasarkan dan menjual produk bernama Miracle Mineral Solution sebagai obat ajaib virus corona. 

Menurut pengaduan pidana, mereka menjualnya melalui entitas yang disebut Gereja Kesehatan dan Penyembuhan Genesis II di Bradenton.

Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), solusi beracun yang digunakan oleh keluarga Grenon juga dikenal sebagai MMS. Bahan ini biasanya digunakan untuk mengolah tekstil, air industri, bubur kertas dan kertas.

FDA belum menyetujui MMS untuk penggunaan yang berhubungan dengan kesehatan. Badan itu bahkan mengatakan menelan pemutih dapat menyebabkan muntah dan dehidrasi.

Grenon juga memasarkan obat berbahan pemutih itu sebagai obat untuk kondisi kesehatan serius lainnya, termasuk kanker, autisme, dan AIDS.

Seorang hakim federal Miami pada bulan April telah memerintahkan Gereja Kesehatan dan Penyembuhan Genesis II untuk berhenti menjual MMS, tetapi Grenon mengabaikan putusan itu.

Ilustrasi pemutih pakaian, cairan pembersih, cairan pencuci baju [shutterstock]
Ilustrasi pemutih pakaian, cairan pembersih, cairan pencuci baju [shutterstock]

Ia malah dengan tegas menolak perintah hakim distrik untuk berhenti menjual obat tersebut melalui email.

baca juga

"Kami tidak akan berpartisipasi dalam perintah yang tak konstitusional," bunyi satu email dari Mark Grenon kepada Hakim Distrik AS, Kathleen Williams.

"Berkali-kali aku menulis semuanya untuk Anda, Anda (Hakim Distrik AS Kathleen Williams) tidak memiliki wewenang atas Gereja kami," tambah Grenon.

Sang ayah dan putra-putranya, yakni Jonathan Grenon (34), Jordan Grenon (26), dan Joseph Grenon (32) didakwa dengan konspirasi untuk menipu Amerika Serikat, konspirasi untuk melanggar Undang-Undang Makanan, Obat-obatan dan Kosmetik, serta perbuatan kriminal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wacana Protokol Covid di Pesta Nikah: Makan Dibungkus, Salaman dari Bawah

Wacana Protokol Covid di Pesta Nikah: Makan Dibungkus, Salaman dari Bawah

News | Kamis, 09 Juli 2020 | 14:56 WIB

Pondok Pesantren Gontor Ponorogo Klaster Baru COVID-19

Pondok Pesantren Gontor Ponorogo Klaster Baru COVID-19

Banten | Kamis, 09 Juli 2020 | 14:53 WIB

Pemulangan Pekerja WNI di AS dan Kanada di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

Pemulangan Pekerja WNI di AS dan Kanada di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

Video | Kamis, 09 Juli 2020 | 15:00 WIB

Terkini

Amuk Api di Cikini Menteng: Lima Rumah Hangus, Ratusan Petugas Berjibaku Tembus Gang Sempit

Amuk Api di Cikini Menteng: Lima Rumah Hangus, Ratusan Petugas Berjibaku Tembus Gang Sempit

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:21 WIB

GJLS: Berapi-Api Laris Manis di Jakarta Film Week 2026, Monty Tiwa Terharu

GJLS: Berapi-Api Laris Manis di Jakarta Film Week 2026, Monty Tiwa Terharu

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Wantimpres Kumpul di Setneg, Bahas Sejumlah Isu untuk Prabowo

Wantimpres Kumpul di Setneg, Bahas Sejumlah Isu untuk Prabowo

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Dedi Mulyadi: Pilkades di Jabar Tanpa Kertas Suara dan Penghitungan Lama

Dedi Mulyadi: Pilkades di Jabar Tanpa Kertas Suara dan Penghitungan Lama

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:19 WIB

3 Opsi Ban Motor Honda Beat yang Cocok untuk Musim Hujan

3 Opsi Ban Motor Honda Beat yang Cocok untuk Musim Hujan

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:19 WIB

Beda Viva Air Mawar Vs Viva Queen Rose Face Mist, Cek Kandungan dan Fungsinya

Beda Viva Air Mawar Vs Viva Queen Rose Face Mist, Cek Kandungan dan Fungsinya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:19 WIB

Di Sanksi OJK, Sekuritas Milik Pandu Sjahrir Lakukan Transaksi Rp60,6 T Selama 1 Tahun Terakhir

Di Sanksi OJK, Sekuritas Milik Pandu Sjahrir Lakukan Transaksi Rp60,6 T Selama 1 Tahun Terakhir

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:17 WIB

100 Hari Kerja, Kepala BGN Sudaryono Benahi Tata Kelola MBG hingga Kembalikan Rp44 Triliun ke Negara

100 Hari Kerja, Kepala BGN Sudaryono Benahi Tata Kelola MBG hingga Kembalikan Rp44 Triliun ke Negara

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:16 WIB

Nyesel Baru Tahu! 3 Kelas Menulis Ini Ampuh Bikin Tulisan Makin Enak Dibaca

Nyesel Baru Tahu! 3 Kelas Menulis Ini Ampuh Bikin Tulisan Makin Enak Dibaca

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:15 WIB

Bagaimana Cara Mengurus KTP yang Hilang Saat Berada di Luar Kota atau Beda Domisili?

Bagaimana Cara Mengurus KTP yang Hilang Saat Berada di Luar Kota atau Beda Domisili?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:15 WIB

×