Virus Corona Disebut Merusak Multi Organ, dan Pasiennya Tidak Akan Sembuh

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 14 Juli 2020 | 13:45 WIB
Virus Corona Disebut Merusak Multi Organ, dan Pasiennya Tidak Akan Sembuh
Ilustrasi pasien virus corona menggunakan alat bantu pernapasan. (Shutterstock)

Suara.com - Virus corona disebut sebagai pembunuh multi organ, bahkan para ahli memperingatkan bahwa beberapa orang yang selamat "mungkin tidak pernah pulih".

Para dokter di Italia mengatakan bahwa beberapa orang menderita "kerusakan kronis", bahkan jika mereka hanya memiliki gejala ringan. Dilansir dari The Sun, Orang-orang di Lombardy telah mengalami kondisi seperti psikosis, insomnia, penyakit ginjal, infeksi tulang belakang, stroke, kelelahan kronis dan masalah mobilitas, setelah pulih dari penyakit itu.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Mereka mengatakan beberapa orang mungkin menemukan bahwa kemampuan untuk bekerja, berkonsentrasi, atau bahkan mengambil bagian dalam kegiatan fisik dengan benar akan sangat terganggu. Sekarang dokter memperingatkan bahwa beberapa dari mereka mungkin tidak akan pernah pulih.

Ini membuat para ahli menyimpulkan bahwa Covid-19 bukan hanya penyakit pernapasan, seperti yang pernah diduga, tetapi "infeksi sistemik" yang mempengaruhi semua organ.

Roberto Cosentini, kepala darurat di Rumah Sakit Papa Giovanni XXIII di Bergamo - salah satu daerah yang paling parah di dunia - mengawasi tanggapan tersebut.

"Pada awalnya, kami mengira itu adalah flu yang buruk, kemudian kami pikir itu adalah flu yang buruk dengan pneumonia yang sangat buruk.Tapi, kemudian kami menemukan bahwa itu adalah penyakit sistemik dengan kerusakan pembuluh di seluruh tubuh dengan keterlibatan ginjal, keterlibatan otak," kara dia.

Bahkanm ia melihat manifestasi akut lain dari gagal ginjal yang memerlukan dialisis, atau stroke, dan kemudian infark miokard akut. Sehingga banyak komplikasi atau manifestasi lain dari virus.

"Dan juga sekarang kita melihat proporsi yang signifikan dari populasi dengan kerusakan kronis akibat virus."

Dia sekarang mendesak orang untuk menyadari bahwa Covid-19 dapat mempengaruhi seluruh tubuh dengan berbagai cara - dan bahwa semua kelompok umur rentan.

baca juga

Khususnya, mereka yang tidak menganggap diri mereka sebagai kelompok rentan karena dapat menempatkan diri dalam risiko penyakit yang mengubah hidup.

Dr Cosentini menekankan bahwa menjaga jarak sosial, mencuci tangan secara teratur dan mengenakan masker wajah sekarang sama pentingnya dengan saat awal pandemi.

Peringatannya datang di tengah meningkatnya kekhawatiran gelombang kedua coronavirus di Eropa - yang bisa lebih buruk daripada yang pertama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Pasien Covid-19 Bergejala Ringan Masih Bisa Alami Komplikasi Otak

Studi: Pasien Covid-19 Bergejala Ringan Masih Bisa Alami Komplikasi Otak

Health | Selasa, 14 Juli 2020 | 13:26 WIB

Dokter: Pasien Covid-19 Gejala Ringan Berisiko Alami Efek Samping Parah

Dokter: Pasien Covid-19 Gejala Ringan Berisiko Alami Efek Samping Parah

Health | Selasa, 14 Juli 2020 | 13:23 WIB

Wabah Virus Corona Belum Selesai, Kini Ditemukan Virus Bubonic pada Tupai

Wabah Virus Corona Belum Selesai, Kini Ditemukan Virus Bubonic pada Tupai

News | Selasa, 14 Juli 2020 | 13:28 WIB

Terkini

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

×