Bukti Penularan Virus di Rahim, Bayi Baru Lahir Positif Covid-19!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 14 Juli 2020 | 14:18 WIB
Bukti Penularan Virus di Rahim, Bayi Baru Lahir Positif Covid-19!
Ilustrasi bayi sakit (Pexels)

Suara.com - Seorang bayi baru lahir yang terinfeksi virus corona Covid-19 adalah bukti kuat bahwa penyakit itu bisa ditularkan melalui rahim.

Mulanya, ibu dari bayi baru lahir asal Texas itu didiagnosis menderita virus corona Covid-19 sebelum air ketubannya pecah pada minggu ke-14 kehamilan dan melahirkan prematur.

Bayinya pun langsung dibawa ke unit perawatan intensif karena terlihat tidak sehat, Tetapi, hari berikutnya ia mengalami demam dan kesulitan bernapas.

Sampai akhirnya, bayi itu didiagnosis positif SARS-CoV-2 atau Covid-19 pada 24 dan 48 jam setelah persalinan.

Bayinya menjalani perawatan dengan oksigen tambahan selama beberapa hari, tetapi bayinya tidak membutuhkan ventilasi mekanis.

Hasil tes virus corona Covid-19 selalu positif selama 2 minggu. Tapi di hari ke-21, ibu dan bayinya diizinkan pulang dalam kondisi baik.

Para petugas medis dari Pusat Medis Universitas Texas Barat Daya di Dallas, mengatakan mereka adalah orang pertama yang mendokumentasikan penularan virus corona melalui intrauterin atau dalam kandungan.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Laporan yang dipimpin oleh Dr Julide Sisman, itu pun diterbitkan dalam The Pediatric Infestious Disease Journal oleh Wolters Kluwer Health.

"Banyak bayi sekarang lahir dari wanita hamil dengan virus corona Covid-19. Mayoritas bayi ini positif virus corona Covid-19 tanpa penyakit pernapasan," kata Dr Amanda S. Evans, salah stau penulis utama studi baru tersebut dikutip dari The Sun.

baca juga

Dr Amanda mengatakan studinya adalah penelitian pertama yang mendokumentasikan penularan intrauterin infeksi selama kehamilan. Berdasarkan bukti imunohistokimia dan ultrastruktural dari infeksi virus corona Covid-19 dalam plasenta.

Para penulis studi juga melaporkan bahwa ibu dari bayi itu pun menderita diabetes tipe 2 dan telah didiagnosis positif virus corona Covid-19 saat hamil.

Sampai akhirnya, ia melahirkan bayi perempuannya di usia 34 minggu setelah mengalami ketuban pecah dini, yaitu kantung ketuban yang menjaga bayi terlindungi di dalam rahim.

Ilustrasi bayi sakit (Pexels)
Ilustrasi bayi sakit (Pexels)

Setelah lahir, petugas medis langsung membawakan ke ICU neonatal karena prematur dan kemungkinan terpapar virus corona Covid-19.

Mulanya, bayi itu terlihat sehat dengan pernapasan yang normal dan tanda-tanda vital lainnya. Tapi di hari ke-2 kehidupannya, ia mengalami demam tinggi dan masalah pernapasan ringan.

Jadi, bayi itu pertama kali didiagnosis positif terinfeksi virus corona Covid-19 dalam 24 jam setelah lahir dan mulai menunjukkan gejala virus dalam sistem tubuhnya selama 14 hari.

Para peneliti pun memeriksa plasenta yang menunjukkan adanya tanda-tanda peradangan jaringan. Tetapi, tes medis yang lebih rumit dari sel-sel janin mengungkapkan adanya partikel virus corona dan protein khusus untuk Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gara-gara Corona, Kematian karena HIV, TB, dan Malaria Diprediksi Meningkat

Gara-gara Corona, Kematian karena HIV, TB, dan Malaria Diprediksi Meningkat

Health | Selasa, 14 Juli 2020 | 13:52 WIB

Terdampak Covid-19, Pebisnis Indonesia di Jepang Alih Profesi Jadi Pesulap

Terdampak Covid-19, Pebisnis Indonesia di Jepang Alih Profesi Jadi Pesulap

Video | Selasa, 14 Juli 2020 | 14:00 WIB

Virus Corona Disebut Merusak Multi Organ, dan Pasiennya Tidak Akan Sembuh

Virus Corona Disebut Merusak Multi Organ, dan Pasiennya Tidak Akan Sembuh

Health | Selasa, 14 Juli 2020 | 13:45 WIB

Terkini

PBNU Minta Ponpes Tanpa Izin Dilarang Beroperasi dan Dilarang Pakai Gelar Kiai

PBNU Minta Ponpes Tanpa Izin Dilarang Beroperasi dan Dilarang Pakai Gelar Kiai

Banten | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Jokowi ke Kader PSI: Kalau Semua Jalur Mentok, Datang Saja ke Solo

Jokowi ke Kader PSI: Kalau Semua Jalur Mentok, Datang Saja ke Solo

Surakarta | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Hajar Tampines Rovers 1-0, Igor Tolic Akui Fisik Skuad Persib Mulai Terkuras

Hajar Tampines Rovers 1-0, Igor Tolic Akui Fisik Skuad Persib Mulai Terkuras

Jabar | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 21:24 WIB

Pelindo Operasikan Terminal 2 Petikemas, Perkuat Produktivitas Pelabuhan Tanjung Priok

Pelindo Operasikan Terminal 2 Petikemas, Perkuat Produktivitas Pelabuhan Tanjung Priok

Bisnis | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 21:22 WIB

5 Serum Wardah untuk Menghilangkan Flek Hitam dan Mencerahkan Wajah, Bye Noda Gelap!

5 Serum Wardah untuk Menghilangkan Flek Hitam dan Mencerahkan Wajah, Bye Noda Gelap!

Lifestyle | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 21:21 WIB

Lebak Resmi Siaga Darurat Kekeringan! BPBD Pasok Air Bersih Setiap Hari ke Desa Pelosok

Lebak Resmi Siaga Darurat Kekeringan! BPBD Pasok Air Bersih Setiap Hari ke Desa Pelosok

Banten | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 21:16 WIB

Pengamat: Polarisasi Opini di Kasus Eks Jampidsus Berpotensi Ganggu Asas Praduga Tak Bersalah

Pengamat: Polarisasi Opini di Kasus Eks Jampidsus Berpotensi Ganggu Asas Praduga Tak Bersalah

Jabar | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Biar Mantan Istri Mau Rujuk, Ayah di Bandung Barat Tega Aniaya Anak Kandung Berusia 5 Tahun

Biar Mantan Istri Mau Rujuk, Ayah di Bandung Barat Tega Aniaya Anak Kandung Berusia 5 Tahun

Jabar | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 21:07 WIB

Jokowi: PSI Punya Target Besar di 2029, Bukan Sekadar Lolos ke Senayan

Jokowi: PSI Punya Target Besar di 2029, Bukan Sekadar Lolos ke Senayan

Jawa Tengah | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 21:07 WIB

Lampaui Target, Menag Klaim Indeks Kerukunan Beragama RI Capai Level Tertinggi

Lampaui Target, Menag Klaim Indeks Kerukunan Beragama RI Capai Level Tertinggi

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 21:06 WIB

×