Meski Sudah Dinyatakan Sembuh, Pasien Covid-19 Bisa Tetap Memiliki Gejala

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Selasa, 14 Juli 2020 | 10:53 WIB
Meski Sudah Dinyatakan Sembuh, Pasien Covid-19 Bisa Tetap Memiliki Gejala
Ilustrasi Pasien Covid-19. (Pexels)

Suara.com - Sebagian besar pasien Covid-19 melaporkan tetap memiliki satu atau beberapa gejala yang tetap ada meski sudah dinyatakan pulih dari virus. Hal tersebut dinyatakan dalam penelitian yang diterbitkan secara daring pada 9 Juli di Journal of American Medical Association.

Dilansir dari Medical Xpress, Angelo Carfi, MD, dari Fondazione Policlinico Universitario Agostino Gemelli IRCCS di Roma dan rekannya menindaklanjuti pasien yang dinyatakan sembuh menurut kriteria Organisasi Kesehatan Dunia  (WHO). 

Data dikumpulkan pada semua karakteristik klinis, termasuk riwayat klinis dan farmakologis, faktor gaya hidup, status vaksinasi dan pengukuran tubuh.

Data dimasukkan berasal dari 143 pasien, dengan usia rata-rata 56,5 tahun. Para peneliti menemukan bahwa 72,7 persen peserta memiliki bukti pneumonia interstitial selama dirawat di rumah sakit. 

Rata-rata lama tinggal di rumah sakit adalah 13,5 hari di mana 15 dan 5 persen pasien menerima ventilasi noninvasif dan invasif. 

Ilustrasi pasien menggunakan alat bantu pernapasan. (Shutterstock)
Ilustrasi pasien Covid-19. (Shutterstock)


Pada saat evaluasi (rata-rata 60,3 hari setelah timbulnya gejala Covid-19 pertama), hanya 12,6 persen pasien yang benar-benar bebas dari gejala Covid-19 yang terkait. 

Sementara 32 dan 55 persen masing-masing memiliki satu hingga tiga gejala atau bahkan lebih. 

Tidak ada pasien yang mengalami demam atau gejala penyakit akut setelah sembuh. Tetapi di antara 44,1 persen pasien mengalami kualitas hidup yang memburuk. 

Secara keseluruhan, 53,1 persen pasien mengalami kelelahan, 43,4 pasien mengalami dispnea, 27,3 persen nyeri sendi dan 21,7 persen pasien melaporkan nyeri dada.

"Dokter dan peneliti telah fokus pada fase akut Covid-19, tetapi pemantauan lanjutan setelah keluar untuk efek jangka panjang diperlukan," catat para peneliti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WHO: Banyak Negara Salah Arah Tangani Virus Corona

WHO: Banyak Negara Salah Arah Tangani Virus Corona

News | Selasa, 14 Juli 2020 | 09:56 WIB

Ngeyel Tak Percaya Pandemi Covid-19, Pria Meninggal Terinfeksi Corona

Ngeyel Tak Percaya Pandemi Covid-19, Pria Meninggal Terinfeksi Corona

News | Selasa, 14 Juli 2020 | 10:26 WIB

Studi: 1 dari 3 Orang Muda Berisiko Alami Covid-19 Parah karena Merokok!

Studi: 1 dari 3 Orang Muda Berisiko Alami Covid-19 Parah karena Merokok!

Health | Selasa, 14 Juli 2020 | 09:35 WIB

Terkini

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB