Awas, Konsumsi Protein di Malam Hari Juga Bisa Tingkatkan Kadar Gula Darah

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Selasa, 14 Juli 2020 | 14:10 WIB
Awas, Konsumsi Protein di Malam Hari Juga Bisa Tingkatkan Kadar Gula Darah
Ilustrasi protein shake. (Unsplash/Derick McKinney)

Suara.com - Mengkonsumsi protein di malam hari meningkatkan kadar gula darah di pagi hari untuk orang sehat. Hal itu terungkap dari penelitian baru yang dipresentasikan minggu ini di konferensi awal karir virtual The Physiological Society yang disebut Future Physiology 2020.

Memiliki kadar gula darah tinggi setelah makan dikaitkan dengan masalah kesehatan, seperti diabetes, penyakit jantung dan obesitas.

Ilustrasi tes gula darah (Foto: shutterstock)
Ilustrasi tes gula darah (Foto: shutterstock)

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa camilan beberapa jam sebelum makan dapat membantu mengontrol kadar gula darah. Kondisi ini yang menjelaskan mengapa hal pertama yang kita makan setiap hari cenderung meningkatkan gula darah lebih banyak daripada makanan lain di kemudian hari.

Studi ini menyelidiki apakah bangun di malam hari untuk mengonsumsi protein mungkin menjaga gula darah lebih rendah keesokan paginya. Yang mengejutkan, respons gula darah terhadap sarapan lebih tinggi ketika partisipan mengonsumsi protein daripada air putih pada jam 4 pagi.

Temuan tak terduga ini mungkin informatif bagi orang yang mencoba meningkatkan kontrol kadar gula darah.

Temuan penting yang harus digaris bawahi bahwa ternyata tubuh tidak mengharapkan atau membutuhkan banyak makanan untuk dikonsumsi pada malam hari, sehingga protein itu sendiri diubah menjadi gula.

Hal ini dapat menyebabkan tubuh memiliki lebih banyak karbohidrat yang sudah tersedia saat bangun tidur. Sehingga energi dalam sarapan kurang mudah digunakan atau disimpan, dan membuatnya lebih banyak menumpuk di dalam darah.

Para peneliti di University of Bath mempelajari lima belas pria dan wanita muda yang sehat (8 wanita dan 7 pria). Para peserta terbangun pada jam 4 pagi untuk minum 300 ml larutan air, baik dengan atau tanpa 63 gram protein whey.

Mereka kemudian kembali tidur dan pada jam 9 pagi diberikan bubur dalam jumlah standar untuk sarapan, dengan sampel darah dikumpulkan selama 2 jam sesudahnya untuk memeriksa respon glukosa darah.

Para peserta kemudian kembali ke lab untuk melakukan hal yang sama lagi sekitar seminggu kemudian, Namun, mereka diberikan minuman lain pada malam hari (jam 4 pagi) sehingga peneliti dapat membandingkan respons glukosa dengan sarapan yang sama pada orang yang sama dan melihat efek dari protein malam hari.

“Penelitian di masa depan akan melihat apakah ini berlaku untuk orang yang lebih tua dan kelebihan berat badan yang cenderung memiliki lebih banyak masalah dalam mengendalikan kadar gula darah mereka. Juga menarik untuk mengetahui sejauh mana temuan kami disebabkan makan pada waktu yang tidak biasa atau jenis protein yang dikonsumsi," kata Eleanor Smith, yang mempresentasikan karya itu.

Penelitian ini masih belum dilakukan tinjauan sejawat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Tingkatkan Kebiasaan Minum Kopi Bisa Turunkan Risiko Diabetes Tipe 2

Studi: Tingkatkan Kebiasaan Minum Kopi Bisa Turunkan Risiko Diabetes Tipe 2

Health | Selasa, 14 Juli 2020 | 11:55 WIB

Rahasia Umur Panjang, Yuk Ganti Asupan Protein Hewani dengan Nabati

Rahasia Umur Panjang, Yuk Ganti Asupan Protein Hewani dengan Nabati

Health | Selasa, 14 Juli 2020 | 09:14 WIB

Studi: Vitamin D Bisa Turunkan Risiko Diabetes Tipe 2

Studi: Vitamin D Bisa Turunkan Risiko Diabetes Tipe 2

Health | Senin, 13 Juli 2020 | 13:51 WIB

Terkini

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB