Jangan Dimakan, Inilah yang Terjadi Ketika Makanan Dihinggapi Lalat

Vania Rossa | Suara.com

Selasa, 14 Juli 2020 | 11:48 WIB
Jangan Dimakan, Inilah yang Terjadi Ketika Makanan Dihinggapi Lalat
Ilustrasi lalat hinggap di makanan. (Shutterstock)

Suara.com - Apa yang akan Anda lakukan ketika ada lalat menghinggapi makanan Anda? Apakah Anda akan tetap mengonsumsi makanan tersebut, atau membuang bagian makanan yang dihinggapi lalat tersebut? Mari cari tahu apa yang sebenarnya terjadi ketika makanan dihinggapi lalat.

Dilansir dari Bright Side, lalat mencemari makanan Anda dengan setidaknya makanan terakhir yang mereka hinggapi. Dan, inilah yang terjadi pada makanan Anda ketika lalat menghinggapinya.

1. Lalat dapat muntah di atas makanan Anda

Lalat makan dengan mengisap cairan melalui mulutnya yang berbentuk tabung. Bentuk mulut ini membuat lalat harus mengubah makanan menjadi cairan agar dapat diserap. Untuk melakukan ini, lalat akan memuntahkan makanan yang dihinggapinya dengan air liur mereka sendiri, yang bisa mengandung apa pun yang mereka makan sebelumnya (misalnya, daging busuk atau kotoran).

2. Lalat bisa bertelur di makanan Anda

Makanan yang dihinggapi lalat dapat berubah menjadi sarang yang sempurna untuk telur lalat. Dan setelah beberapa waktu berlalu, telur tersebut akan tumbuh menjadi bayi lalat kecil (belatung atau larva) yang benar-benar dapat meracuni Anda dengan bakteri. Jadi, ingat untuk menutupi makanan Anda jika Anda akan meninggalkannya untuk sementara waktu.

3. Kaki dan sayap lalat dapat mengontaminasi makanan Anda dengan bakteri

Tubuh lalat dipenuhi dengan bakteri, dengan jumlah mikroba tertinggi ditemukan di bagian luar tubuhnya. Menurut Nanyang Technological University, setiap langkah lalat akan meninggalkan ratusan bakteri di makanan yang dihinggapinya.

4. Lalat dapat membawa lebih dari 60 penyakit

Lalat rumah dapat menularkan setidaknya 65 penyakit berbeda kepada manusia hanya dengan merangkak melalui sampah dan makanan, termasuk disentri, diare, kolera, dan bahkan kusta. Dan bukan hanya manusia yang dapat menderita, lalat juga dapat menginfeksi hewan lain, seperti ayam atau babi.

Mulai sekarang, pastikan Anda tidak akan membiarkan lalat menyentuh makanan Anda. Dan biasakan untuk menutup makanan yang ada di meja makan, ya!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WHO Tegaskan Virus Corona Tak Menular Lewat Lalat!

WHO Tegaskan Virus Corona Tak Menular Lewat Lalat!

News | Selasa, 07 April 2020 | 10:43 WIB

Anti Mainstream, Begini Jadinya Ketika Lalat Dijadikan Hewan Peliharaan

Anti Mainstream, Begini Jadinya Ketika Lalat Dijadikan Hewan Peliharaan

Tekno | Jum'at, 05 Juli 2019 | 08:08 WIB

Awas Penyakit Infeksi yang Ditimbulkan Lalat, Usir dengan Tips Jitu Ini

Awas Penyakit Infeksi yang Ditimbulkan Lalat, Usir dengan Tips Jitu Ini

Health | Jum'at, 14 Juni 2019 | 17:30 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB